Inilah 3 Kode yang Tertera pada Oli Mesin Mobil yang Wajib Kamu Kenali

3 kode yang tertera pada oli mesin mobil

Pemakaian sistem pelumasan pada mesin mobil merupakan hal yang penting agar kualitas dan kinerja mesin tetap terjaga. Sebagai pemilik kendaraan, kita harus memperhatikan oli mesin mobil yang cocok untuk dipakai agar sesuai dengan kondisi mesin dan suhu lingkungan dimana mobil bisa digunakan.

Ada baiknya kita mengenali kode-kode yang tertera di kemasan oli. Mengenali kode-kode tersebut sangat penting agar oli yang kita beli sesuai dengan kebutuhan mobil.

Baca juga: Layanan Drive Thru Swab PCR Covid19

 

3 kode yang tertera pada oli mesin mobil
(pic by:Pixabay)

Kenali 3 kode yang tertera pada oli mesin mobil

Ada beberapa kode internasional yang harus kita ketahui agar tidak salah pilih dalam membeli. Informasi berikut menjelaskan tentang kode-kode pada oli mesin mobil sehingga kita akan lebih memahaminya.

3 kode yang bisa kita kenali pada oli mesin mobil, yaitu:

1. SAE (Society of Automotive Engineers)

SAE merupakan badan internasional yang memuat informasi tentang tingkat kekentalan oli serta menunjukkan kemampuan oli dalam menjaga stabilitas kekentalan terhadap pengaruh lingkungan serta suhu mesin.

Angka indeks SAE yang kecil menunjukkan oli memiliki tingkat kekentalan yang rendah artinya oli tersebut sangat cair. Begitu pun sebaliknya, semakin besar angka indeks SAE, oli akan semakin kental.

Negara-negara di Eropa biasanya menggunakan angka indeks SAE yang kecil karena daerah ini memiliki daerah dengan suhu dingin dan bersalju. Misalnya, di kemasan botol oli terdapat kode SAE 10W-40, kode ini memiliki arti khusus. Tingkat kekentalan oli pada suhu dingin ditunjukkan pada angka paling depan yaitu 10 dan diikuti dengan huruf W (winter).

Angka belakang pada kode tersebut menunjukkan tingkat kekentalan oli saat mesin berada dalam kondisi bekerja. Jika angka semakin besar, maka tingkat kekentalan oli yang dipakai juga semakin besar.

Tingkat kekentalan oli yang digunakan di negara-negara yang memiliki daerah dengan musim dingin biasanya adalah SAE 5W-35. Di Indonesia sendiri, tingkat kekentalan oli mesin yang biasanya tertera pada botol oli di pasaran yaitu SAE 10W-30 atau SAE 15W-50.

Kode oli mobil
(pic by: Pixabay)

2. API (American Petroleum Institute)

API adalah kode sertifikasi pada kualitas oli yang bermanfaat sebagai standarisasi oli di dunia. API adalah lembaga pemeriksa dan penguji kualitas oli yang dipakai di negara – negara Amerika dan Eropa. Penggunaan kode API berbeda pada mesin bensin dan diesel. Pada diesel, API dimulai dengan huruf C dan pada mesin bensin dimulai dengan huruf S.

Penggunaan-penggunaan kode tersebut berpengaruh pada penggunaan oli mesin. Apabila huruf abjad kedua semakin tinggi, artinya oli yang dipakai untuk mesin yang bekerja lebih berat.

Kode oli yang tertera pada mesin bensin yaitu SA, SB SC, SD, SE, dan SF. Sedang pada mesin diesel, kode yang mengikuti yaitu huruf C berupa CA, CB, CC dan CD.

Penggunaan huruf pada abjad kedua juga bermanfaat untuk menjelaskan kualitas oli. Apabila abjadnya lebih tinggi, artinya oli tersebut telah memenuhi standar dari syarat oli sebelumnya. Sebagai pengguna, tentu kita akan mengetahui oli apa yang sesuai untuk digunakan dengan adanya kode API tersebut.

3. ILSAC (International Lubricant Standardization and Approval Committee)

ILSAC adalah standarisasi oli yang dipakai untuk mobil-mobil yang ada di Jepang dan Amerika. Dalam penggunaannya, ILSAC biasanya juga disertai dengan kode GF-5. Kode tersebut adalah parameter uji oli misalnya uji fuel economy, environment, simulasi deposit piston, ruang bakar, dll.

Di Indonesia, standarisasi ILSAC masih belum dikenal. Alasannya karena oli mesin mobil yang ada di pasaran sebagian besar masih menggunakan standarisasi API. Tetapi saat ini sudah ada produsen yang menggunakan ini di Indonesia.

Kode oli mobil
(pic by: Pixabay)

Penggunaan oli mesin pada mobil sangat penting untuk dilakukan secara berkala. Apabila oli yang dipakai tidak cocok, maka mesin mobil akan mengalami gangguan bahkan bisa mengalami turun mesin.

Oleh sebab itu kita harus menggunakan oli yang cocok untuk mobil dan suhu di daerah tempat dimana kita tinggal. Oiya,  informasi seputar oli dapat kita temui melalui mobil.co.id.

Leave a Reply