3 Olahraga Ekstrim yang Menguji Adrenalin

olahraga ekstrim

Men sana in corpore sano, di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat.

Kenal donk dengan quote ini? Olahraga selain membuat tubuh sehat, juga membuat fresh pikiran kita lho. Sebaiknya sih olahraga memang rutin dilakukan ya supaya efeknya terlihat.

Ada berbagai macam olahraga yang biasa kita lakukan. Tapi, kali ini saya mau membicarakan tentang olahraga yang tidak biasa alias olahraga ekstrim. Gak semua orang memang mau dan berani melakukannya.

olahraga ekstrim
(Pic by: pixabay)

Apa sih olahraga ekstrim itu?

Olahraga ekstrim menurut Wikipedia  yaitu olahraga tertentu yang dirasakan sebagai kegiatan yang memiliki tingkat bahaya yang tinggi yang melekat. Kegiatan ini sering melibatkan kecepatan, ketinggian, aktivitas fisik tingkat tinggi, dan peralatan yang sangat khusus.

Dalam melakukan olahraga ekstrim memang harus dilatih terlebih dahulu, atau ada instruktur atau pihak ahli yang mendampingi. Sebaiknya jangan melakukan olahraga ekstrim sendirian bagi pemula atau tanpa pendamping.

Olahraga ekstrim banyak dilakukan karena memang menantang dan menguji adrenalin. Sekaligus juga sebagai pelepas stress. Saya termasuk yang melakukan olahraga ekstrim sebagai bentuk pelampiasan stress saya. Namun untuk dapat melakukan olahraga ekstrim tetap perlu diperhatikan kesiapan diri dan patuhi petunjuknya.

3 olahraga ekstrim yang pernah saya lakukan

Dari beberapa olahraga ekstrim yang ada, 3 jenis yang pernah saya lakukan yaitu:

1. Bungee Jumping.

Bungee Jumping atau terjun lenting adalah sebuah aktivitas mancakrida saat seseorang terjun dari sebuah tempat tinggi (biasanya beberapa ratus  kaki/meter) dengan satu ujung dari tali elastis yang ditempel di badan atau pergelangan kaki dan ujung talinya satunya terikat ke titik lompatan.

olahraga ekstrim
(Pic by: pixabay)

Saat terjun, tali tersebut akan melar setelah mengambil energi dari lompatan, dan peloncat akan terlontar balik ketika tali tersebut memendek. Peloncat akan berosilasi naik dan turun sampai energi dari loncatan habis.

Pertama kali saya melakukan Bungee Jumping ini ketika saya berada di Bali. Di antara tahun 1996-1999 saya beberapa kali singgah di Bali dan akhirnya menetap hingga akhir tahun 1999.

Teman sekerja saya yang awalnya menawari tepatnya menantang saya untuk melakukan olahraga ekstrim ini. Kebetulan lokasi tempat bungee jumping itu merupakan lokasi yang sering kami lalui ketika berangkat kerja.

Dari awalnya becandaan, akhirnya sayapun tertantang untuk melakukan bungee jumping ini. Lokasi bungee jumping yang saya lakukan yaitu di area Kuta, namanya Bali Tower Bungy. Kebetulan ada teman yang bekerja disana dan menawarkan saya untuk mencoba.

Waktu itu belum banyak turis lokal yang melakukan bungee jumping. Bisa jadi tawaran teman saya itu jadi salah satu promosi untuk turis lokal seperti saya untuk berani melakukan olahraga ekstrim ini.

olahraga ekstrim
(Pic by: Bali Bungy)

Bungee jumping yang saya lakukan yaitu melompat dengan tali yang diikatkan di kaki. Sebagai keamanannya, tali juga diikatkan di pinggang dan sebelumnya diberikan petunjuk mengenai tata laksana lompatan.

Selain itu saya juga diperiksa tensi tubuh dan apakah ada penyakit jantung atau tidak. Biasanya olahraga ekstrim ini mensyaratkan pesertanya untuk bebas dari penyakit jantung dan fobia ketinggian.

Kalau ditanya rasanya..duh deg-degan banget, ngelebihin deg-degannya ketika mau ketemu pacar hehehe. Tempat saya melakukan bungee jumping ini berupa kolam renang dengan kedalaman lebih dari 2 meter. Tempat untuk saya melompat adalah tiang atau semacam menara di ketinggian kurang lebih 45 meter.

Yang saya lakukan ketika melompat yaitu menutup mata dan teriak sekuat-kuatnya. Jantung rasanya seperti tertinggal di udara, tapi lega rasanya setelah tubuh terayun-ayun di tengah kolam renang.

2. Rafting atau Arung jeram

Rafting atau Arung jeram bisa dikatakan salah satu olahraga air yang dilakukan di sungai dengan debit air yang tinggi dan arus yang menantang.

Rafting pertama yang saya lakukan yaitu ketika saya mengunjungi Yogya untuk acara reuni kampus. Walau pernah lama tinggal di Yogya tapi saya belum pernah melakukan olahraga rafting ini.

olahraga ekstrim
(Pic by: pixabay)

Adalah teman kuliah saya Shinta yang menawari saya untuk melakukan rafting ini. Lokasi yang dipilih waktu itu adalah sungai Progo di daerah Magelang. Kesempatan ini tentu saja tidak saya sia-siakan.

Instruksi singkat yang saya peroleh dari instruktur saya perhatikan dan saya simak. Antara takut dan excited bercampur menjadi satu.

Setiba di lokasi saya diwajibkan menggunakan helm dan safety jacket. Dalam satu perahu diisi oleh 4 orang. Kebetulan sekali saat itu curah hujan cukup tinggi, hingga arus sungai terbilang sangat ekstrim.

Perjalanan rafting kami tidak terlalu panjang, pihak penyelenggara memilihkan kami rute yang tidak terlalu ekstrim. Namun begitu pengalaman rafting ini cukup membuat denyut jantung saya memompa cukup keras.

Bila ditanya apakah saya akan melakukan rafting lagi?Ya, saya mau melakukannya lagi, because it was fun and I really enjoyed it.

3. Banana boat

Olahraga ekstrim ketiga yang pernah saya lakukan yaitu banana boat. Jenis olahraga ini menggunakan perahu atau boat yang berbentuk pisang dan ditumpangi oleh maksimal 6 orang. Setiap penumpang dilengkapi oleh helm dan safety jacket.

Banana boat ini dijalankan dengan cara ditarik oleh kapal mesin di depannya dan dibawa mengelilingi tengah laut sesuai batas yang diijinkan.

olahraga ekstrim
(Pic by: pixabay)

Pengalaman menaiki banana boat ini pertama kali saya lakukan ketika saya di Bali, tepatnya di Bali Water Sports, Tanjung Benoa, Nusa Dua. Lagi-lagi karena kemurahan hati seorang teman saya dapat mencoba olahraga ini secara gratis karena saya dapat membawa tamu turia asing membeli paket wisatanya.

Kami menggunakan banana boat dengan kapasitas 4 orang. Kapal mesin yang berada di depan membawa kami ke tengah laut dan berputar-putar selama kurang lebih 30 menit.

Rasanya sih seperti naik kapal mesin biasa, tapi bedanya banana boat ini dibawakan dengan kecepatan tinggi dan terkadang membelok tajam. Untungnya sih ketika pertama kali menaikinya, kapal kami tidak sempat jatuh.

Sensasi yang dirasakan begitu menguji adrenalin dimana batas antara kapal dan laut begitu dekat. Hilang keseimbangan dikit aja, kapal bisa langsung terguling. Disinilah diperlukan kerjasama antar penumpangnya.

Kali kedua menaiki banana boat ini saya rasakan di pantai Anyer, Serang, Banten bersama keluarga besar. Tidak jauh berbeda dengan di Bali, banana boat yang kami naiki juga ditarik dengan kapal mesin di depannya.

Dari ketiga olahraga ekstrim yang saya lakukan ini, bungee jumping yang termasuk paling menantang dan menguji adrenalin. Walau saya tidak fobia ketinggian, tapi terjun ke bawah di ketinggian 45 meter termasuk suatu prestasi dan pengalaman yang tidak terlupakan.

Tips dari saya kalau mau ikut mencoba melakukan olahraga esktrim, yaitu:

  • Pastikan tidak mempunyai riwayat penyakit jantung
  • Tidak takut/fobia ketinggian
  • Siapkan mental dan fisik
  • Perhatikan dan simak instruksi dari instruktur yang menjadi pendamping
  • Kenakan semua perlengkapan dan bila perlu lakukan latihan

Setelah mencoba ketiga olahraga ekstrim ini, pengennya sih suatu hari nanti mencoba olahraga ekstrim yang lain seperti sky diving atau memanjat tebing. Kalo kalian, olahraga apa nih yang membuat kalian tertantang untuk melakukannya? Share yuk di kolom komen.

 

 

 

50 Replies to “3 Olahraga Ekstrim yang Menguji Adrenalin”

  1. Mbak, itu aku baca bungee Jumping cuma baca doang ceritanya mbak, sudah dingin tangan ini ….apalagi aku yang main itu ya…ya Allah aku bisa disambut ambulance kali ya, kalo nekat main… aku pobia tinggi dan sampai detik ini belum berhasil menghilangkannya walau udah sering mencoba flying fox. Dan olahrga extreem yang pengen aku coba mungkin arum jeram. tapi sayang di Batam gak ada 🙁

    1. Hehehe…itu kejadiannya waktu masih kuliah. Sebenernya ya takut juga tapi penasaran, dan karena sering lewat liat yang pada lompat kok kayaknya seru.

  2. Di Pontianak kapan ya ada tempat olahraga ekstrim seperti ini.. seru sepertinya

  3. Uwaaaahhhh mbaaaa, ini olahraga fav ku semuaaaaa :D!!! Ya ampuuun dari dulu yg namanya extreme activity aku slalu sukaaaaak! Untungnya suami jg sama. Makanya tiap kali traveling, kami pasti cari hal2 yg menantang utk dilakukan. 3 kegiatan di atas aku pernah lakuin :).

    Tapi yg paling berkesan, pas aku bungee jumping di Macau tower, dengan ketinggian 233 meter hahahah, ituuuu seruuu bangetttt. Aku mau lagi ngelakuin itu. Next nya bareng Ama suami dan anak. Tunggu si Kaka gedean dikit. Dia jg suka soalnya. Makanya sejak udah ngerasain bungy dari Macau tower, yg masuk dlm rekor no 2 tertinggi sedunia, aku jujurnya jd ga terlalu excited kalo ngelakuin di bawah itu :D. Targetku pasti ngejajal bungy tertinggi sedunia, di Colorado royal Gorge bridge. Ketinggiannya 300 m. Lagi nabung kesana 🙂

    Kalo Corona udah mereda, aku plan akhir Jan 2021 mau ke Jepang utk cobain bungy di Gunma. Tapi ketinggiannya cm 100an meter . Cuma view nya cakepp banget. Pgn rasain itu.

    2022 target ku bungy di new Zealand dan sky diving. Sebagai pecinta bungy jumping aku ga mungkin ngelupain new Zealand sebagai negara pertama yg mempopulerkan olahraga ini :). Cintaaa banget Ama Mr Hackett yg pertamakali ngelakuin bungy :D.

    1. Wah..keren banget bisa bungee ke negara lain. Saya baru di Bali aja nih mbak..ituoun udah lama banget jaman belum nikah.

  4. Baca mengenai Bungee Jumping jadi pingin nyoba juga Mbak. Kayaknya seru, bisa terbang bebas di udara. Walaupun berakhir dengan deg-degan, haha
    Saya suka dengan sesuatu yang menguji adrenalin, cuman ya itu kegiatan macam ini ongkosnya mahal hehe

  5. seru seru semua ini kayanya yaaa, tapi kayanya aku nggak tau berani nggak tau engga nih hihihihi, agak agak serem juga soalnya ya hihi

  6. astaga berani banget, sampai sekarang aku paling beraninya cuma rafting. Itu aja serem kalau pas ketemu arus kenceng sama batu

  7. bungee jumping belum pernah nyoba, keburu punya baby, ngga tau kenapa sejak punya baby jadi serba takut gitu rasanya hehe padahal dulu apa aja dicoba.

  8. olahraga yang menguji adrenalin memang sesuatu ya, hihihi.
    Tapi dari ketiga olahraga ekstrim diatas, aku baru cobain banana boat aja. Yang lainnya pengen banget cobain tapi belum kesampean 🙁

  9. Waktu liburan ke pantai karang bolong aku pernah diajakin naik banana boat tapi nyalinya takut buat naik begituan padahal penasaran banget pingin tahu rasanya😂.
    Lihat orang yang lagi bungee jumping itu seram banget ya mbak, jadi deg2an nontonnya.

  10. Duh, saya ga berani kalau yang ekstrim – ekstrim hehe. Jadi senengnya yang santuy saja.

  11. Kalo banana boat kayaknya aku masih mau coba, kalo bungee jumping aku skip 😬 lihat yang main aja ngilu, tapi kalo flying fox aku mauu!

  12. Joko Yugiyanto says: Reply

    Sy baru nyoba yg arung jeram beberapa waktu yg lalu. Untuk yg pertama g berani, untuk yg ketiga blm ketemu. Yg jelas siap lahir batin itu ya

  13. semuanya memang memicu adrenalin ya ka, fortunately I have tried all, emang seru banget sih, kalau lagi sedih sama patah hati cocok niy heheheeh, bikin nagihh

  14. aku belom pernah cobain yg ekstrem… dan gak mau takuttt huhuhu pernah naik halilintar sekali aja aku dah kapok gak mau yg lain lain lagi hahhaa

  15. aku nyerah deh ga mau disuruh olahraga ekstrim. Olahraga terekstrim aku kayanya rebahan. saking ekstrimnya ga gerak tuh berjam-jam.

    aku baca cerita mbak hida aja rasanya pengen merem. horor. eh tapi aku suka nontonin adegan bungee jumping yang di taiwan tuh.

  16. Wiwin | Pratiwanggini.net says: Reply

    Saya pengin melakukan ketiganya itu. Secara mental saya berani. Tapi secara fisik, tidak memungkinkan. Jadi, so far saya melakukan olahraga yang ringan-ringan saja 🙂

  17. Triani Retno says: Reply

    Duh, bacanya aja jantung kayak udah lompat-lompatan gitu, Mbak. Aku mah penikmat eskrim, bukan olahraga ekstrim. Kita nge-eskrim aja yuk, Mbak.

  18. Muhammad Nur Ardi Handayat says: Reply

    Baru baca dan ngeliat fotonya udah ketakutan, apalagi beneran aku coba. Nomor satu itu, mengerikan banget, aku takut ketinggian, wkwk.

  19. Ya ampiuun Mba Hida.. saya br nyoba yg Banana Boat ajah itu juga haha… keren ya udah nyoba semuanya… kl sy yang penting di masa PSBB ini tiap hr ada olganya deh, biar selalu sehat. aerobic, skipping ama barbel. Sesekali ngerusuhi anak main basket hehe

  20. Olahraga esktrim ini memang menarik dicoba dan buat tertantang ya tapi kok aku malah uda degdegan di awal mau mencobanya. Dulu ikut latihan wall climbing aja pas giliran akhirnya gak jadi karena memacu adrenalin,hihihi

  21. Darepontianak says: Reply

    Yang arung jeram dan banana boat aku udah pernah. Tinggal nyobain yang bungee jumping. Aku agak takut dengan ketinggian. Gak tau deh gimana ntar ni. Baek2 sebelom lompat aku nyerah dan turun haha.

  22. Dari ketiga itu, aku pengen banget nyobain bungee jumping. Sumpah penasaran banget. Padahal saya ini termasuk phobia ketinggian. Tapi pengen banget loncat dari ketinggian gitu. Kaya pengen melawan rasa takut aja. Soalnya yang menantang itu seru, menurut aku

  23. Dari ketiga itu, aku pengen banget nyobain bungee jumping. Sumpah penasaran banget. Padahal saya ini termasuk phobia ketinggian. Tapi pengen banget loncat dari ketinggian gitu. Kaya pengen melawan rasa takut aja. Soalnya yang menantang itu seru, menurut aku

    1. Kayak anakku yang sulung juga phobia ketinggian, naik eskalator yang panjang aja dia takut ga berani liat ke bawah.

  24. Aku baru coba Banana Boat, yang lain aku gak berani, apalgi bungee jumping , dibayar berapapun aku gak akn mau, ngeri jantung copot.
    Keren banget mbak berani coba olahraga ekstrim kayak gini.

  25. Aku baru coba Banana Boat, yang lainnya gak berani, apalgi bungee jumping, dibayar berapapun aku gk mau, ngeri jantung copot.
    keren banget mbak udh cobain semuanya

  26. Mbaaaak, aku ngeriiiiii banget baca yang dua di atas. Duh, telapak tanganku langsung keringetan. Begini nih, kalo adrenalin terpacu.

  27. nomer satu belum coba,, dua dan tiga dah sering bahkan sampe hapal nama mamang-mamangnya

  28. Banana boat udah. Arum jeram udah. Nah bungee Jumping nih belum. Waktu mau coba di Bali kata alm ibu. “Jangan akh : hahahaah…

  29. waa ga berani sy nyoba olga ekstrim gini takut keseleo hihi tapi seneng klo liat orang lain yg nyoba olga ekstrim ini..keren dan berni mereka mantaplah

  30. kalau saya udah nolak aja deh bungee jumping! selain takut ketinggian (gamang) plus yaaaa namanya juga faktor M yaaa
    pas apes .mm hiiiy

  31. TIAN LUSTIANA says: Reply

    Saya kurang suka ketinggian, lebih tepatnya takut. Haha.. Jadi liat gambarnya gini aja udah linu

  32. Kayaknya aku prnh komen di sini, apa ga msk ya mba?

    1. Sudah masuk kok mbak komennya. Makasih yaa

  33. Visya Al Biruni says: Reply

    Aku belun pernah coba ketiganya Mbaak. Paling flying fox, eh termasuk olahraga bukan sih? Haha.

  34. Bungee jumping sih terlalu ekstrim buat saya, belum loncat aja kaki sudah pasti gemeteran dulu hahaaa… Nggak berani coba deh

  35. Rafting DONE, Banana Boating DONE, Bungee Jumping … will never be DONE! Ogaaaaaah iso copooot jantunggg reeeekkk ….

  36. rafting saya pernah tapi menyusuri sungai yang aman banget.. itu aja udah deg-deg an.. kalo bungee jumping mah nggak pengen nyoba.. mending balapan aja deh hueheheheh

    1. Aku balapan belom pernah nih..pengen sih nyobain kalo ada yg ngajak hehehe

  37. aku lebih pilih rafting kemana mana.. untuk bungee jumping atau apapun itu yang di lempar lempar aku gamauuu .. seremmm

  38. aku lebih pilih rafting kemana mana, seru basah basahan menerjang arus.

  39. Jujur deh ya, aku sekarang tuh kalau di suruh rafting atau arung jeram tuh suka takut. Karena pernah main lagi deres-deresnya dan terbalik itu perahu aku ada dibawah perahunya. Bungee Jumping kayaknya lambaikan tangan ke kamera duluan deh, hehehehheeee

  40. Jalan-Jalan KeNai says: Reply

    Saya jelas gak berani kalau bungee jumping hahaha. Tapi, mau deh cobain yang lainnya. Kangen juga arung jeram

  41. Alhamdulillah done tiga-tiganya nih. Semua dilakukan waktu masih single belum berkeluarga. Kalau sekarang disuruh nyoba lagi kayanya nyali aku udah ciut kak. Kepikiran anak-anak. Hahaha.

    1. Hahaha…sama mbak. Akupun waktu masih gadis itu, pengen sih nyoba bungee lagi. Tapi naik korakora di Dufan aja rasanya dah beda waktu jaman belum punya anak.

  42. Untuk no 2 dan 3 aku berani mbk hehehe. Tapi untuk Bungee Jumping Auto ngilu ngebayangin nya hahaha.. Gak yakin berani

  43. banana boat olahraga?? hmmm tapi b aja kalo banana boat mah mba…

  44. Ya Alloh, saya ikut deg degan liat gambarnya. Bukan olahragaku banget kayak gini ini hehe

Leave a Reply

error: Jangan coba-coba copas yaa !!