Andaliman, Eksotisme Rempah Tanah Batak

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak

Danau Toba, siapa yang tidak kenal dengan keindahan danau Toba dan juga ceritanya yang melegenda. Waktu SD dulu, Saya senang membaca buku cerita daerah yang menceritakan tentang legenda suatu daerah termasuk keindahan alam dan kulinernya.

Salah satunya yaitu cerita Danau Toba yang berada di Sumatera Utara. Namun, tidak banyak yang tahu kalau Danau Toba mempunyai bumbu rempah yang dikenal dengan nama Andaliman atau merica batak.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Andaliman eksotisme rempah tanah Batak

Andaliman adalah biji rempah khas Sumatera Utara yang sering dipakai sebagai bumbu masakan. Tidak banyak masyarakat awam yang mengetahui tentang Andaliman, termasuk Saya.

Itulah sebabnya, ketika Pak Amril Taufik Gobel dari Blogger Reporter Indonesia (BRId) mengadakan acara talkshow dan gathering dengan tema Andaliman, Rempah Khas Danau Toba, Saya tertarik untuk ikut serta.

Jujur, tanah Sumatera Utara selalu menarik perhatian Saya. Hasrat untuk mengunjungi dan menjejakkan kaki ke tanah Batak ini semakin kuat ketika Saya hadir di acara talkshow Andaliman ini yang diselenggarakan pada Sabtu (06/04) lalu  bertempat di Almond Zuchini, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Amanda Katili, Murni Titi Resdiani, Marandus Sirait dan Wan Hidayati narasumber talkshow Andaliman, Rempah Danau Toba.

Talkshow bergizi yang diprakarsai oleh Yayasan Prof Dr Sjahrir ini dihadiri oleh narasumber-narasumber yang sangat qualified di bidang pariwisata dan lingkungan.

  • Amanda Katili Niode, perwakilan Yayasan Prof Dr Sjahrir
  • Dr. Wan Hidayati, Msi, Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Sumatera Utara)
  • Ir. Murni Titi Resdiana, MBA, perwakilan Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pengendalian Iklim
  • Marandus Sirait, pemilik Taman Eden sekaligus petani Andaliman di Sumatera Utara

Baca juga : Jaga Kelestarian Hutan Kita demi Kelangsungan Masa Depan Bangsa

Rempah Andaliman warisan kaldera tanah Batak

Acara yang dimulai di Sabtu pagi ini dibuka oleh ibu Amanda Katili yang sangat concern dengan permasalahan lingkungan hisup. Bersama Yayasan Prof Dr Sjahrir, beliau banyak memberikan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup untuk masa depan bangsa.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Amanda Katili, perwakilan Yayasan Prof Dr Sjahrir

Andaliman sebagai salah satu rempah dan tumbuhan lokal Indonesia sangat membantu mengatasi pemanasan global yang kini semakin memprihatinkan. Selain keberadaan pohonnya membantu menyegarkan udara, biji Andaliman yang digunakan sebagai bumbu masakan juga mengandung khasiat pada tubuh.

Seperti yang dipaparkan ibu Murni Titi, alangkah semakin hijaunya hutan di Indonesia apabila tanaman Andaliman dapat tumbuh menyebar di hutan-hutan di Indonesia. Karena tanaman Andaliman diyakini mampu membantu mengurangi pemanasan global.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Ir. Murni Titi Resdiani, perwakilan Kantor Utusan Khusus Kepresidenan Bidang Pengendalian Iklim.

Keberadaan Andaliman sendiri tidak lepas dari sejarah Toba Caldera Geopark yang ada di tanah Toba. Toba Caldera Geopark merupakan kaldera akibat erupsi gunung berapi terbesar didunia yang berada di indonesia.

Hasil emisi dari erupsi tersebut ternyata membawa dampak bagi tanah disekitar kaldera yang menyuburkan. Tumbuhan yang tumbuh di lahan sekitar erupsi menjadi tanaman yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk Andaliman.

“Bukan itu saja, wilayah yang terdampak erupsi pun kini menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun internasional. Danau Toba menjadi 10 lokasi destinasi pariwisata prioritas yang dicanangkan pemerintah Indonesia selain Tanjung Kelayang (Belitung), Mandalika (NTB), Wakatobi (sulawesi Tenggara), Pulau Morotai (Maluku Utara), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Tanjung Lesung (Banten), Borobudur (Jawa Tengah) dan Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur),” papar ibu Wan Hidayati.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Penulis bersama Ibu Wan Hidayati, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara.

Lidah bergetar akibat rasa Andaliman

If you eat Andaliman, then…hair and treatment you will vibrate

Buah Andaliman (Zanthoxylium Acanthopodium Dc) termasuk jenis rempah-rempah tradisional dan mempunyai aroma yang khas. Aroma khas dan tajam dari Andaliman tidak mudah dilupakan, sebutir kecil Andaliman terasa getir dan sedikit pedas. Namun ketika menjadi rempah yang disatukan dengan bumbu lain dalam masakan..hmm Saya yakin mampu membuat lidah bergoyang.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Sambal Andaliman yang bikin lidah bergoyang.

Di acara talkshow hari itu, Saya sempat mencicipi aneka olahan masakan yang menggunakan Andaliman baik yang berupa bubuk maupun biji kering. Salah satunya yaitu roti canai dan kari Melayu dengan ditambahi bubuk Andaliman. OMG rasanya bikin terbang deh saking enaknya..aroma rempahnya kuat banget.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Savoury Cracker aka Peyek kacang dengan bumbu Andaliman.

Selain itu juga ada olahan nasi goreng, sate ikan, dan juga sambel Andaliman. Duuh kalo perut ga teriak kepenuhan, rasanya masih pengen nyobain semua deh..hehehe. Saya yang belum pernah sekalipun tahu apa itu Andaliman langsung jatuh cinta dengan bumbu rempah ini.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Nasi goreng Andaliman bikin nambah lagi.

Satu sosok yang menarik perhatian Saya dan juga rekan blogger lain yang hadir yaitu kehadiran Pak Marandus Sirait pemilik taman Eden, sekaligus yang mengembangkan pohon Andaliman di Danau Toba.

Sosok sederhana yang dengan pemikiran sederhananya ingin membantu bumi supaya tetap sehat dan nyaman untuk kita tempati. Beliau sangat mencintai lingkungan, saking cintanya beliau sampai menjual berbagai penghargaan yang beliau terima agar Andaliman dapat tumbuh lebih meluas lagi.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Marandus Sirait, pemilik taman Eden 100 dan petani Andaliman.

Namun begitu, menanam Andaliman gampang-gampang susah. Karena Andaliman hanya bisa tumbuh di ketinggian 1100 meter dan disekitar danau Toba sebagai akibat bekas erupsi kaldera. Namun beliau juga berharap Andaliman tetap dapat dikenal keseluruh penjuru Indonesia dan juga mendunia.

Hal itu berkaitan upaya dengan memperkenalkan Andaliman ke ranah internasional yaitu sempat hadir di Indonesian Night di Davos, Switzerland beberapa waktu lalu. Bahkan disana, Andaliman diolah dan menjadi bumbu pada masakan internasional seperti spaghetti. Dan rasanya amboii eksotik sekali.

Andaliman, selain sebagai penghasil flavor yang khas dalam berbagai produk makanan tradisional, jugam mempunyai khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti sakit perut, sakit gigi, anti piritik dan membangkitkan nafsu makan.

Selain itu Andaliman juga dapat berfungsi sebagai pengawet alami dan juga penyedap rasa. Hal ini terbukti bahwa penggunaan Andaliman sebagai rempah-rempah yang mampu menghambat proses oksidasi dalam masakan hingga membuatnya jadi tahan lama.

Bukan hanya sebagai bumbu masakan, Andaliman diharapkan juga dapat menjadi pendukung perekonomian masyarakat sekitar.

Misalnya saja Andaliman, selain dapat diolah untuk kuliner, tapi juga dikembangkan menjadi produk lain seperti minyak merica, fragrance diffuser, sabun merica dan juga pepper spray. Inilah yang dipaparkan oleh ibu Murni Titi bahwa Andaliman dalam pengembangannya dapat menjadi produk unggulan desa dan memberdayakan perempuan yang berarti membantu meningkatkan ekonomi lokal.

Semoga dengan lebih dikembangkannya lagi Andaliman ini dapat menjadi produk unggulan yang juga bisa dapat dikenal meluas ke mancanegara., bukan hanya sebagai rempah bumbu masakan tapi juga produk lain.

Andaliman eksotisme rempah tanah Batak
Bersama blogger menggaungkan Andaliman ke pelosok negeri dan dunia.

 

 

 

24 Replies to “Andaliman, Eksotisme Rempah Tanah Batak”

  1. Oooooh jadi ini rahasia enaknya masakan batak
    Pantesan kalau makan makanan khas Medan, ada rasa yang unik
    Pedas-pedas tapi ngangenin, rupanya andaliman to
    Tampilannya mirip lada ya

  2. Saya keinget dulu pernah kepedasan makan sambal andalimannya mbak
    hahaha
    Emang bikin lidah cenat-cenut.

  3. Andaliman saking eksotis yang berasal dari tanah batak bisa melindungi manusia dari pemanasan global dan melindungi kesehatan .

  4. Aku tahu rempah ini, mertuaku batak soalnya. Tapi ternyata dicampur dlm olahan rempeyek enak ya mbak

  5. Ini dia satu bukti ya dibalik bencana besar erupsi gunung berapi jutaan tahun lalu …, bisa membentuk kaldera besar dan beberapa tahun kemudian menghasilkan tanah subur dan menciptakan lahan Andaliman, tanaman khas danau Toba.

  6. aku penasaran lho dengan rupa pohon andaliman seperti apa..
    walau asalnya dari Sumatera Utara juga, tapi karena kampungku jauh dari danau Toba, kami tak kenal andaliman sebagai bumbu masak…

  7. Iya enak ni andaliman, dulu pernah nyoba pizza andaliman di balige, trus paling seru juga ikan arsik yg pake bumbu andaliman.

  8. Emang dasar akunya ngga hafal bumbu atau akunya emang baru tahu Andaliman ini?
    Aku fikir mereknya Andaliman, ternyata nama tanamannya, ya? hehehe
    Udah pernah pake Andaliman dimasakan apa aja, mbak?
    Aku pecinta lada tapi yang putih.

    1. Aku udah coba di kari sama indomie rebus…rasanya jadi lebih kuat.

  9. Belum tahu nih aku rasa andaliman yg dipadu dengan bumbu lain. Bedanya di mana. Pernah sih temanku asli Batak menikah, ada masakan ikan bumbu arsik. Tapi aku engga tahu bedanya apa.
    Hiks…Atau kurang banyak ambil ikannya?
    Mahal kalau gitu ya, karena hanya ada di sekitar danau Toba.

  10. Pantas yah ada cita rasa unik di masakan batak. Buah mungil ini ternyata rahasianya. Thanks for the info bu. Keep writing! 😀

  11. Saya kenal rempah Andaliman ini saat bekunjung ke kota Balige, kabupaten Toba Samosir beberapa tahun silam.
    Saat mencicipi kuliner mie gomak, saya merasakan rasa rempah yang belum pernah saya coba sebelumnya, dan kata penjualnya itu adalah rasa dari rempah Andaliman.

    sayangnya saya belum pernah melihat bentuk pohonnya. makanya jadi penasaran.
    ternyata andaliman bisa dijadikan bumbu berbagai macam masakan ya.
    ku jadi penasaran sama nasi goreng, sambal dan peyek andalimannya tuh..
    beli dimana tuh mbak Andalimannya??

  12. Rasanya pedas seperti merica kah mbak? Aku blm pernah mencicip masakan berbumbu Andaliman nih..jadi penasaran..

  13. Wahhh Nasi Goreng Andaliman ini gimana rasanya ya?

    Andai testernya bisa dikirim secara digital. Hihihi.

  14. Saya baru dengar tentang bumbu andaliman. Dulu sempat ke Medan dan wiskul di sana, memang rasa masakannya beda ya… Kari pun rasanya enak banget, beda dgn di Jakarta. Bumbunya kuat dan bikin kangen😋.

  15. Mamaku kalau masak untuk Natal dan Paskah pasti pakai Andaliman. Kalau pulang kampung ke kampung mama di Sumatra, udah pasti tiap hari makan dengan ditemani Andaliman. Duh, jadi kangen ke Sumatra.

    Terima kasih ya sudah bercerita soal Andaliman.

  16. “Andaliman sbg penghasil flavor yg khas..”
    Maksudnya flavor di sini, rasa kan mbak?
    Berarti rasa andaliman beda dg jenis rempah yg lain ya? Kayaknya agak kuat gitu ya mbak?

    1. Iya kak…lebih kuat dari merica, rasanya khas deh.

  17. Saya suka Andaliman. Rasanya nendang banget. Belum nemu rasa kayak Andaliman ini di bumbu lain

  18. Ini nih, bumbu khas batak. Babi panggang nggak afdol kalau nggak pakai sambal andaliman. Ternyata pohonnya banyak gunanya juga ya.

  19. Makin penasaran dengan andaliman ini, mirip merica ya tapi beda ya mba .pohonnya kayak apa ya..keren pembicaranya semuanya punya kepedulian atas kekayaan alam Batak..

  20. Kayanya di kampung saya kebun teh meski ketinggian 1100mdpl tidak akan tumbuh ya? Soalnya kena dingin dan sering berkabut.
    Pengen coba juga nanam. Hehehe

  21. Ah…. andaliman selalu di hati. Masakan arsik, ayam gulai, ayam gota, sambel pakai andaliman akan jadi juara…

    Waaah ada pemilik Taman Eden di sana. Cakep banget deh Taman Eden sekarang mba. Kesana yuk.

  22. Saya belum pernah mencoba andaliman. Tetapi, di pasar suka lihat ada yang jual rempah ini. Sepintas bentuknya mirip lada, ya

Leave a Reply