Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

Sudah sejauh manakah kita memanfaatkan harta yang kita punya di jalan Allah? Sudahkah kita bersedekah, berwakaf dan berinfak?

Wakaf adalah perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum sesuai syariah (sumber Wikipedia).

Dalam masyarakat kita masih ada pemikiran bahwa berwakaf itu membutuhkan dana yang besar. Karena masih bertumpu pada 3M yaitu Makam, Masjid, Madrasah.

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

Padahal berwakafpun bisa dimulai bahkan dengan nominal kecil, yang jika dibandingkan dengan harga kopi kekinian masih lebih besar.

Wakaf bukan hanya untuk orang kaya dengan harta berlebih dan yang diwakafkan juga dengan nominal yang besar.

Wakaf juga bukan berarti hanya dilihat dari nominalnya, tapi bagaimana wakaf itu bisa menghasilkan dan menjadi wakaf produktif yang bermanfaat bagi sesama.

Wakaf produktif yaitu wakaf dimana yang dengan pengelolaannya oleh nazir dalam rangka pengembangan ekonomi umat.

 

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa
Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

Kesempatan mendapatkan ilmu tentang wakaf produktif, Saya dapatkan melalui Blogger Meet Up yang diusung Dompet Dhuafa. Melalui tema Waqf Productive Sharing Session and Visit di Zona Madina, Parung, Bogor pada Rabu (02/10) lalu.

Hadir Bapak Boby P. Manulang selaku General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Bapak Yuli Pujihardi selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa & Direktur Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, serta Ustad Syafii selaku Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan.

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa
Boby P. Manulang-General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi-Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa & Direktur Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Ustad Syafii-Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan.

Wakaf itu ada macam-macamnya, baik dari segi sasaran, waktu dan penggunaan. Dari segi sasaran, wakaf terbagi 3 macam, yaitu:

  1. Wakaf Publik, yang ditujukan kepada masyarakat umum
  2. Wakaf Privat, yang ditujukan kepada keluarga pewakaf (wakif)
  3. Wakaf Musytarak, yaitu gabungan antara wakaf publik dan wakaf privat.

Sedangkan dari segi waktu, wakaf dapat berlangsung selamanya misalnya berupa tanah dan juga sementara berdasarkan keinginan pewakaf.

Namun jika dilihat dari segi penggunaan, wakaf terbagi menjadi Wakaf Langsung seperti mesjid, rumah sakit, sekolah. Ada juga Wakaf Investasi, yaitu harta wakaf diusahakan untuk mendatangkan surplus dimana surplus tersebut yang dimanfaatkan sesuai sasaran wakaf.

“Wakaf memiliki makna menahan harta yaitu harta atau benda wakaf yang ditahan pokoknya dan memang tidak boleh berkurang. Hasil dari pengelolaan aset wakaf itulah yang akan dimanfaatkan oleh umat,” jelas Bobby P. Manulang, GM Wakaf Mobilization DD.

Wakaf produktif yang dijalankan Dompet Dhuafa menjadi salah satu kepedulian DD pada umat. Ada beberapa aset wakaf yang dikelola DD dan menjadi wakaf produktif seperti sekolah, rumah sakit dan usaha industri umat.

Dalam kesempatan Blogger Meet Up itu juga kami melihat beberapa aset wakaf produktif yang dikelola DD, yaitu sekolah dan rumah sakit.

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

Rumah Sehat Terpadu yang menempati lokasi di area Zona Madina ini berkapasitas 83 kamar dan berdiri sejak tahun 2012. Rumah Sehat Terpadu DD ini mengedepankan pelayanan untuk kaum dhuafa tanpa dikenakan biaya.

Rumah Sehat Terpadu DD kini juga melayani masyarakat umum. Karena besarnya animo masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan. Rumah Sakit dengan tipe C ini bahkan  sejak 2014 juga menerima peserta BPJS.

Begitu pula halnya dengan layanan pendidikan yang masih satu lokasi ini. Terdapat Sekolah Smart Ekselensia yang diperuntukan bagi siswa laki-laki khusus untuk kaum dhuafa yang berprestasi.

Walaupun sekolah khusus untuk kaum dhuafa, tapi mutu pendidikan sekolah ini tidak diragukan. Sudah banyak lulusan sekolah ini diterima di Perguruan Tinggi Negeri Favorit. Itulah sebabnya banyak masyarakat umum yang juga tertarik dengan sekolah ini.

Selain Sekolah Smart Ekselensia yang diperuntukkan bagi siswa level sekolah menengah pertama dan atas, juga ada Sekolah Guru Indonesia. Disini para calon guru dipersiapkan untuk ditempatkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa
Bahagia Berwakaf Produktif Melalui Wake Up Wakaf Dompet Dhuafa

 

 

Leave a Reply