Bayi Tabung, Alternatif Usaha Mendapatkan Keturunan 

Kehadiran buah hati bagi pasangan suami istri tentu sangat dinanti-nantikan. Berbagai usaha dilakukan agar harapan mendapatkan keturunan bisa terwujud. Salah satu alternatif usaha mendapatkan keturunan dibidang teknologi medis adalah bayi tabung. 
Pada 20 Mei 2017 lalu, saya berkesempatan hadir di acara talkshow kesehatan Women and Health di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan. Talkshow yang mengusung tema “Your Greatest Wealth is Your Health” digagas oleh Klinik Teratai, A Fertility Clinic, Rumah Sakit Gading Pluit. Klinik fertilitas yang membantu pasangan suami istri melakukan inseminasi buatan untuk mendapatkan keturunan. 
Seperti yang kita ketahui globalisasi sekarang ini mengakibatkan perubahan dan peningkatan pada kemampuan ekonomi, tingkat pendidikan dan kesempatan bekerja tidak hanya pada pria tapi juga wanita. Yang pada akhirnya membuat beberapa wanita menunda keinginannya menikah atau bahkan sama sekali tidak menikah. 
Kesibukan akan karir, pendidikan dan permasalahan hidup dipicu lagi oleh pola makan yang tidak sehat dapat membuat menurunnya kesehatan tubuh. Ada baiknya semua disikapi dengan santai, bersyukur dan menjalani hidup dengan sehat,berolah raga teratur seperti yang dijalani oleh Ibu Indri Budiharjo, Head of OQ Modelling dan Ega Shore, vokalis grup band yang juga pelatih renang. 

Vokalis Band, Ega Shore dan Ibu Indri Budiharjo, Head of OQ Modelling (Dok:penulis)
Kalopun ingin berdiet,lakukan dengan benar. Jangan bersumber pada informasi yang tidak jelas, tapi konsultasikan ke ahli gizi. Apabila gaya hidup sehat kita lakukan, InsyaAllah kesehatan akan terjaga dan usaha untuk memiliki keturunan akan terwujud. 
Namun apabila pola hidup dan pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat akan memicu terganggunya metabolisme tubuh yang berimbas pada ketidaksuburan.
dr Harijanto B, SpOG (Dok:penulis)
Seperti yang dipaparkan dr Harijanto B, SpOG., MM ada beberapa penyebab pemicu ketidaksuburan yaitu :

  1. Rokok, kebiasaan ini dapat menurunkan kesuburan pada pria dan wanita, bagi ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, lahir cacat/prematur bahkan meninggal. 
  2. Alkohol, sama seperti rokok juga dapat mengganggu pertumbuhan janin. 
  3. Makanan siap saji 
  4. Diet berlebihan, bisa berakibat kekurangan gizi bila dilakukan dengan cara yang salah. 
  5. Stress 
  6. Overweight dan Underweight 

Berdasarkan data WHO, ada sekitar 10-15% pasangan suami istri yang bermasalah pada gangguan kesuburan. Terdapat 30% pada suami, istri 40% dan pada keduanya sebesar 30%. Di kawasan Asia sendiri ditemukan 80 juta pasangan yang mengalami gangguan kesuburan, namun hanya 15% saja yang pergi konsultasi ke klinik. 
Berdasarkan temuan tersebut Klinik Teratai membantu para pasangan yang ingin mempunyai keturunan dengan menggunakan teknologi bayi tabung atau inseminasi buatan. Kegagalan mendapatkan keturunan dapat terjadi apabila pasangan suami istri telah melakukan hubungan senggama secara teratur tanpa memakai alat kontrasepsi tapi masih belum terlihat tanda-tanda kehamilan. 

dr. Irsal Yan, SpOG (Dok : penulis)
Proses bayi tabung seperti yang dijelaskan dr Irsal Yan, SpOG., yaitu proses mempertemukan sel sperma suami di luar tubuh dengan media kultur (berbentuk cawan), yang akan disuntikkan kembali ke rahim sang istri. Tingkat keberhasilan tersebut sekitar 60%, semakin muda usia istri (maksimal 35 tahun)  akan semakin besar peluang berhasilnya. 
Adapun proses bayi tabung dimulai dari :

  • Pemberian obat perangsang sel telur agar pertumbuhan folikel di indung telur maksimal (minimum 3, idealnya 8-10)
  • Pengambilan sel telur (petik ovarium), dimana saat pengambilan sel telur, pasien dibius untuk meminimalisir rasa sakit.
  • Setelah pengambilan, sel telur ditempatkan di wadah semacam cawan dan dilihat dan dipilih yang terbaik, kemudian dipertemukan dengan sel sperma. 
  • Kemudian disuntikkan kembali ke rahim si pasien.
  • Dilakukan pemeriksaan urine, apabila hasilnya positif secara kimia, maka tetap harus menunggu selama 2(dua) minggu sehingga terbentuklah kantung embrio dan akhirnya denyut jantung, maka disitulah terjadi kehamilan. 

    Proses bayi tabung dilakukan di rumah sakit yang memiliki tenaga dan alat-alat medis yang mendukung, misalnya di Klinik Teratai. 

    Ibu Arvita, pasien program Klinik Teratai (Dok:penulis)
    Di acara talkshow ini juga menghadirkan 2(dua) orang pasien Klinik Teratai yang memberikan testimoni mereka tentang keberhasilan bayi tabung di klinik Teratai. Mereka adalah ibu Arvita yang memulai program bayi tabung pada tahun 2010. Keputusan diambil setelah mereka sudah menikah selama 3(tiga) tahun tanpa kehadiran anak. Tahun 2017 ini ibu Arvita ikut program ini lagi dan sedang mengandung janin kembar 7 bulan. 
    Ibu Yuliana,pasien program bayi tabung Klinik Teratai (Dok:penulis)
    Berbeda dengan ibu Arvita, ibu Yuliana juga memulai program bayi tabung tahun 2016 dan kini dikarunia anak berumur 4(empat) bulan. Ibu Yuliana bahkan menyimpan 3(tiga) embrionya di klinik Teratai agar sewaktu-waktu dapat digunakan.
    Disinilah kelebihan Klinik Teratai yang dapat menyimpan embrio dan sel sperma dengan suhu -196•C melalui proses frozen embrio transfer. 

    Klinik Teratai berada di Rumah Sakit Gading Pluit sejak 2008. Tahun 2011 telah berhasil melahirkan bayi tabung sebesar 160 bayi, dengan 92 kelahiran tunggal, 50 kembar dua dan 18 kembar tiga. 
    Dengan dokter ahli yang berpengalaman di luar negeri dan fasilitas lengkap seperti USG 4D,  laboratorium embriologi dan andrologi, kamar operasi penunjang seperti operasi laparoskopi dengan teknologi tinggi, laboratorium dengan fasilitas freezing. 
    Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau menurut ibu Arvita dan ibu Yuliana, dibanding klinik lain. Bahkan dari tanggal 5 Mei – 7 Juli 2017, Klinik Teratai memberikan promo program bayi tabung sebesar IDR39.000.000 yang sudah termasuk obat-obatan, operasi petik sel telur dan transfer embrio.

    Untuk informasi lebih lengkap atau reservasi dengan dokter :
    Klinik Teratai 
    Rumah Sakit Gading Pluit 
    Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14250
    Telp : 021-4586 6063, 021-4520 201,021-452 1001 extra. 28433
    Facsimile : 021-4587-6011
    SMS/WA : 0888-858 6663
    Email : terataiclinic@gmail.com
    Web : www.teratai_clinic.com
    Facebook : Teratai Gadung Pluit 
    HQ’17

    Leave a Reply