Inilah 5 Tips Menghadapi Adaptasi New Normal

5 tips menghadapi adaptasi new normal

Menginjak bulan ke lima sejak diberlakukannya PSBB oleh pemerintah, kini kita pun dipaksa untuk menghadapi new normal. Ada banyak alasan mengapa kita harus keluar rumah menjalankan aktivitas.

Keperluan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dari rumah, berbelanja, atau keperluan emergency lainnya. Walau pemerintah masih menetapkan PSBB namun tidak bisa dipungkiri ada beberapa keperluan dan kepentingan yang harus dilakukan di luar rumah.

Disinilah pentingnya tetap dilakukan protokol kesehatan dalam menghadapi new normal ini. Walau masih banyak yang terlihat tidak peduli dan meragukan bahwa Covid-19 ini nyata adanya, namun buat saya mematuhi protokol kesehatan ketika di luar rumah tetap harus saya lakukan.

5 tips menghadapi adaptasi new normal
(foto ilustrasi: Freepik)

Apakah ini berarti menandakan bahwa masyarakat kita lalai dalam menghadapi new normal? Kebanyakan dari mereka mengartikan new normal sebagai normal saja. Padahal kenyataannya keadaan normal sekarang berbeda dengan normal ketika pandemi Covid-19 ini tidak ada.

Baca juga :5 Alasan Melakukan Tes Virus Corona Online

5 Tips menghadapi adaptasi new normal

Inilah tips saya menghadapi new normal sekarang ini.

1. Tetap patuhi protokol kesehatan

Menghadapi new normal bukan berarti kita bebas melakukan seperti yang kita ingin lakukan. Mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak ketika berada di tempat umum bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri melainkan untuk kepentingan orang lain.

5 tips menghadapi adaptasi new normal
Tetap gunakan masker di masa new normal

Covid-19 yang tidak kasat mata ini tidak bisa kita anggap remeh. Korban yang berjatuhan akibat virus ini di masa new normal bukan berkurang malah kian bertambah akibat masih banyaknya masyarakat yang kurang kesadarannya untuk mematuhi protokol kesehatan.

2. Keluar rumah hanya bila perlu

Siapa sih yang ngga bosan di rumah aja selama 5 bulan ini? Sayapun merasa bosan walau sebisa mungkin banyak melakukan aktivitas atau kegiatan di rumah. Jangankan anak-anak,orang dewasapun juga begitu.

Baca juga : 5 Perawatan Tubuh di Rumah selama Pandemi

Namun, adakah urgensi kita untuk keluar rumah, apabila masih bisa dilakukan di rumah? Untuk hal tersebut, berbelanja kebutuhan sehari-hari saya lakukan. Tidak mungkin terus menerus saya melakukan belanja online, dan saya yakin tidak semua orang juga nyaman melakukan belanja online sesering mungkin.

5 tips menghadapi adaptasi new normal
(ilustrasi foto: Freepik)

Untuk keperluan belanja, saya berusaha untuk meminimalisirnya dengan melakukan maksimal dua kali selama sebulan. Itupun saya lakukan di tempat yang tidak terlalu banyak kerumunan dan diusahakan secepat mungkin untuk meminimalisir interaksi.

3. Minimalisir penggunaan uang tunai

Kalau dulu sebelum virus ini melanda, saya sudah dengan mudah mengurangi penggunaan uang tunai untuk bertransaksi belanja atau membayar sesuatu. Maka, di masa new normal ini saya semakin lebih sering lagi menggunakan non tunai ketika bertransaksi belanja.

Seperti yang kita ketahui, Covid-19 ini berpindah dan menyebar salah satunya melalui benda yang ada di sekitar kita. Nah..uang tunai merupakan salah satu benda yang menjadi perantaranya. Dengan menggunakan belanja non tunai baik itu dengan kartu debit atau melalui aplikasi belanja, berarti kita meminimalisir penyebaran virus.

4. Bersihkan benda dan barang segera setelah kita terima

Sering kali ketika setelah menerima paket atau barang sehabis berbelanja, saya langsung membereskan dan menempatkan di tempat penyimpanan seperti biasa. Namun di masa new normal ini, saya harus menyediakan waktu lebih untuk membersihkan semua benda dengan desinfektan sebelum menyimpan atau menggunakannya.

Hal tersebut saya lakukan untuk memastikan virus ini tidak ada. Walau terlihat merepotkan, tapi saya tidak mau lebih repot lagi apabila keluarga saya terkena virus ini.

5. Tetap jaga kesehatan dan pola makan

Walau tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah, namun tetap jaga kesehatan. Tetap lakukan olahraga ringan di rumah setiap hari. Tidak harus ke luar rumah, olahraga di dalam rumah seperti yoga, senam ringan pun dapat dilakukan dengan banyaknya acara-acara yang disiarkan secara online melalui media sosial maupun televisi.

5 tips menghadapi adaptasi new normal
(ilustrasi foto:Freepik)

Selain itu tetap jaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi seimbang. Makanan dengan nutrisi seimbang tidak harus mahal kok, banyak makanan sederhana yang justru mengandung nutrisi seimbang.

Melalui 5 tips menghadapi adaptasi new normal ini, saya berharap teman-teman juga dapat menjalani hidup dan tetap beraktivitas dengan semangat. Semoga setelah pandemi ini berakhir, kebiasaan baik new normal ini tetap dilakukan.

 

 

16 Replies to “Inilah 5 Tips Menghadapi Adaptasi New Normal”

  1. Kalo kita liat masih bnyk aja yang gak disiplin ngikut protokol mba. Jadinya kita yang sudah berusaha mengikuti aturan jadi ngeri mau keluar jika ada keperluan.

  2. Kang Adetruna says: Reply

    Di Bandung sendiri sudah mulai dijumpai orang-orang yang tidak menggunakan masker karena mungkin merasa keadaan sudah normal-normal saja.. Mungkin ya 🙂

  3. Terima kasih tipsnya mba Hida.. utk no 4 & 5 nih sata yg masih harus ekstra usaha, seringkali masih terlupa. Hiks..

  4. Nambahin mbak, selalu bersih-bersih badan selepas bepergian. Kalau saya, even sampe rumah malem, kalau habis pergi mesti mandi. Kebetulan di rumah ada pemanas air, jadi helpful banget, ga perlu masak air.

  5. Sekarang sudah bukan lagi adaptasi new normal ya, Mak. Tapi memang kehidupan kita harus dipaksakan normal kembali dengan segala tata tertibnya, terutama masalah prokes. Semoga segala ikhtiar kita di masa ini senantiasa diberi kemudahan dan kelancaran, serta berkahNya, aamiin

  6. Sepakat pake banyak dengan 5 tips di atas. Mending repot mencegah, daripada repot mengobati.
    Semangat jaga sehat selalu, skuy ^^

  7. Intinya, kalo memang gak benar-benar perlu, baiknya jangan dulu keluar rumah yaa, Mba. Jujur aja, sampai saat ini saya masih saja was-was bila berada di tengah keramaian

  8. Sekarang zamannya sudah berubah ya mbk. New normal, mau tidak mau, suka tidak suka, protokol kesehatan nomor satu. Wajib banget pakai masker

  9. Ya ampun ini cerita pas coronavaganza baru 5 bulan yaa, waktu itu aku keluar rumah juga takut banget. Sekarang malah entah ini kok berani aja, padahal jumlah korban semakin banyak, jadi pengingat lagi nih untuk lebih ketat menerapkan prokes yaa.

    1. Iya ini aku nulis ini tahun lalu

  10. New Normal kehidupan masa kini, semoga masyarakat tetap melakukan semua prokes yang sudah disosialisasikan. 5M yaa..
    Sehat-sehat selalu untuk kak Hida dan keluarga.

  11. Jujur saya rindu kondisi seperti dulu mbak, tapi harus berdamai dengan keadaan supaya semua lekas membaik.

  12. Iya nih, sejak pandemi mulai meminimalisir penggunaan uang tunai, kecuali jajan di abang sayur yang maunya masih tunai.

    Rasanya masa adaptasi ini masih berlangsung. Dati 3M saja sudah jadi 5M prokesnya.

  13. Pakai uang tunai nih yang masih jadi PR karena di beberapa tempat semisal tukang sayur kan, belum terima belanja dengan uang elektronik. Atau di warung.

    Namun memang masa adaptasi begini masih terus berjalan ya Mba Pelan pelan dan semoga kita semua tetap aman.

Leave a Reply