Inilah Wakil Indonesia di Asia Pacific Predator League 2019, Ajang Esports Spektakuler

Asia Pacific Predator League 2019

Game online, siapa yang gak kenal dengan permainan di gadget kita sekarang ini. Ada banyak aneka game online. Gak banyak juga yang menyadari bahwa bermain game online kini bisa juga menghasilkan.

Bahkan berbagai turnamen game online juga banyak digelar, bukan saja di dalam negeri tapi juga sampai ke luar negeri. Sebut saja turnamen Asia Pacific Predator League 2019 yang digelar oleh Acer sebagai PC brand yang memiliki komitmen kuat dalam membangun ekosistem esports di Indonesia.

Asia Pacific Predator League 2019

Asia Pacific Predator League 2019

Asia Pacific Predator League 2019 adalah salah satu turnamen esports terbesar yang diadakan kedua kalinya. Ribuan peserta dari 16 negara seAsia Pacific bertarung memainkan dua buah games terpopuler yaitu PUBG dan DOTA 2.

Pertarungan babak Final Indonesia diselenggarakan pada tanggal 25-27 Januari 2019 bertempat di Atrium Mall Taman Anggrek. Tim yang bertarung sebanyak 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 yang akan membawa nama Indonesia di babak Final seAsia Pacific di Bangkok, Thailand bulan Februari 2019 mendatang.

Babak kualifikasi telah dilakukan sejak bulan November 2018 lalu. Total hadiah yang diperebutkan juga gak tanggung-tanggung lho, yaitu mencapai US$400.000 atau sekitar Rp6miliar.

Baca juga : Yang Terheboh untuk para Gamers di Asia Pacific League 2019

Asia Pacific Predator League 2019

Ajang turnamen esports termegah se Asia Pacific ini merupakan ajang pembuktian dari konsistensi Acer dalam mendukung kreatifitas anak muda dan memajukan industri gaming.

Tidak dipungkiri lagi, para gamers yang notabene generasi milenials ini sangat membutuhkan wadah untuk mereka berekspresi dan menyalurkan kreatifitas mereka.

Dengan diadakannya turnamen Asia Pacific Predator League 2019 ini, anak muda dapat menyalurkan hobinya. Hingga talenta-talenta esports di negara kita dapat terasah kemampuannya dan mendapatkan apresiasi atas kreatifitas mereka.

Selama dua tahun penyelenggaraan Asia Pacific Predator League ini, Acer memperkuat kiprahnya untuk membangun ekosistem esports di Indonesia.

Asia Pacific Predator League 2019
Herbert Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia

Selain menciptakan produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gamingnya yaitu Predator, seperti yang dikatakan Herbert Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia bahwa Acer mendukung talenta-talenta muda dalam industri gaming.

Turnamen yang berlangsung selama 3 hari ini menampilkan 8 tim DOTA 2 yaitu Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG Barracx, EVOS, Aura, The Prime, dan HPG.Armored Project. Sedang tim PUBG sebanyak 16 tim yaitu BOOM.ID, Kocak Koplak, Astaga Gaming, Xgate, Royal Esport KRS, Aerowolf.TeamSeven, Aerowolf.TeamEight, Louvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Alliance PIFF, Ghost Alliance Ayres, Rival, Pixel-Geim.M.I dan Existency.

Dua pemenang dari tim DOTA 2 dan PUBG nantinya akan mewakili Indonesia berlaga melawan gamers dari 16 negara peserta yaitu Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hongkong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, dan Mongolia, yang berlangsung di Thailand pada 15-17 Februari 2019.

Selain menyaksikan keseruan para gamers beradu ketangkasan, para pengunjung dan penonton juga dapat melihat dan menjajal singgasana Predator Thronos. Yaitu singgasana gaming paling mutakhir untuk gamers kelas sultan yang juga sudah hadir di Indonesia.

Asia Pacific Predator League 2019

Selain itu juga ada berbagai rangkaian kegiatan seru lainnya seperti Cosplay Competition, Lelang produk Acer, Fighting Mini Games dan photo contest. Jadi sambil menyaksikan jagoan gamers kita tampil, kita juga dapat ikut berpartisipasi di sekitar area turnamen.

Di hari terakhir turnamen, akhirnya terpilih dua tim yang berhak maju mewakili Indonesia yaitu tim BOOM.ID yang beranggotakan Fbz, Fervian, Khezcute, Jhocam, dan Mikoto berhasil memenangkan pertandingan game DOTA 2 setelah bertanding melawan The Prime di babak final.

Asia Pacific Predator League 2019

Pertandingan ini merupakan salah satu pertandingan paling sengit dan menegangkan di tahun ini. Final pun dimenangkan oleh BOOM.ID dengan skor akhir 2:0 melawan The Prime yang akhirnya harus puas di posisi runner-up.

Sedangkan untuk Aerowolf.TeamEight dengan pemain AW8_EntruvNIMO, AW8_KatouNIMO, AW8_ExagonIDNIMO, AW8_ArthurNIMO yang menjadi juara dalam game PUBG.

Pertandingan Putaran Final PUBG diselenggarakan lewat 10 match pada map Erangel dan Miramar. Di akhir pertandingan, Aerowolf.TeamEight menorehkan prestasi dengan meraih skor tertinggi setelah mengoleksi 131 poin dengan melakukan 66 kills. Aerowolf.TeamEight berselisih 30 poin dengan Ghost Alliance Ayres yang menduduki posisi runner-up.

Asia Pacific Predator League 2019
Tim BOOM.ID dan Aerowolf.TeamEight mewakili Indonesia di Asia Pacific Predator League 2019 di Thailand.

Selamat ya kepada dua tim BOOM.ID dan Aerowolf.TeamEight yang berhak maju mewakili Indonesia di babak Final seAsia Pacific Predator League 2019. Tetap semangat mengharumkan nama bangsa Indonesia.

 

 

 

One Reply to “Inilah Wakil Indonesia di Asia Pacific Predator League 2019, Ajang Esports Spektakuler”

  1. Wah asik bisa menaklukan gamer dari berbagai daerah dan bulan februari saatnya menaklukan berbagai negara.

Leave a Reply