Jam(u)an untuk Indonesia, Nikmatnya Kuliner Paduan Manado dan Jawa Sambil Beramal

Nikmati Jam(u)an sambil beramal

Indonesia kaya akan keragaman budaya termasuk juga kulinernya. Hampir di setiap pulau di Indonesia memiliki ciri khas makanan daerahnya. Kalau di Jawa ada gudeg, soto lamongan, ayam serundeng, dan masih banyak lagi.

Begitu pula dengan daerah Manado, siapa yang tidak kenal dengan menu khas Manado, ikan cakalang, bubur Manado atau ayam Woku-woku. Hmm paduan bumbu rempah-rempah dan rasa pedas serta gurih rasanya masih terbayang-bayang kelezatannya.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal

Di Jakarta sendiri banyak bermunculan aneka penjual masakan khas daerah, ada rumah makan Padang, Jawa, Sunda, Batak, Manado, dan lainnya. Saya termasuk penyuka kuliner daerah, apalagi kuliner dari daerah yang bukan asal saya. Tapi tidak banyak yang memadukan dua jenis masakan daerah pada rumah makannya.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Ikan cakalang
Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Ayam woku
Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Bubur Manado

Salah satunya yaitu paduan masakan khas Manado dan Jawa yang dihadirkan oleh Jam(u)an, sebuah wirausaha sosial yang menghidangkan masakan khas Jawa dan Manado dalam kemasan rice bowl.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Outlet Jam(u)an di Thamrin Residence

Grand Opening Jam(u)an dengan tema Empowering Children

Jam(u)an yang bertempat di Ruko Thamrin Residence Blok B No. 11, Jakarta Pusat ini digagas oleh Thea Magdalena. Dalam menjalankan usahanya ini, Jam(u)an berada dalam payung PT. Kana Kasih Karunia. Selain Jam(u)an, juga termasuk didalamnya yaitu Kana Catering dan Kana Petite.

Grand Opening Jam(u)an yang diadakan pada hari Jumat (28/02/2020) ini mengambil tema “Empowering Children” dimana Thea sebagai pemilik dari Jam(u)an ini sangat concern sekali dengan anak-anak terutama di pelosok desa di luar Jakarta.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Thea Magdalena, founder dan CEO Jam(u)an

Dalam penjelasannya, Thea mengatakan bahwa usaha Jam(u)an ini berdasar pada 3 pilar utama, yaitu social accountability, sustainable quality, dan kid’s empowerment. Oleh sebab itu Thea melakukan pengumpulan dana dengan cara menyisihkan sebagian pendapatan dan penjualan Jam(u)an ini untuk membantu perbaikan nutrisi anak-anak malnutrisi di Indonesia Timur, terutama di Flores, NTT.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Hanna Keraf, founder Duanyam yang berkolaborasi dengan Jam(u)an.

Gayung bersambut, kegiatan sosialnya ini didukung oleh seorang perempuan yang juga sahabatnya, Hanna Keraf yang memiliki wirausaha sosial Duanyam. Tujuan acara pembukaan Jam(u)an ini juga sekaligus mengajak konsumen untuk berpartisipasi dalam menurunkan angka malnutrisi pada anak-anak di desa di Flores, NTT.

Karena mereka percaya bahwa nasib bangsa berkaitan erat dengan kualitas generasi muda, generasi penerus bangsa dimana setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengejar impian. Hal tersebut dapat dilakukan apabila memiliki jiwa dan raga yang sehat.

Menu rice bowl Jam(u)an

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Nikmati Jam(u)an sambil beramal

Nama Jam(u)an memang terdengar unik. Saya sendiri mengira sebelumnya kalau nama Jam(u)an ini identik dengan jejamuan, tapi ternyata tidak sama sekali.

Jam(u)an: Jawa Manado (karena Thea keturunan Jawa Manado

(u); hastag (campaign #jamuanuntukIndonesia

Gambar di rice bowl berupa masakan Jawa Manado yang berarti membantu membawa kesehatan dan keceriaan anak-anak malnutrisi di Indonesia

Lokasi yang ditempati Jam(u)an merupakan sebuah ruko yang berdekatan dengan apartemen Thamrin Residence dan juga pusat perbelanjaan Thamrin City.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Harga menu di Jam(u)an

Konsep Jam(u)an yang menghidangkan makanan ready to eat dan ready to go untuk para konsumennya. Dikemas dalam bowl dimana didalamnya sudah lengkap ada nasi, sayur dan lauk-pauknya.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal
Nasi pecel Madiun

Nikmati Jam(u)an sambil beramal

Menu yang tersedia di outlet Jam(u)an ini antara lain Nasi Kuning Manado, Nasi Daging Garo, Nasi Ikan Cakalang, Nasi Pecel Madiun dan pastinya Bubur Manado.

Ketika saya berada di lokasi, saya sempat mencicipi nasi kuning ikan cakalang, ayam woku, juga tumis bunga pepaya. Perpaduan rasa antara masakan khas Jawa yang cenderung manis berpadu dengan masakan Manado yang gurih pedas.

Nikmati Jam(u)an sambil beramal

Oiya, masakan yang dihidangkan di outlet Jam(u)an ini semuanya halal ya. Jadi nggak perlu ragu lagi untuk teman-teman Muslim yang mau mencicipi masakan di Jam(u)an ini. Apalagi dari segi harga juga cukup bersaing dengan menu di outlet lainnya.

 

3 Replies to “Jam(u)an untuk Indonesia, Nikmatnya Kuliner Paduan Manado dan Jawa Sambil Beramal”

  1. Enak ini. Rasa jawanya terasa di bumbunya. Citarasa manis lebih kuat.

  2. Enak nih kalau pesan buat bekal perjalanan. Apalagi menunya manado. Jamuan makan Ikan cakalang dan tumis bunga pepaya favorit Mpo

Leave a Reply