Merawat Dinding Rumah Sehat Bebas Bakteri dengan Tips ini

Cat anti bakteri

Punya rumah yang nyaman dan bersih tentu menjadi dambaan kita semua. Mulai dari eksterior hingga interior pengennya tertata rapi dan bersih. Bahkan untuk dinding pun sebisa mungkin tetap awet warna catnya dengan cat anti bakteri walau sudah dihuni bertahun-tahun.

Nah..ngomongin dinding rumah nih, saya punya pengalaman sendiri. Waktu itu ketiga anak saya masih balita, si kakak baru TK dan kedua adiknya masih batita. Kebetulan jarak mereka memang berdekatan selisih kurang lebih 2 tahun.

Punya anak balita memang membutuhkan energi ekstra dalam mengawasi mereka. Sebisa mungkin mereka lebih banyak bermain di dalam rumah, jadi saya tetap bisa mengawasi mereka sambil berkegiatan.

Cat anti bakteri
(Pic by: Shutterstock)

Selain itu saya selalu berusaha menjaga kebersihan dan kenyamanan mereka ketika bermain di dalam rumah. Si kakak yang masih TK lagi senangnya mewarnai, karena sudah sekolah jadi dia mulai mengenal pelajaran mewarnai. Kalau kakak biasa mewarnai di buku khusus mewarnai, biasanya adiknya suka ikut-ikutan.

Sayapun menyediakan buku khusus juga untuk si adik. Namun sering kali saya kecolongan dan menemukan mereka sedang asyik mencoret-coret dan mewarnai dinding. Kesal?Awalnya iya,maklum ya..saya kan manusia biasa yang bisa merasa kesal. Namun saya berusaha untuk mentoleransi sikap mereka.

Cat anti bakteri
(Pic by: Shutterstock)

Selain tetap membersihkan dinding, saya juga berusaha memberi pengertian pada anak-anak untuk tidak mencoret dinding. Bagaimanapun kegiatan anak-anak mencoret dinding tidak begitu saja dilarang tapi harus ada solusi lainnya, misalnya dengan menggunakan cat tembok premium tanpa bau yang menjaga dinding tetap bersih.

Hati-hati Kuman dan Bakteri Bisa Bersarang di Dinding

Ada kalanya kita tidak menyadari bahwa kuman dan bakteri nyatanya bisa tumbuh subur di dalam rumah, bahkan di dinding sekalipun. Untuk itulah kita wajib rajin membersihkan rumah tidak hanya lantai, furniture, peralatan rumah, serta udara (ventilasi/ air purifier) tapi juga dinding.

Sebab, tanpa kita sadari, dinding rumah bisa menjadi sumber kuman maupun bakteri berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan anggota keluarga kita di rumah.

Selain menimbulkan berbagai penyakit, bakteri pada dinding juga bisa menyebabkan bau tidak sedap dalam ruangan.

Beberapa jenis bakteri yang berbahaya seperti bakteri Staphylococcus Aureus, penyebab penyakit kulit, infeksi luka bedah, dan radang paru-paru, bakteri Escherichia Coli, penyebab diare, kejang perut, dan gagal ginjal. Duh serem-serem juga ya bakterinya.

Cara menjaga kebersihan dinding agar bersih dan bebas bakteri

Ada 3 cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan dinding, yaitu:

1. Rutin bersihkan dinding rumah dari debu

Dalam membersihkan debu pada area dinding rumah, ada baiknya kita menggunakan kain microfiber. Dengan kain microfiber, debu yang kita bersihkan dapat terangkat dan menempel pada kain tersebut.

Selain itu pastikan untuk mulai membersihkan kotoran hingga jaring laba-laba yang menempel pada dinding rumah. Tapi sebelum membersihkan debu pada dinding, sebaiknya tutup dahulu hiasan dinding agar tidak mudah kotor. Juga menghindari secara tidak sengaja menempelkan debu ke tempat lain.

Cat anti bakteri
(Pic by: Shutterstock)

Dengan menutup barang-barang di sekitar dinding, hal ini juga akan membuat kita fokus terhadap bagian yang sedang terbuka, yaitu dinding. Ada kalanya dinding yang cukup tinggi untuk dijangkau, membuat kita sulit untuk membersihkannya. Jadi gunakanlah kepala sapu yang diselimuti oleh kain agar bisa membersihkan atas dinding.

2. Bersihkan dinding dengan kain lap

Untuk membersihkan dinding dari sisa kotoran dan noda yang tertinggal pada dinding rumah, gunakanlah kain lap yang diberikan sedikit air hingga lembap. Usahakan untuk tidak menambahkan produk pembersih yang mengandung alkohol, karena produk itu hanya akan merusak lapisan cat pada dinding dan justru meninggalkan noda cerah.

3. Gunakan cat dengan formula tanpa bau dan anti bakteri

Cat dengan formula khusus akan sangat membantu agar bakteri tidak menempel dan tumbuh lalu menyebarkan penyakit. Sesuai perkembangannya, saat ini produsen cat tidak hanya menawarkan keberagaman warna-warna yang indah, tetapi juga mulai memerhatikan kesehatan lingkungan.

Hal tersebut terbukti dengan banyaknya bermunculan produk cat yang dilengkapi formula anti bakteri yang biasa disebut sebagai cat anti bacterial.

Cat anti bakteri
Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands

Produk Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands ini merupakan cat dinding premium anti bau dengan formulasi anti bakteri dan anti kuman sehingga menciptakan ruangan yang aman dari pertumbuhan bakteri dan higienis bagi keluarga kita.

Selama lapisan cat masih menempel pada dinding, zat anti bakteri akan terus bekerja secara efektif dan dapat menekan pertumbuhan bakteri. Jadi dinding kita tetap terjaga kebersihannya.

Cat tanpa bau dan anti bakteri, Lenkote No Odor Medicare ini tentunya sangat cocok jika diaplikasikan pada ruangan seperti kamar bayi , kamar orangtua yang sudah lanjut usia, kamar orang yang sedang dalam pemulihan kesehatan, kamar mandi, dapur, atau ruangan lainnya yang membutuhkan suasana sehat dan bersih.

Cat anti bakteri
Cat anti bakteri Lenkote No Odor Medicare

Untuk mencegah dampak negatif bakteri yang bersarang pada dinding rumah, jangan ragu untuk selalu pilih cat tembok yang tepat seperti Lenkote No Odor Medicare. Karena Lenkote No Odor Medicare ini mempunyai kelebihan sebagai berikut:

  • Anti bakteri dan kuman.
  • Aman untuk anak & bayi.
  • Mudah di bersihkan dengan air.
  • Tanpa bau.
  • Anti jamur & lumut.
  • Warna tidak mudah pudar.
  • Tanpa merkuri & timbal.
  • Bersertifikat Green label Singapore.

Selama dalam masa karantina ini, sebaiknya kita tetap menjaga kebersihan diri dan juga rumah kita. Semoga pandemi Covid19 ini segera berakhir dan kita kembali beraktivitas dengan leluasa. Yuk kita jaga kebersihan diri dan lingkungan kita.

Cat anti bakteri

#NoOdorMedicare #TanpaBaudanAntiBakteri #AvianBrands #AvianUntukIndonesia

 

 

 

21 Replies to “Merawat Dinding Rumah Sehat Bebas Bakteri dengan Tips ini”

  1. Kalau cat untuk tembok dalam rumah sama luar rumah, sama gak sih. Di luar rumah malah ada lumutnya bagian pojok-pojok :)) bingung rawatnya

    1. Kalau saya dibedain mbak cat untuk luar rumah dan dalam rumah. Luar rumah pasti membutuhkan cat yang lebih awet karena terpapar hujan dan panas matahari.

  2. waa asik banget nih cat yang nggak bau gini, kebetulan pengen ganti cat ruangan tapi males baunya yag bisa nyampe berhari hari hihihi

  3. wah memang hrs dipelihara kebersihannya, paling tidak hrs ada pengecatan ulang

  4. wah pas banget niy ka di rumah aku kalau aps musim hujan gitu suka agak berjamur, bahaya juga kan kalau sampai ada banterinya apalagi banyak anak-anak di rumah, bisa ganti catnya niy solusinya, karena kalau dibersihin udah tiap minggu biasanya dilap

  5. Baru tahu aku kalo ada cat . Soalnya aku pernah cat tembok kamar dan pening karena bau catnya, lama hilangnya lagi… Lain kali harus pake cat Lenkote No Odor Medicare nih

  6. wah ada ya cat dinding anti bakteri? baru tahu aku. aku ga pernah kepikiran lho kalau dinding juga harus dibersihin, bener juga ya. thanks ya, mbak.

  7. Dinding rumah juga harus bebas bakteri yaaa… Baiknya re cat dinding rumah tiap berapa bulan ya?

    1. Kalo saya sih setahun sekali..sekalian bebersih mau Lebaran hehehe. Tapi kalo dirasa belum setahun sudah harus diganti sih ya cat ulang lagi. Intinya sih menyesuaikan aja.

  8. Perlu dibeli nih kl mau ganti cat warna dinding rumah ya Mba Hida… soalnya agar anak-anak aman dari paparan bakteri yang hinggap di dinding ya… noted deh Lancome Advanced Genifique.

  9. Kebayang klo rumahnya gede, bersihkan dindingnya pasti gak kelar kelar 😁 tapi kalau pake cat Odor Medicare ini sepertinya tidak perlu menguras tenaga membersihkan dinding, cat nya aja anti bakteri 👍

  10. Baru tau aku mba hida cat odor medicare ini cat anti bakteri yah? Jadi kita ga cape membersihkan dinding yah mba hida

  11. Anak saya nih sekarang masih dalam masa senang-senangnya coret-coret. Udah sempat kecolongan beberapa bagian tembok dia coret-coret. Selanjutnya kalo lihat si anak bawa alat tulis, langsung deh saya sodori kertas atau buku. Sampai saat ini temboknya sengaja belum dicat ulang. Kata suami, entar aja nunggu si anak udah ga main coret-coret di sembarang tempat. Gitu… Btw makasih udah kasih rekomendasi cat yang bagus, bisa kamu masukkan sebagai alternatif pilihan ganti cat tembok nanti.

  12. Sekarang banyak pilihan cat temboj ramah anak dan lingkungan ya. Avian brand juga udah lama punya cat anti bakteri

  13. Meilia Wuryantati says: Reply

    Sama banget mba, waktu anakku kecil, tembok mah ga pernah bersih, penuh coretan hehehe..untung sekarang ada Produk Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands. Dinding jadi anti bau, anti bakteri dan anti kuman sehingg ruangan yang aman dari pertumbuhan bakteri dan higienis. Ini untuk didalam dan diluar ruangan bisa yah mba

  14. Wah kebetulan emang mba saya juga mau renovasi kamar tidur nih lagi galau mau ngecat atau tempel stiker. Jadi tahu deh apa yang harus dilakukan sekarang thnks bgt mba udah kasih refrensi .

  15. Novia aziza says: Reply

    Review nya bagus banget, pas aku juga mau ganti cat rumah aku juga masih nona alias single belum punya anak jadi di rumah tdk ada anak” yg coret moret tembok.

  16. Penting banget selektif dalam memilih cat tembok rumah, krn bahaya kl kuman dan bakteri menempeldi tembok

  17. Duh aduh aku gak pernah kepikiran bersihin dinding nih. Produk Avian ini kayaknya cocok untuk rumahku yang dingin, lembab dan mudah jamuran yah. Moga nanti dindingku jadi bersih dan sehat

  18. Nuhun tipsnya teh. Kadamg aku gak sadar kalau dinding juga ternyata harus di bersihin. Keliatannya mah bersih padahal numpuk itu bakteri

Leave a Reply