Optimalisasi Content Blog dan YouTube 

Ngeblog itu aktifitas yang mengasyikkan untuk yang gemar tulis-menulis, bisa sebagai sarana menumpahkan unek-unek di blog. Untuk yang suka mendokumentasikan perjalanan, peristiwa maupun suatu acara juga sudah banyak yang menuangkannya ke blog. 
Dalam membuat dan me-maintaince suatu blog tentu tidak terlepas dari content. Content yang bagus tentunya akan menarik pembaca sehingga dapat membuat mesin pencari Google untuk menempatkan posisi blog post kita menjadi mudah untuk ditemukan (google’s top rank).

Ani Berta, founder Indonesian Social Blogpreneur (ISB)
Berbicara tentang content, untuk kedua kalinya saya mendapat kesempatan emas belajar langsung dari pakarnya yang dihelat oleh komunitas Indonesian Social Blogpreneur  (ISB) yang digawangi mbak Ani Berta bekerja sama dengan CNI Indonesia, perusahaan Multi Level Marketing. 
Bertempat di Bebek Dower resto, Pasar Festival Kuningan, Jakarta Selatan, workshop “Search Content vs Social Content” digelar pada 28 Mei 2017. Menghadirkan mas Nico Riansyah, Digital Marketing Specialist, CNI Indonesia yang membahas tentang content blog dan madam Yonna Kairupan, YouTube creator, Make Up Artist Specialist, celeb sosmed manager, founder komunitas Indonesian Female Bloggers (IFB) dan Indonesian Female Vloggers (IFV), dan juga ibu 4(empat) anak yang super cerewet dan energik tapi ramah serta tidak pelit berbagi ilmu. 
Gusti Alendra, Promotion and Marketing Manager CNI Indonesia
Acara dibuka oleh mas Gusti Alendra, Promotion and Marketing Manager CNI Indonesia, mengatakan bahwa CNI Indonesia sudah beberapa kali bekerja sama dengan ISB dan mendukung acara-acara yang di gelar oleh ISB salah satunya workshop ini. 
Seperti yang kita kenal, CNI Indonesia yang bernaung di bawah PT Citra Nusa Indah Cemerlang merupakan perusahaan MLM pertama di Indonesia yang telah berdiri sejak 1986 dan tetap exist sampai sekarang. 
Selain bergerak di industri MLM, CNI Indonesia bahkan mulai merambah di bidang property. Perusahaan yang sudah membuka cabang ke berbagai negara ini ternyata perusahaan asli Indonesia yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Mulai dari Thailand, Brunei, Singapura, Hongkong, Qatar bahkan sampai Nigeria CNI Indonesia ada. Untuk memudahkan akses CNI ke pelanggannya, CNI memperbarui websitenya bahkan kini mengeluarkan aplikasi khusus.

Dari website CNI kita dapat melihat bahwa content yang ditampilkan sangat bagus dan informatif. Nah..di sesi pertama workshop ini, mas Nico Riansyah mengatakan apabila kita membuat artikel di blog pastikan kita menentukan judul yang menarik. Hingga artikel kita bisa masuk top rank google. 
Nico Riansyah, Digital Marketing Specialist CNI Indonesia
Memang sih..menulis itu suka-suka kita, tapi kita harus sadar apakah tulisan kita sudah cukup terbaca di mesin pencari Google atau tidak. Seringkali artikel kita tidak masuk top rank karena kesalahan strategi. Dengan menyematkan SEO (Search Engine Optimization) kita dapat mengetahui apakah artikel kita masuk top rank atau tidak. 
Usahakan content yang kita buat itu ada nilai jualnya, mudah dicari. Agar blog kita menarik, content kita itu sebaiknya:

  1. Navigational, mengarahkan/memmudahkan orang untuk masuk dan menemukan artikel yang mereka cari, paling lama 5(lima) detik. Karena apabila lebih dari itu orang akan beralih ke web lain dan tidak mau berlama-lama menunggu. 
  2. Informational, buat content yang mengandung informasi yang dibutuhkan. 
  3. Transactional, sajikan content dengan jelas, detail dan menyeluruh. 

Jadi Search content itu content yang dibutuhkan orang, misalkan mencari tutorial hijab, bikin prakarya, tips music, dan sebagainya. 
Beda dengan Social content dimana kita menawarkan informasi yang bagus bermanfaat dan enak dibaca, hingga orang secara sukarela melike atau bahkan menshare content kita, seperti di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube atau blog. Manjakan pembaca blog kita hingga mereka betah berlama-lama di blog kita. 

Yonna Kairupan, YouTube creator, founder IFB, Make up artist specialist, SocMed manager
Sesi selanjutnya yaitu tentang optimasi YouTube bersama emak centil, energik yang punya segambreng aktifitas ini walaupun sudah beranak 4(empat). Menurut Madam Yonna aka Mayo, bikin video untuk di post di YouTube itu gampang kok. 
Pasti sudah banyak donk yang sering menonton atau mencari referensi di YouTube. Kalo nontonnya sih..ya saya juga suka. Nah..untuk bikin videonya itu lho yang masih maju mundur cantik..hehe. Karena saya masih berfikir belum terbiasa dan belum perlu, juga belum punya tujuan untuk apa bikin video kalo untuk tampil dan dadah dadah aja. 
Ada beberapa alasan yang membuat orang (saya salah satunya,hehe) males untuk bikin video, walaupun kansnya besar lho. 

  • Ada yang bilang sudah banyak yang bikin dan post di YouTube, padahal kita bisa bikin yang sudah ada tapi dengan style kita. 
  • Ada yang karena gak punya uang, menurut Mayo kalo video kita bagus dan viewersnya banyak malah mendatangkan uang. 
  • Gak punya waktu, kayaknya gak seharian juga deh bikinnya. Paling hanya 1-2jam dalam seminggu dari waktu luang yang kita punya. 
  • Koneksi, yah gak sampe ngabisin quota juga kali ya..
  • Ide yang ada sudah dipakai orang, justru kita bisa bikin dari ide yang sama dengan gaya kita sendiri.

Jadi gak ada deh alasan, kalau kita mau gak usah nunggu-nunggu lagi. Yang penting kalo Mayo aja bisa, kita juga pasti bisa. 
Kalau sudah mantap nih tuk bikin video, sebaiknya juga memperhatikan step-step berikut yang Mayo beberkan.

  1. Know yourself, cari tahu apa yang kita mau, tujuan kita bikin video untuk apa. Supaya dikenalkah seperti selebgram-selebgram? 
  2. Focus/clarity. Sama seperti blog, kita juga harus menentukan niche video kita. Kalo niche kita tentang beauty, kecantikan..yah konsenlah di bidang itu. Walaupun misalkan nantinya kita mereview tentang kamera, tapi tetap dengan jalur niche kita yaitu bahwa kamera merk X ini sangat bagus dan jernih menampilkan shading di bagian hidung dengan jelas. Untuk itu kita harus membuat clear branding, clear messaging dan clear content. Jangan lupa juga tentukan target audience kita, buat mereka tetap dan terus menonton video kita, dan yang penting “be yourself” dengan membuat video yang beda dari yang lain. Kesalahan terbesar dalam membuat video yaitu sebagian besar karena too general dan unclear
  3. Value, harus ada nilai lebih. Jangan asal buat video. Berikan penonton kita video yang bagus hingga mereka tidak percuma menghabiskan quota internet mereka untuk menonton video kita. Valuenya itu bisa yang menginformasi, inspirasi, edukasi, motivasi  atau bahkan bersifat hiburan. 
  4. Start. Mulailah sendiri, jangan menunggu. Perhatikan apa yang sedang happening di sekitar kita dan lakukan. 
  5. YouTube search. Buat video yang menarik, jadikan video kita terbaca di YouTube search engine dan membuat YouTube men-suggest video kita untuk ditonton.
  6. Consistency. Lakukan dengan konsisten, jangan segan-segan. Buat pengelompokkan (batching). 
  7. Ready for haters. Siapkan diri andai video yang kita buat mendapat thumbs down atau komen negatif yang seringnya kita dapat dari teman kita sendiri. 
  8. Hustle more. Nah..kalo tujuan sudah ada, video sudah dibuat dan sudah diupload di channel YouTube kita, jangan diam aja. Lakukan promosi dan sebar link video kita ke teman, saudara melalui sosial media, email list, blogpost. Lakukan berulang-ulang. Kalau sudah disebar, ikut berinteraksi. Berikan jawaban di komen yang masuk, aktif di perkumpulan dimana ada kesamaan niche video kita. 

Dari step-step tersebut, lakukan secara berkelanjutan, dan terus belajar. Buat video yang viewersnya betah dan menunggu apa yang selanjutnya akan kita buat. Tapi yang utama Hook-nya yaitu buat di 2(dua) menit pertama video kita sesuatu yang membuat viewers betah menonton sampai habis. 
Jadi..nggak ada alasan lagi ya untuk menunda buat video sama seperti kita buat blog. Yang penting do it and be yourself.

HQ’17

0 Replies to “Optimalisasi Content Blog dan YouTube ”

  1. Tanya Mba : kalo vlog perlu beli peralatan apa saja , biaya berapa Dan belinya dimana

    1. Kalo kata Mayo kmrn cukup pake HP berkamera bisa kok, tinggal instal aplikasi tuk edit aja.

  2. Mantab lah ilmunya, saya ga pede aja bikin Vidio. Semoga kedepannya ada keberanian untuk bikin Vidio.

    1. Sama mbak, saya jg ga pede. Tapi berkat workshop kemarin kayaknya boleh juga dicoba tuk mndukung blog kita.

  3. Wah aku jadi pengen praktek langsung nih abis baca ini. Makasih ya mba hida atas pencerahannya

    1. Siip, yuuk kita coba. Aku malah belum pernah coba bikin, masih disimpen aja di galeri hehehe

  4. asyik mba bisa belajar langsung, kemarin mo daftar sudah closed. ditunggu mba videonya di youtube

    1. Hahaha… Baru sampenya di pikiran nih, belum direalisasi. Tapi apa yg dibeberin Mayo kmrn emg dapet banget. Mumpung ada job nih bikin aah.. Makasih ya udah mampir.

  5. Iya.. Padahal kalau channel youtube itu menjanjikan yah, cuman sampai sekarang aku masih agak gimana gitu kalau mau bikin video.

    1. Iya… Apalagi klo subscriber nya udah ribuan dan kontinyu upload video ke YouTube tuh bisa di suggest sama YouTube nya tuk jd most view. Yg hasilnya dilirik brand n dolar deh masuk kocek ☺. Makasih ya udah mampir.

  6. Harus punya niche spesifik ya supaya ada penonton setia. Apa kabar blog yang gado-gado macem blogku 😀

    1. Kalo blog dirimu gado-gado, blog diriku apa donkk 😂

  7. Kalau ngevlog belum terlalu serius nih karena boros kuota hehehe

    1. Berarti kudu cari operator yang irit ya mbak..atau Wi-Fi gratisan hehehe. Sebenernya pengen juga sih ngevlog tapi kudu mantepin ati dulu nih..biar ga angot2an.. Anyway, makasih udah mampir ya mbak.

  8. Wuah pas banget kemarin mau ikut acaranya tapi pas berhalangan, tdk jadi daftar deh. Terima kasih sharing ilmunya. Emang ngevlog itu mnrtku lbh susah. Sering skip lupa padahal materi ada dimemory ingatan sendiri. Gagap bicara dan kamera. Apalagi depan umum. Untuk pemula aplikasi apa yang mudah & dianjurkan dari narsum?

    1. aplikasi tuk edit video sih banyak ya, tergantung kemampuan HP masing2..karena narsum pun memulai buat video pake HP biasa.

  9. Ngeblog memang asyik yak, apalagi kalau menulis yang kita suka, dan itu kdg yang bikin saya FOKUS nulis, hehehe

    1. Iya kaka… Fokus itu yang penting. Terima kasih sudah mampir ya

  10. Terima kasih informasinya Mba Hida..sangat bermanfaat sekali, jadi ingin belajar dan memberanikan diri untuk buat Vlog.

  11. kece nih reportasenya bermanfaat banget, tinggal gimana nih implementasinya hahahah aduh pede kagak ya, ngevlog gitu

    1. kudu mantepin hati ya tuk ngevlog..

  12. Terimakasih banyak infonya tentang bagaimana caranya untuk meningkatkan rank di blog kita, aku harus belajar lagi nih bun hida, dan aku juga pengen banget untuk bisa bikin vlog, terimakasih ya, infonya sangat membantu.

    1. Sama2…saya juga masih belajar lagi nih supaya bisa lebih mantap pengaplikasiannya.

  13. Aku tau sih Cni Masih ada, tapi beneran baru tahu kalau dia ada di LN. dan parahnya baru tahu kalo cni punya indonesia. Hhhahahaha

    1. Sama mbak.. Saya juga ngiranya gitu. Ternyata urang Bandung eeuuy, asli Indonesia kereen iih.

  14. bener tuh mba, kalo Mayo bisa, kita pasti juga bisa.

    1. Cayoo… Semangaaat

  15. wah lengkap banget penjabarannya.. sangat berguna nih buat saya yg gak ikutan event tsb tapi butuh bgt ilmunya. makasih ya bun, sukses terus!

    1. Sama2 bun Sonya, makasih ya sudah mampir

  16. Seru dan berwawasan ya Mba 🙂

    1. Banget, serasa kurang waktunya deh…. Terima kasih sudah mampir ya mbak

  17. Wahh acaranya sarat ilmu ya. Jadi belajar banyak soal Vlogger ya.

    1. Iya kaka. Terima kasih udah mampir ya..

Leave a Reply