Pameran Pendidikan Islam Internasional di ICE BSD 21-24 November 2017

Pendidikan agama merupakan dasar dalam membangun mental dan kedewasaan anak di masa depan. Berbagai pilihan lembaga pendidikan banyak ditawarkan, namun sebagai orang tua tentu kita ingin yang terbaik untuk masa depan anak-anak kita nantinya. Ada banyak juga pertimbangan yang diambil orang tua dalam memilih lembaga pendidikan terutama pendidikan agama untuk anak-anaknya. Baik dari segi tenaga pengajarnya, kurikulumnya, fasilitasnya, keadaan lingkungan dimana lembaga pendidikan itu berada, juga informasi tentang alumni-alumninya.

Seperti yang kita ketahui menjelang tahun ajaran baru biasanya banyak digelar acara-acara tentang pameran pendidikan. Nah kali ini digelar Pameran Pendidikan Islam Internasional atau International Islamic Education Expo (IIEE) 2017 mulai dari tanggal 21-24 November 2017 di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Perhelatan akbar ini mengambil tema “Pendidikan Islam Indonesia untuk Perdamaian Dunia”. Didukung oleh berbagai lembaga pendidikan Islam baik dari dalam dan luar negeri, pameran ini juga diikuti oleh serangkaian acara. Mulai dari Seminar Tahunan tentang Studi Islam (Annual International Conference on Islamic Studies, AICIS), Deklarasi Jakarta, Apresiasi Pendidikan Islam (API), Seminar Internasional tentang Studi Pesantren, Anugerah Guru Madrasah Berprestasi dan Kompetisi Robotik Madrasah, juga Pentas Dongeng Islami PAI. Gak tanggung-tanggung lho teman, 200 booth akan ditempati oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam di perhelatan pendidikan terbesar di Indonesia ini, sekaligus menjadi referensi bagi para pencari studi Islam dalam berbagai program dan jurusan.
Pada Selasa (21/11) siang saya dan rekan blogger lainnya berkesempatan menghadiri hari pertama IIEE. Dari beberapa hari sebelumnya saya dan rekan-rekan sudah antusias sekali untuk melihat langsung perhelatan pendidikan Islam akbar ini. Kebetulan saya bertempat tinggal di daerah Manggarai, saya menggunakan jasa angkutan commuter line untuk menuju lokasi pameran. Saya berangkat dari stasiun Manggarai pukul 10 pagi dengan tujuan stasiun Rawa Buntu, namun transit sebentar berganti kereta di stasiun Tanah Abang. Hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari stasiun Manggarai menuju stasiun Rawa Buntu dan kebetulan sekali dari pihak panitia dalam hal ini DitJen Pendidikan Islam Kementrian Agama menyediakan shuttle bus dari stasiun Rawa Buntu menuju lokasi pameran di ICE BSD, jadi untuk pengunjung yang menggunakan jasa angkutan kereta api gak perlu khawatir untuk akses lanjutan menuju lokasi pameran. Tiba di stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 11.30 kami pun menemui petugas berseragam Pramuka dengan membawa papan pengumuman tentang pameran IIEE tersebut. Mereka menjelaskan bahwa shuttle bus menuju lokasi pameran sudah tersedia di luar stasiun Rawa Buntu dan kamipun bergegas menuju kesana.
Setiba di lokasi pameran kami lihat sudah ada pengunjung yang mulai berdatangan, padahal secara resmi pameran IIEE ini mulai dibuka pukul 19.00 oleh Mentri Agama bapak Lukman Hakim Saifuddin, tapi pengunjung sudah banyak yang berdatangan dari siang tadi. Kamipun bergegas masuk dan menuju lokasi pameran. Pameran IIEE ini merupakan salah satu rencana besar Kementrian Agama RI menjadikan Indonesia sebagai sentra pendidikan Islam dunia. Walaupun nota bene banyak yang mengetahui bahwa Negara Arab memiliki pusat pendidikan Islam karena mereka mengenal Islam terlebih dahulu, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa Indonesia pun memiliki lembaga-lembaga pendidikan yang bermutu Internasional. Oleh sebab itu dengan adanya pameran IIEE ini diharapkan masyarakat luas baik  dalam dan luar negeri mengetahui bahwa Indonesia juga menjadi tujuan studi Islam yang menarik.
Seperti yang kita ketahui bahwa penduduk Indonesia yang beragama Islam mencapai 200 juta jiwa atau sekitar 87,2% dari total penduduk. Saat ini saja terdapat 600 pendidikan tinggi Islam, 75.000 madrasah tingkat menengah dan 28.000 pesantren, Indonesia dinilai relative stabil dan minim masalah terorisme. Ditengah keberagaman budaya, etnis dan agama, Indonesia banyak menjadi obyek studi keislaman inklusif karena berbagai perbedaan dapat berdampingan secara damai dan harmonis.
Pameran yang berlangsung selama 4 hari kedepan ini  juga menyuguhkan konferensi tingkat Internasional dengan menampilkan pembicara dan narasumber dari berbagai negara, salah satunya yaitu Konferensi Internasional Studi Islam (AICIS) 2017 yang dimulai malam tadi pukul 22.00-23.00. Bertempat di panggung utama diskusi dilakukan (On Stage Discussion) yang membahas tentang studi Islam, dihadiri oleh sekitar 400 intelektual dari dalam dan luar negeri dengan profesi mulai dari rektor, guru besar se Indonesia dengan peserta dari 20 negara.
Dari luar negeri tercatat sejumlah pembicara antara lain: Prof.Farid Alatas, Ph.D dari University of Singapore, Prof.Nico J kaptein dari Leiden University, Prof.Lisolette Abid dari Vienna University, Prof.Livia Holden dari Oxford University, Prof.Saif Rashid al Jabiri dari Unversity Canada Dubai, Dr.Nargiza F Amiroza dari Nagoya University Japan, Dr.Ahmed al Senouni dari Emirati Development Program dan Muwatta Center Abu Dhabi, Ronald A Lukens Bull dari University of North Florida dan Imtiyaz Yusuf dari Mahidaol University Thailand. Sedangkan pembicara dalam negeri tercatat antara lain: Prof.Azyumardi Azra, MA.,Ph.D dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof.Dr.KH.Nasarudin Umar,MA dari PTIQ Jakarta, KH.Husein Muhammad dari Fahmina Institute Cirebon, Prof.Amin Abdullah, MA, Ph.D dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Dr.Idrus Alhamid, MSi. Dari STAIN Al-Fatah, Jayapura dan lain-lain.
Seperti yang dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama  bapak Kamaruddin Amin bahwa para pembicara ini membedah bagaimana agama sebagai sebuah identitas berinteraksi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mempresentasikan hasil-hasil temuan penelitian mereka ke masyarakat luas. Kehidupan berbangsa dan bertanah air diwujudkan dalam bentuk cinta dan loyal terhadap negara merupakan  fitrah manusia, seperti dalam tradisi santri yaitu ungkapan “hubbul wathan minal iman” yang artinya cinta tanah air merupakan sebagian dari iman. Hal ini menunjukkan ketaatan seseorang terhadap agama Islam dalam mewujudkan kecintaannya pada tanah airnya yang walaupun bukan hadis tapi maknanya sejalan dan dianjurkan dalam agama (masyru’). Disebutkan pula “maa laa yatimmul waajib illaa bihi fahuwa waajib” yang artinya seorang muslim yang baik pasti menjadi warga Negara yang baik.
Booth-booth lembaga pendidikan yang ada di pameran IIEE tahun ini terlihat menarik, mereka menyuguhkan informasi tentang keunggulan lembaga pendidikan mereka. Beberapa booth yang saya datangi bahkan juga menampilkan hasil karya kreasi anak didik mereka. Jadi pelajaran yang mereka dapatkan secara langsung juga mereka praktekkan bahkan dapat menghasilkan dan bernilai ekonomis, menarik sekali ya teman. Pentas seni dari berbagai daerah juga ditampilkan dalam pameran IIEE ini.
Dari beberapa booth peserta yang sempat saya kunjungi dan berbincang-bincang baik itu dengan penanggung jawab booth maupun salah satu pengajar di lembaga pendidikan peserta booth tersebut, mereka mengatakan optimis tentang pendidikan Islam di Indonesia dapat menjadi bekal untuk masa depan mereka. Apalagi di era milenials sekarang ini dimana serbuan teknologi modern terutama gadget menjadi tak terbendung. Dengan bekal pendidikan agama diharapkan generasi kita dapat menjadi generasi yang tangguh dan siap bersaing di dunia internasional dengan negara-negara lain.
Tidak terasa seharian berkeliling mengunjungi satu booth ke booth lainnya rasanya kurang, namun ga usah kuatir teman karena pameran IIEE ini masih berlangsung di 3 hari kedepan nanti. Jadi jangan lewatkan kesempatan berharga ini ya. Yuuk kunjungi pameran IIEE 2017 di ICE BSD. Untuk informasi lebih lanjut terkait pameran IIEE 2017 ini dapat diakses melalui media sosial Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama RI.
Facebook : Ditjen Pendis Kemenag RI
Instagram :@pendiskemenag
Twitter :@pendiskemenag
img-20171122-wa0000-81835875.jpg
Penulis dan rekan Blogger beserta Panitia (Dok:Febrianti)
 
HQ’17

34 Replies to “Pameran Pendidikan Islam Internasional di ICE BSD 21-24 November 2017”

  1. Pameran pendidikan ini memang keren banget ya mba karena bisa memberikan banyak sekali informasi pendidikan Islam di Indonesia 🙂
    Terima kasih sudah berbagi, mba 🙂

    1. Hai mbak Alida..iya mbak. Semoga tahun depan ada lagi ya pameran pendidikan seperti ini dan diadakannya pas di weekend jadi akan semakin banyak orang yang bisa datang ke pameran ini juga. Makasih sudah bekunjung ya.

  2. Beberapa waktu lalu teman-teman ada yg sedang cari pesantren berkualitas , blh juga ya aku rekomenin ke IIIEE

    1. Hai indri…iya nih bisa banget direkomendasiin pameran ini.Karena ada banyak lembaga pendidikan dari dalam dan luar negeri lho. Makasih sudah berkunjung ya.

  3. Seharusnya emang pendidikan islam menjadi ‘raja’ nya ya di Indonesia yang notabene adalah negara dengan jumlah muslim terbesar didunia…
    Pas banget nih buat yang mau cari referensi soal pendidikan islam yang baik untuk anak anak…
    Pastinya bakal Seru banget euy muter muterin area ini…

    1. Hai natara…iya banget, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan lebih banyak lagi lembaga pendidikan yang ikut di pameran pendidikan ini ya. Terima kasih sudah berkunjung.

  4. Sayang pamerannya pas weekday yaa..
    Coba kalau weekend bisa datang ke ICE BSD..
    Info yang keren Mbak..Thanks:)

    1. Hai mbak Dian…iya mbak, jadi masukan banget nih untuk panitianya ke depannya. Makasih sudah berkunjung ya.

  5. Pengen banget sih untuk lihat pameran pendidikan Islam ini tapi sayang waktunya kurang pas dan jauh. Semoga ada lagi pameran pendidikan Islam dan tempatnya di Jakarta. Pameran pendidikan Islam dapat menjadi masukan bagi orang tua yang sedang mencari sekolah untuk anaknya. Dan ini yg sdg Sy butuhkan wkwkwk. Sayang gak bisa datang.

    1. Hai Dewi…iya wi, kemaren panitianya itu gak kebagian tempat yang di Jakarta. So far kemaren sih banyak juga yang berkunjung, dan panitia juga menyediakan shuttle bus di stasiun untuk pengunjung yang hendak ke lokasi pameran. Semoga tahun depan bisa lebih baik ya. Makasih sudah berkunjung ya.

  6. Wah dua hari lagi dunk, insyaallah siang ini mau kesitu.. Semoga sempat ya, aku seneng kok bisa hadir di acara keren begini karena nambah wawasan u persiapan masuk sekolah anak

    1. Hai Fika..iya nih rasanya kurang ya sehari berkeliling di area pameran itu. Terima kasih sudah berkunjung ya.

  7. Pameran ya keren banget ya ada 200 booth luar dan dalam negeri.

    1. Hai mbak Kurnia..iya dan semuanya bermutu lho. Terima kasih sudah berkunjung ya.

  8. Pamerannya penuh dengan informasi pendidikan ya,harus buru buru ke sana buat dapatkan info sekolah yang bagus.Mkch infonya

    1. Hai uci…betul banget, jadi informasinya bisa disebarluaskan lagi ya tuk yang sedang mencari lembaga pendidikan tuk putra-putrinya. Makasih sudah berkunjung ya.

  9. Dengan bekal pendidikan agama diharapkan generasi kita dapat menjadi generasi yang tangguh dan siap bersaing di dunia internasional dengan negara-negara lain. –> amiiiiin Ya Rabb

    1. Hai mbak Kania…setuju banget, karena bekal pendidikan agama itu pondasi bagi masa depan mereka ya. Makasih sudah berkunjung.

  10. Pameran pendidikan Islam internasional ini sebaiknya dilaksanakan secara kontinu ya agar banyak yang terinformasikan tentang pendidikan Islam di Indonesia

    1. Hai Alida…setuju banget, biar masyarakat juga tahu bahwa di Indonesia tuh banyak lho lembaga pendidikan Islam yang baik dan bermutu internasional. Makasih sudah berkunjung ya.

  11. Serunya bisa datang langsung. Aku juga pengen kesana, tapi belum sempat. Hiks. Semoga sebelum berakhir sempat kesana

    1. Hai Windah, iya nih…bisa jadi referensi tuk anakmu juga ya. Makasih sudah berkunjung ya.

  12. 1 hari keliling ga cukup y mba makanya dikasih 4 hari wong 200 stand kece dg info menarik pasti bikin betah kelilingnya 😁

    1. Hai mbak Herva…betul mbak. 200 booth yang menawarkan aneka rupa program pendidikan mereka. Keren-keren deh mereka, makasih sudah berkunjung ya.

  13. Wah asik nih yang bisa dateng ke pameran. cari info sekolah untuk anak-anaknya.

    1. Hai mbak Leyla..betul mbak, dan lembaga pendidikannya berkualitas luar negeri semua lho. Makasih sudah berkunjung ya

  14. Aku pengen banget beasiswa S2 nya..ntar mampir lagi aah. 🙂

    1. Hai mbak Tuti…iya mbak, jadi pengen sekolah lagi ya. Yuuk ah kita cari beasiswa juga hehe. Makasih sudah berkunjung ya.

  15. Waah menarik banget Pamerannya mbak bisa cari referensi untuk pendidikannya adik, sayang aku di Bandung hehe..

    1. Hai kak…semoga lain kali di Bandung juga ada pameran seperti ini ya. Atau kakak yang ke Jakarta tuk liat pamerannya hehe. Makasih sudah berkunjung ya .

  16. Acaranya penuh dng informasi sekolah Islam ya,smg tahun dpn ada lagi

    1. Hai uci..iya informatif banget tuk yang lagi cari sekolah atau.lembaga pendidikan berbasis Islam. Makasih sudah berkunjung ya.

  17. Febrianty Rachma says: Reply

    Panitianya prepare banget ya, sampai bus pun disiapkan dengan baik untuk para pengunjung. Dan pastinya acara ini bermanfaat sekali dong ya buat calon mahasiswa atau orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Ahh semoga bisa ktemuan lagi kita ya

    1. Hai Febri..bener untuk pameran berkelas ini panitia well prepare,memudahkan pengunjung yg mungkin baru pertama kali kesana seperti saya juga. Makasih ya sudah berkunjung.

Leave a Reply