Pemuda dan Koperasi di Era Milenials

Koperasi… apa sih yang ada di pikiran kita apabila mendengar kata koperasi? Berhubungan dengan keuangankah, toko bersamakah atau tempat simpan pinjam? Akhir-akhir ini persepsi masyarakat terutama generasi muda Indonesia terhadap koperasi kurang baik, bahkan banyak yang tidak mengerti tentang keberadaan dan manfaat untuk melakukan kegiatan bersama koperasi. Untuk sebagian generasi muda, koperasi yang mereka tahu mungkin sebatas pada koperasi mahasiswa di kampus atau koperasi sekolah.
Padahal ada banyak lho jenis-jenis koperasi di Indonesia, namun sayangnya belum banyak orang yang mengerti tentang keberadaan koperasi sekerang ini. Pola pikir masyarakat masih terpaku pada koperasi yang lama. Padahal di era digital, generasi milenial sekarang ini koperasi bisa kok bersaing dan menjanjikan prospek yang menguntungkan untuk masyarakat, terlebih lagi untuk generasi muda.
Pada Jumat (27/10) lalu, saya menghadiri diskusi “Cooperative Talk: Pemuda dan Rebranding Koperasi di Era Milenial” yang digagas oleh Kementrian Koperasi dan UKM. Hadir pada diskusi hari itu yaitu bapak Ir.Meliadi Sembiring,M.Sc, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop UKM, bapak Pendi Yusuf M Effendi, Ketua Umum KOPINDO, bapak Bagio Sudarsono, Sekretaris Deputi Kelembagaan Kesekretariatan Kemenkop UKM dan bapak Suroto HC, praktisi koperasi. Diskusi hari itu banyak membicarakan masalah rebranding koperasi.

20171027_1342352076748565.jpg
Pendi Yusuf M Effendi selaku Ketua Umum KOPINDO, Bagio Sudarsono selaku Sekretaris Deputi Kelembagaan Kesekretariatan Kemenkop UKM, Ir.Meliadi Sembiring,M.Sc selaku Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop UKM, dan Suroto HC, praktisi koperasi.
Koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia sudah seharusnya menjadi brand perekonomian Indonesia. Apalagi PBB pun pada 26 Desember 2012 telah menetapkan koperasi sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Perkembangan koperasi di masa sekarang harus sejalan dengan perkembangan jaman. Apalagi teknologi digital juga merambah di setiap lini. Sudah seharusnya koperasi melalukan rebranding agar dapat sejalan dengan perkembangan jaman dan terutama dengan generasi muda yang menjadi penerus.
Seperti yang kita ketahui rebranding adalah proses upaya yang dilakukan untuk merubah total atau memperbarui sebuah brand image yang telah ada agar menjadi lebih baik, dengan tidak mengabaikan tujuan awal pembentukan koperasi yaitu pada pelayanan dan profit. Ada beberapa alasan mengapa koperasi harus melakukan rebranding, antara lain:

  • alasan finansial, dengan melakukan rebranding ini diharapkan secara finansial koperasi dapat menaikkan marginnya.
  • analisa prospektif pasar/masyarakat, dengan rebranding diharapkan pola pikir masyarakat tentang koperasi dapat berubah menjadi lebih baik.
  • merger, kemungkinan menggabungkan satu koperasi dengan koperasi lain bisa saja dilakukan dan dengan rebranding akan membuat nama koperasi tersebut menjadi lebih dikenal.

Rebranding koperasi dilakukan sejalan dengan kemajuan jaman dan pergerakan pemuda sekarang ini. Sudah seharusnya pemuda pun ikut serta dalam proses rebranding tersebut agar koperasi dapat menjadi lebih dikenal. Ada 10 cara rebranding yang dapat dilakukan agar koperasi dapat lebih dikenal yaitu:

  1. Rebranding via brand endorser ternama, tentu saja endorser yang dipakai haruslah yang berimage positif dan memberikan dampak postif juga terhadap koperasi.
  2. Rebranding via inovasi produk, produk koperasi yang lama namun cukup dikenal masyarakat dapat diperbaharui kembali dan diperkenalkan ke masyarakat.
  3. Rebranding via premiumisasi merk, contohnya saja kopi yang dikenal sebagai minuman murah dan minuman orang tua, namun setelah direbranding menjadi lebih dikenal di kalangan kaum muda. Begitu juga dengan koperasi, dapat melakukan rebranding agar dapat lebih dikenal di kalangan muda.
  4. Rebranding via product improvement, lakukan rebranding untuk produk koperasi yang sekiranya dapat ditingkatkan lagi bukan semata-mata karena adanya keloyalitasan dari pelanggan/nasabahnya.
  5. Rebranding via mengubah brand image, perkuat brand image koperasi yang sudah ada, atau bisa juga dengan mengubah menjadi sesuatu yang baru.
  6. Rebranding via premium brand with competitive price, lakukan rebranding produk yang ada dan dikenal di masyarakat dengan harga yang bersaing.
  7. Rebranding via mengganti tagline, tagline atau slogan menjadi penting bagi suatu brand untuk menentukan persepsi orang.
  8. Rebranding via smart online campaign, digital media menjadi salah satu media yang ampuh untuk mengkampanyekan suatu produk, apalagi banyak anak muda yang dekat dengan digital media.
  9. Rebranding via produk yang kreatif, hadirkan produk yang kreatif dan experiental agar masyarakat tahu.
  10. Rebranding via slogan yang visioner, gunakan slogan yang tepat, personal, inovatif dan visioner.

20171027_1434502076748565.jpg
Pemuda erat sekali kaitannya dengan media digital. Sosial media seperti sudah menjadi konsumsi sehari-hari mereka. Disinilah peran pemuda dapat berguna untuk ikut serta mensosialisakan dan merebranding koperasi agar dapat dikenal dengan lebih luas dengan brand yang berbeda yang jauh lebih baik. Koperasipun dapat diuntungkan yaitu:

  • penyebarluasan praktek tata kelola koperasi yang baik melalui teknologi informatika
  • para pemuda dan mahasiswa menjadi creator dalam mencitakan karya kreatif mereka dan disebarluaskan melalui teknologiĀ  informatika
  • pemuda membuat konten animasi keberhasilan koperasi dan diviralkan melalui akun youtube mereka
  • menciptakan iklan yang menarik bagi koperasi yang perlu ditingkatkan brandnya
  • dengan kreatifitas pemuda dapat membuat tagline yang inovatif dan informatif tentang koperasi
  • menciptakan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat untuk kemajuan bisnis koperasi
  • menjadi motivator bagi pemuda lainnya.

Karena koperasi itu adalah usaha masa depan, maka sudah seharusnya pemuda sebagai generasi penerus bangsa menjadi koperasi sebagai masa depan mereka. Konsep koperasi yang post revolutionary yaitu meniadakan konsep buruh dan majikan melainkan menjadi konsep mitra cocok untuk pemuda generasi milenials yang cenderung ingin bebas berkreasi. Oleh sebab itu generasi milenials dapat menjadi penggerak bagi koperasi di masa depan.
img_20171108_1426072076748565.jpg
 
 
 
HQ’17
 

14 Replies to “Pemuda dan Koperasi di Era Milenials”

  1. Semenjak ga kerja kantoran udah lama ga dengar kata koperasi hehehe. Baru ini baca lagi.Bagus juga kalau generasi Milenial menggerakkan kembali koperasi.

    1. hai mbk Ria..Koperasi itu asli Indonesia lho..sudah seharusnya ya generasi muda sekarang ikut menggerakkan koperasi. Makasih sudah berkunjung ya.

  2. Di rumah mpo, gak Ada Koperasi. Kalau rumah tante Ada. Jarang Ada Koperasi di perumahan

    1. Hai mpo, koperasi sekarang memang harus mulai digerakkan ya mpo. Tapi biasanya koperasi ada di instansi2 atau perusahaan kok, disekolah2 juga ada kan?Makasih sudah berkunjung ya.

  3. Keren nih tips2nya, terutama buat rebranding. Semoga koperasi2 di Indonesia semakin maju ya.

    1. hai mbak Leyla..iya semoga koperasi kita bisa semaju perusahaan besar lainnya. Makasih sudah berkunjung mbak.

  4. Aku tahunya koperasi simpan pinjam aja, hehe.. Sekarang koperasi lagi nge-trend, kemarin juga ditawarin gabung koperasi, buat bikin minimarket.
    Semoga koperasi beneran menjadi post revolutionary ke depannya, sehingga perekenomian Indonesia membaik.

    1. Hai vy…bener ya semoga koperasi bisa membawqa perubahan ekonomi juga tuk masyarakat di sekitarnya. Makasih sudah berkunjung ya.

  5. Senangnya sekarang semua stake holder berlomba lomba untuk mengupgrade sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman. Memang tidak bisa dipungkiri di zaman digital ini, perbaruan harus diupayakan, semoga rebranding dr koperasi ini berjalan dgn lancar ya mb hida

    1. Hai fika..memang sudah semestinya ya koperasi kita bisa menjadi lebih baik agar bisa juga bersaing di era milenials sekarang ini. Makasih sudah berkunjung ya.

  6. Memang skearang sudah sangat jarang kedengarannya koperasi ya. Apalagi digunakan dalam simpan pinjam.

    1. Hai Tika..iya,makanya koperasi sekarang merebranding supaya masyarakat lebih mengenal lagi.Dan tugas pemuda jg sebagai generasi penerus bangsa untuk berperan aktif di koperasi.Makasih sudah berkunjung ya.

  7. […] Baca juga : Pemuda dan Koperasi di Era Milenial […]

  8. […] Baca juga : Pemuda dan Koperasi di Era Milenial […]

Leave a Reply