5 Kuliner yang Ada di Drama Korea yang Patut Dicoba

5 jenis kuliner yang ada di drama Korea yang patut dicoba

Annyeonghaseyo (안녕하세요) … Pernah denger kata itu? Buat pecinta KPop atau yang suka nonton drama Korea (drakor) pasti udah sering ya denger kata tersebut. Secara bahasa arti Annyeonghaseyo adalah Apa kabar, Selamat pagi, Selamat siang, Selamat sore, Selamat malam. Tapi kali ini saya gak akan ngomongin soal bahasa sehari-hari yang sering diucapkan dalam drakor. Saya mau ngebahas kuliner atau makanan Korea yang ada di drama-drama Korea yang sekiranya bisa kita cicipi juga di Indonesia.

5 jenis kuliner yang ada di drama Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Kalo lagi nonton drakor, sering banget deh mereka menampilkan kuliner khas mereka. Scene atau adegan makan di drakor tuh udah kayak wajib ada lho. Coba deh kalian perhatikan, ada gak drakor yang gak menampilkan adegan makan atau masakan khas mereka. Gak ada, kan?

5 jenis kuliner yang ada di drama Korea yang patut dicoba
(pic by: Let’s Eat-Koreandrama.org)

Selain mengetahui mengenai kuliner khas Korea dari drakor, saya juga mengenalnya dari video mukbang atau AMSR para youtuber di sosial media baik itu di facebook, instagram, twitter dan pastinya di youtube. Sebut saja nama @eatwithboki, Hamzy ASMR, Jane ASMR, dan masih banyak yg lainnya.

Kalo udah nonton adegan makan kuliner khas Korea tuh saya suka ikut kepengen deh, apalagi didukung dengan sound yang membuat lidah ikut bergoyang dan meneteskan air liur pengen ikut makan juga atau yang disebut dengan metode ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response). Metode ini menonjolkan suara mereka saat menikmati makanan atau proses memasak, tanpa berbicara sedikit pun. Saking penasarannya pengen nyoba makanan mereka, saya sempat nih mencoba beberapa kuliner Korea seperti yang saya tonton di drakor.

5 jenis kuliner yang ada di drama Korea yang patut dicoba
(pic by: Boki’s facebook)

Ini dia 5 jenis kuliner yang ada di drama Korea yang saya coba

Waktu pengen coba kuliner Korea seperti yang saya tonton baik di video mukbang ataupun di drama Korea, saya memperhatikan jenis makanannya yang sekiranya cocok di lidah saya dan tentu saja kehalalannya. Kadang saya membandingkan dengan makanan di Indonesia yang mempunyai kemiripan dari bahan-bahannya, seperti nasi goreng. Bedanya kalo di Korea mereka suka menambahkan kimchi pada nasi goreng mereka.

Ke5 jenis kuliner Korea yang sempat saya coba yaitu tteobboki, kimchi, gimbab (kimbap), korean fried chicken, dan ramyeon. Ke 5 jenis kuliner ini ada yang saya beli di restoran Korea, ada juga yang saya beli bahan instannya dan saya masak sendiri.

1.Tteobboki

Salah satu kuliner Korea yang sering banget nongol di drama Korea ya tteokbboki ini. Tiap kali nonton drakor, pasti deh si tteobboki ini nongol hehe. Tteokbokki adalah makanan Korea yang berupa tteok dari tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis. Tteok (tepung beras) yang dipakai biasanya berbentuk batang yang memanjang. Makanan ini juga termasuk dalam makanan internasional, karena rempah-rempah yang digunakan dari masakan ini bisa dibilang lebih familiar di lidah orang-orang yang bukan dari Korea.

5 jenis kuliner Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Pertama kali saya mencoba tteobboki ini atas ajakan anak sulung saya yang kebetulan pecinta KPop. Ketika libur lebaran beberapa waktu lalu, kami mencoba makanan Korea di salah satu restoran Korea di salah satu mal. Pilihan jatuh pada tteobboki ini yang menurut saya dari bahan dan rasa lebih cocok di lidah kami. Dari tekstur yang lembut dan kenyal dicampur bumbu gochujang, saya cukup menyukai tteobboki ini. Apalagi ada campuran potongan fish cake dan juga sosis.

Selain saya, anak-anak sayapun juga menyukai tteobboki ini. Tapi kalo beli jadi terus ya lama-lama boros juga kecuali kalo lagi ada promo di aplikasi order makanan hehehe. Kali berikutnya saya mencoba untuk memasak sendiri tapi bahan mentahnya saya beli dalam kemasan siap masak. Demi menyesuaikan dengan selera anak-anak, seringkali saya tambahkan bahan-bahan lain seperti sosis, bakso atau telor rebus.

2.Kimchi

Kalo liat tekstur si kimchi ini kok kayak asinan sawi ya? Itu yang terlintas di benak saya saat nonton video makan yang menampilkan si kimchi ini, jadi inget asinan sayur Betawi dari tampilan warnanya yang agak merah ke kuningan.

Kimchi ini merupakan asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi ini adalah sawi putih dan lobak. Dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul: 침채; Hanja: 沈菜) yang berarti “sayuran yang direndam.”

5 jenis kuliner Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis bahan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimci (kimchi jjigae), nasi goreng kimci (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

Terus terang aja saya kurang cocok dengan kimchi ini karena aroma dari bumbu yang ditambahkan dalam membuat kimchi. Lidah Indonesia saya lebih cocok dengan asinan sayur Betawi hehe.

3.Gimbab,Kimbap

Gimbab atau Kimbap ini juga lumayan sering tampil di drakor yang saya tonton. Kalo Jepang punya sushi, maka Korea punya gimbap. Sekilas penampakan mereka sama, tapi ternyata berbeda.

Gimbap adalah jenis makanan yang terbuat dari nasi yang dibungkus dengan rumput laut. Biasanya berisi fish cake, daging kepiting buatan, telur, atau daging sapi dan sayuran seperti mentimun dan bayam.

5 jenis kuliner Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Sama dengan sushi, yang jadi perbedaannya yaitu di adonan nasi di mana kalau sushi di campur cuka beras sedang gimbab dicampur minyak wijen. Selain itu sushi lebih amis karena isiannya terdapat daging ikan mentah, tapi kalo gimbap lebih ke asam karena adanya acar. Gimbap populer sebagai makanan yang dibawa piknik, hiking atau aktivitas lain di luar ruangan karena praktis.

Namun begitu, baik sushi atau gimbap saya suka keduanya. Selain praktis juga cukup mengenyangkan karena adanya karbohidrat dari nasi, protein, juga serat dari sayuran.

4.Korean Fried Chicken

Satu lagi nih jenis kuliner Korea yang berhasil membuat saya pengen mencobanya yaitu Korean Fried Chicken alias ayam goreng ala Korea. Kalo dari tampilannya sih ayam goreng ini berbeda dengan ayam goreng ala fast food Amerika. Warnanya lebih merah dan berminyak serta ada taburan wijennya.

Yangnyeom chicken (ayam goreng bumbu) adalah jenis ayam goreng Korea yang dibumbui saus pedas manis gochujang, bawang putih, gula, dan bumbu-bumbu lainnya. Sajian ini sering dihidangkan sebagai anju, yaitu makanan pendamping minuman keras, di Korea Selatan.

5 jenis kuliner Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Ternyata warna merahnya itu dari saus pedas manis gochujang, makanya tampilannya basah, berminyak dan pedas. Saya mencoba yangnyeom chicken ini di salah satu restoran fast food Korea di salah satu mal di Jakarta. Dari tekstur yang lembut dan bumbunya yang manis pedas ini terasa lebih enak dengan dicocol saus keju yang gurih.

5.Ramyeon

Ramyeon,ramyun atau mie instan Korea ini juga sering muncul di tiap drakor. Ramyeon merupakan jenis hidangan mie kuah Korea yang kini banyak diproduksi sebagai mie instan.

Kalo liat dari video mukbang, ramyeon ini dimasak dengan menggunakan panci dan ketika dihidangkan pun tidak menggunakan piring atau mangkok tapi dari panci itu langsung.

5 jenis kuliner Korea yang patut dicoba
(pic by: pixabay)

Video mukbang ini sukses lho membuat saya juga ikut mencicipi ramyeon ini. Di Indonesia sendiri banyak yang menjual ramyeon kemasan siap masak seperti mie instan lokal. Cuma kalo ramyeon ini warnanya jadi lebih merah karena bumbu cabai bubuknya.

Sejauh ini sih saya lebih suka mie instan lokal karena bumbunya lebih kaya, apalagi mie instan lokal banyak varian rasa disesuaikan dengan makanan khas daerah yang ada di Indonesia seperti rasa soto Banjar, mie Aceh, rendang, ayam geprek dan masih banyak lagi.

Nah dari ke 5 kuliner yang ada di drakor ini, mana sih yang udah pernah kalian coba? Share yuk di kolom komen atau mungkin ada lagi selain 5 jenis ini?

 

 

 

 

 

11 Replies to “5 Kuliner yang Ada di Drama Korea yang Patut Dicoba”

  1. Ada satu camilan yang kalo gak salah terbuat dari cumi kering gitu. Kalo liat di drakor kayak alot banget hahaa tapi penasaran pingin coba. Trus, makanan² yang dimakan oleh geng Yulje tuh kayak uenak² banget. Jadi pengen coba langsung di Korea 🙂

    1. Nah iya ka…pernah liat juga tuh. Kayaknya enak apalagi dicocol saos ya. Saya juga pengennya nyicip langsung di negara asalnya😁

  2. Dari sekian banyak hidangan makanan diatas, saya cuma belum pernah makan ramyeon.. Gak kebayang gimana rasanya sih, tapi pengen coba suatu saat nanti

  3. Astaga. Jam segini baca contekan kuliner Korea, auto jadi laper dan naga di perut jd berdehem. :))
    Anyhow, gara-gara diajak anak-anak, Alhamdulillah sudah coba semuanya. Tapi, di Lombok, hrs ke kota Mataram buat pergi makan dan pilihan spotnya lebih banyak.

  4. wahh iya, sebagai pecinta drakor aku sudah pasti akrab dengan beragam hidangan korea
    dari semua yang mbak tulis disini, alhamdulillah sudah coba semua
    favoritku sih Kimchi

    1. Wah…suka kimchi ya? Kalo saya malah agak aneh di lidah..hehe

  5. Mungkin dari 5 kuliner itu, yang pas di lidah saya yaitu Gimbab, Ramyeon, sama pastinya Korean Fried Chicken.

  6. Aku pernah nyobain pesan ramyeon pas diajakin teman makan di restoran yang menyediakan masakan Korea. Enak sih. Dengan telor setengah matang yang emang jadi khas mereka banget kayaknya.

    Tapi, aku kok nggak doyan telor yang kuningnya belum mateng gitu ya. Agak enek di aku sih. Hehehehe

  7. Kalau saya mesti milih dari ke 5 nya, saya pilih ramyeon saja. Soalnya kayaknya cuma itu yang bisa masuk di lidah. Gimbap lebih ke asam, saya lebih suka sushi karena saya ga masalah amis ikan. Itulah kenapa saya mengurungkan kuliah di luar negeri, takut nggak selera makannya hahaha. Cinta Indonesia.

  8. Wkwkwk.. Saya belum pernah coba semua nih mbak. Tapi jadi ngiler setelah baca ulasannya. Entah kenapa lidah saya lebih cocok makanan tradisional ya. Hihi

  9. Saya belum pernah coba hidangan-hidangan itu mbak. Tapi jadi ngiler setelah baca ulasannya. Entah kenapa lidah saya lebih cocok makanan tradisional ya. Hihi

Leave a Reply