Bismillah Qurban di Rumah Zakat Bantu Ketahanan Pangan Masyarakat

Bismillah Qurban di Rumah Zakat

Alhamdulillah tahun ini menginjak tahun 1443H dalam kalender umat muslim dan gak terasa juga kita insyaaAllah akan berjumpa dengan hari raya Idul Adha. Idul Adha menjadi momen yang istimewa dan sangat dinanti-nanti terutama oleh kaum miskin dan dhuafa yang bisa dibilang sangat atau bahkan belum pernah merasakan nikmatnya daging hewan kurban.

Idul Adha memang identik dengan Hari Raya Kurban, di mana umat muslim yang mampu dianjurkan menyisihkan sebagian hartanya untuk berkurban. Sebagaimana yang terdapat pada Al Qur’an Surat Al Hajj ayat 28:

لِّيَشْهَدُوْا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْلُوْمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۚ فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْبَاۤىِٕسَ الْفَقِيْرَ ۖ – ٢٨

Artinya: “Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

Bismillah Qurban di Rumah Zakat
CEO Rumah Zakat, Nur Effendi dan Duta Qurban, Citra Kirana

Dengan berkurban selain menjadi salah satu cara kita membersihkan harta yang kita punya, juga karena Allah sangat menyukai hambaNya yang melakukan amalan tersebut seperti yang diteladankan nabi Ibrahim AS dan nabi Ismail AS. Walau bukan ibadah wajib, di mana termasuk sunnah muakkad tapi manfaatnya sangat terasa sekali terutama bagi kaum miskin dan dhuafa.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat untuk ketahanan pangan masyarakat

Tidak berlebihan bila untuk ikut serta memberikan manfaat pada orang banyak di Idul Adha ini, Rumah Zakat sebagai salah satu lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya berinisiatif membuat program Bismillah Qurban.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat
Press Conference Bismillah Qurban di Rumah Zakat

Pada acara pers conference yang digelar pagi ini, Rabu (15/06) bertempat di Al Jazeerah Lounge, Jakarta, hadir CEO Rumah Zakat Bapak Nur Effendi yang ditemani artis sekaligus Duta Qurban Rumah Zakat Citra Kirana yang akrab disapa Ciki. Beliau mengatakan dalam Bismillah Qurban ini Rumah Zakat mencoba memberikan solusi agar penyebaran daging hewan kurban dapat tersebar merata ke desa-desa yang minim pekurban dan manfaat daging hewan kurban bertahan lama.

Tidak dipungkiri persebaran daging hewan kurban di negara kita banyak terpusat di area perkotaan. Sementara banyak daerah pedesaan dan pelosok yang masyarakatnya jarang atau bahkan tidak pernah menikmati hasil daging hewan kurban.

Data yang dihimpun katadata.go.id menunjukkan bahwa negara kita mengalami penurunan dalam indeks ketahanan pangan. Hal ini merupakan tantangan dari wabah pandemi yang belum usai. Namun begitu Rumah Zakat berusaha agar dengan Bismillah Qurban ini menjadi salah satu upaya agar daging hewan kurban menjadi stok pangan yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat

Dalam kampanye Bismillah Qurban ini Rumah Zakat menjalankan 2 program yaitu SuperQurban dan Desaku Berqurban.

Desaku Berqurban

Dalam berkurban pekurban berhak untuk melakukannya di mana saja. Namun seringkali pendistribusian daging kurban yang tidak merata yang membuat banyak saudara kita tidak bisa ikut menikmatinya.

Desaku Berqurban yang menjadi program Rumah Zakat ini pekurban melakukan kurbannya di desa yang minim pekurban yang telah ditentukan oleh Rumah Zakat. Walau pekurban tidak dapat hadir di lokasi di mana hewan kurbannya disembelih pada hari Tasrik, namun seluruh kegiatan kurban dilakukan sesuai prosedur syariah dan protokol kesehatan, bahkan merujuk juga pada fatwa MUI terkait kurban di tengah pandemi dan wabah PMK (Penyakit Kuku dan Mulut) yang menimpa hewan kurban.

Berbagai tindakan dilakukan di peternakan hewan kurban untuk mencegah wabah PMK yaitu:

  • petugas yang masuk kandang wajib melakukan disinfektan, memakai masker dan mengenakan sepatu boot
  • semua barang yang masuk kandang harus disanitasi
  • melakukan disinfektan kandang, peralatan dan lingkungan secara berkala sesuai kebutuhan
  • setiap hewan kurban yang baru datang wajib dilakukan karantina kandang selama 14 hari dan diamati secara intensif untuk memastikan hewan bebas PMK
  • jika terdapat gejala klinis terhadap hewan, maka dipisahkan dan ditangani oleh dokter hewan dan dilaporkan ke dinas peternakan setempat.

Desaku Berqurban ini selain dilakukan sesuai syariah dan protokol kesehatan, juga agar pendistribusiannya merata sekaligus memberdayakan peternak lokal.

SuperQurban

Bila Desaku Berqurban fokus pada hewan kurban, daging mentahnya, maka pada SuperQurban Rumah Zakat berfokus pada pemanfaatan daging hewan kurban yang dikemas hingga dapat bertahan lama dan tersebar ke pelosok negeri.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat
Bismillah Qurban di Rumah Zakat dengan SuperQurban

Pemanfaatan daging hewan kurban ini diolah menjadi daging rendang dan kornet serta dikemas dalam kaleng yang aman dan higinis, serta sesuai protokol kesehatan. Untuk pengemasan daging SuperQurban ini Rumah Zakat bahkan mengantongi Rekor MURI sebagai Pengemas Daging Kurban pertama di Indonesia.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat

Untuk alokasi pembagian daging kurban di SuperQurban ini memberikan kepada hak pekurban, masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), Desa Berdaya, daerah rawan pangan, dan daerah bencana. Untuk pekurban yang mendapat hak 1/3 bagian daging hewan kurban dapat diolah dan dikemas serta dikirim ke rumah. Apabila hendak dibagikan ke tempat lain seperti desa atau panti asuhan juga dapat dilakukan dengan berkoordinasi dengan Rumah Zakat.

Duta Qurban Rumah Zakat

Sependapat dengan apa yang dipaparkan Bapak Nur Effendi bahwa persebaran daging kurban diharapkan dapat merata ke desa-desa sekaligus sebagai upaya ketahanan pangan masyarakat, Citra Kirana yang didaulat sebagai Duta Qurban Rumah Zakat merasakan sekali manfaat dari program SuperQurban Rumah Zakat ini.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat

Sejak kecil Ciki telah diajarkan kedua orangtuanya untuk dapat menyisihkan penghasilannya untuk berkurban. Alhamdulillah hal tersebut Ciki lakukan sejak dia mulai punya penghasilan sendiri.

Terkait daging kurban yang dikemas dan dapat dimanfaatkan kapanpun, Ciki juga sudah merasakannya. Daging kurban Idul Adha tahun lalu yang diolah berupa daging rendang dan dikemas dalam kaleng itu sampai sekarang masih bisa dimanfaatkan dan juga praktis penyajiannya berkat program SuperQurban Rumah Zakat. Hal ini tentu saja akan bermanfaat juga bagi saudara-saudara kita yang ada di desa yang minim pekurban tapi masih bisa merasakan nikmatnya daging kurban sekaligus membantu ketahanan pangan Indonesia.

Jadi berkurban itu bisa dilakukan di mana saja dan daging kurbannya pun masih bisa bermanfaat sebagai stok pangan sepanjang tahun. Semoga dengan adanya kampanye Bismillah Qurban ini, target pekurban dan penerima manfaatnya dapat tercapai. Aammin. Tertarik juga untuk berkurban di Rumah Zakat? Sila lakukan pendaftaran di sini.

Bismillah Qurban di Rumah Zakat
Bismillah Qurban di Rumah Zakat, insyaaAllah

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply