D Genius Learning Center, Pusat Penanganan Dyslexia di Indonesia

dyslexia learning center indonesia

“Eh kamu tuh ya, masa baca gitu aja nggak bisa sih”

“Ya ampuun, jalan tuh yang bener deh. Ini ada jalan yang lebih lowong lho kok malah nabrak-nabrak?”

“Duh maaa, aku ngga bisa bacanya, hurufnya kok muter-muter, loncat-loncat sih?”

Pernah dengar ucapan seperti itu? Atau mungkin pernah secara nggak sadar mengatakan hal tersebut ke seseorang? Sayangnya saya pernah dan itu saya lakukan pada salah seorang ponakan saya ketika dia berusia balita, sekitar umur 5 tahun. Jujur saya sempat heran dan kesal kok dia kalau jalan tuh ada aja yang membuat dia terjatuh. Atau ketika mulai diajari membaca dia selalu ngomong kalau kepalanya pusing karena huruf-hurufnya berloncatan atau menari-nari yang membuat dia susah untuk mengenali huruf tersebut. Kesulitan dan permasalahan yang dihadapi ini ternyata menghambat proses belajar dan juga dalam bersosialisasi.

Ternyata gejala-gejala tersebut merupakan salah satu gejala dari Dyslexia. Apa sih Dyslexia itu? Kesempatan untuk mengetahui lebih jauh tentang apa Dyslexia dan bagaimana cara penanganannya ini, saya dapatkan ketika saya menghadiri peresmian pusat penanganan Dyslexia yaitu D Genius Learning Center Indonesia pada Sabtu (27/05) lalu. Pusat penanganan Dyslexia Indonesia yang berada di bawah Dyslexia Genius Malaysia ini berlokasi di Perumahan Banjar Wijaya, Tangerang, Banten yang diketuai oleh ibu Bulan Poerbo Ayu, SE,SH,MH sebagai Owner sekaligus Direktur D Genius Learning Center Indonesia atau akrab dikenal dengan ibu Bulan Ayu Dyslexia.

dyslexia learning center indonesia
Ibu Mega, Dr.Fransisca, Dr.Dante, Ibu Puan Bulan Ayu Dyslexia dan Tuan Jaldeen.

Apakah Dyslexia?

Dyslexia diambil dari bahasa Yunani “Dys” yang berarti kesulitan dan “Lexia” yang berarti kata-kata tertulis. Jadi Dyslexia itu suatu gambaran pada seseorang yang mengalami kesulitan dalam belajar membaca dan menulis. Dilansir dari laman www.kemenkes.go.id Dyslexia atau Disleksia adalah gangguan dalam proses belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis dan mengeja. Penderita disleksia akan kesulitan dalam mengidentifikasi kata-kata yang diucapkan dan mengubahnya menjadi huruf atau kalimat.

Walau tergolong dalam gangguan saraf pada otak yang memproses bahasa dan dapat dialami oleh baik itu anak-anak maupun dewasa, namun disleksia ini  tidak mempengaruhi pada tingkat kecerdasan penderitanya. Malahan sebagian besar penderita disleksia ini memiliki kecerdasan rata-rata di atas orang normal. Ada banyak orang-orang terkenal yang merupakan penderita Dyslexia Genius seperti Albert Einstein, Walt Disney, Tom Cruise, Leonardo da Vinci, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Penyakit Kusta dalam Perspektif Agama

D Genius Learning center Indonesia
Ibu Mega Poerbo Paningkas, Owner D Genius Learning Center Indonesia

Para penderita dyslexia ini secara umum memiliki gejala sebagai berikut:

  • Perkembangan bicara yang lamban dibanding anak seusianya
  • Kecepatan dalam memproses bahasa lisan dan atau tulisan itu lambat, sering lupa kata-kata
  • Memiliki konsentrasi yang buruk atau kesulitan dalam mengikuti petunjuk atau menjawab pertanyaan
  • Kesulitan dalam mengeja, membaca, menulis dan berhitung
  • Kesulitan mempelajari bahasa asing atau kata-kata yang tidak umum
  • Sering menulis terbalik atau sulit membedakan huruf tertentu dalam menulis seperti antara huruf “d” dan “b”, huruf “w” dan “m”
  • Ketika memasuki usia sekolah, sering menghindari aktifitas membaca dan menulis
  • Dalam hal ketrampilan motorik juga memiliki kelemahan dan daya kontrol, seperti perbedaan kanan kiri, atas bawah

Dengan adanya keterbatasan dan permasalahan pembelajaran ini para penderita dyslexia ini membutuhkan dukungan positif terutama dari orang terdekat seperti orang tua, keluarga dan juga lingkungannya. Karena sering kali banyak orang yang tidak mengetahui bahwa penderita dyslexia ini merupakan salah satu disabilitas yang tidak terlihat yang juga berhak mendapatkan dukungan.

Dukung penderita Dyslexia melalui terapi di D Genius Learning Center Indonesia

Banyak penderita dyslexia yang mengalami putus asa dan frustasi karena menghadapi permasalahan pembelajaran. Pada dasarnya mereka bukan bodoh, mereka hanya mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran atau apapun yang mereka dapatkan. Padahal apabila mereka mendapatkan penanganan yang tepat, mereka juga bisa menjadi Dislexia Genius.

Dibutuhkan tempat dan orang-orang yang tepat agar para penderita dyslexia ini dapat belajar dan memahami pelajaran. Di Indonesia sendiri ada suatu wadah yang mengakomodir permasahan pembelajaran bagi para penderita dyslexia seperti yang dialami oleh ibu Bulan Ayu Dyslexia yang selain sebagai penderita dyslexia tapi beliau dapat menempuh dan menyelesaikan pendidikan tingginya.

D Genius Learning Center indonesia
pengguntingan pita peresmian D Genius Learning Center Indonesia oleh Dr.Dante dan Ibu Mega

Penanganan dyslexia memang harus dilakukan oleh orang dan lembaga yang tepat. Di Indonesia sendiri sayangnya belum banyak lembaga atau individu yang concern dengan permasalahan pembelajaran pada penderita dyslexia. Oleh sebab itu berdasarkan pengalaman pribadi ibu Bulan Ayu Dyslexia inilah beliau mendirikan pusat penanganan Dyslexia di Indonesia bekerja sama dengan Dylexia Genius Malaysia. D Genius Learning Center yang mengadaptasi SPTBiD program yaitu Sariah Program & Teknik Bimbingan Intensif Disleksia yang diciptakan, dikembangkan dan resmi oleh ibu Puan Sariah Binti Amirin AMW PPN, yang dikenal sebagai “Ibu Dyslexia Malaysia” dan Jaldeen Bin Mohd Ali, pakar Dyslexia sekaligus pendiri dari Dyslexia Genius Malaysia sejak tahun 1998.

Pada Sabtu (27/05) lalu, resmi dibuka Pusat Penanganan Dyslexia di Indonesia, D Genius Learning Center Indonesia yang berlokasi di Perumahan Banjar Wijaya, Tangerang, Banten. Dalam pembukaan Dyslexia Genius ini hadir Dr. Dante Rigmalia, M.Pd yang merupakan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (2022-2026), Dr. Fransisca Febriana Sidjaja, M.Psi.,Ph.D selaku Psikolog dan Dosen di Universitas Pelita Harapan, Tuan Jaldeen Bin Mohd Ali seorang Psikolog Pendidikan & Pakar Praktisi Dyslexia dari Malaysia, serta ibu Mega Poerbo Paningkas, SH yang juga Owner dari D Genius Learning Center Indonesia.

D Genius Learning Center Indonesia
Dr. Dante Rigmalia, M.Pd

Dalam acara peresmian pembukaan D Genius Learning Center Indonesia ini juga diramaikan dengan acara mewarnai dan menggambar yang diikuti oleh anak-anak yang tidak kalah antusiasnya dengan para tamu lain yang tertarik dengan paparan para narasumber dalam sesi Coffee Talk. Ibu Dante yang secara kasat mata terlihat normal merupakan disabilitas tuli dengan alat bantu dengar dan juga penderita dyslexia. Beliau menuturkan pengalaman permasalahan pembelajaran dan perjuangannya dalam menempuh pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Beliau sangat concern sekali dengan para penderita dyslexia yang harapannya pemerintah lebih memperhatikan dan mendukung para penderita dyslexia ini dengan mengeluarkan keputusan yang mendukung layanan untuk para dyslexia.

Seperti halnya kita yang normal, para penderita dyslexia juga berhak akan pendidikan tinggi dan dukungan keluarga terdekat dalam hal ini orang tua sangat diperlukan bagi mereka. Deteksi dini serta peka akan keadaan anak sangat dibutuhkan sebagai dukungan orang tua akan penderita dyslexia agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat, imbuh Dr. Fransisca.

Sebagai pakar dyslexia dan juga psikolog pendidikan, Tuan Jaldeen sangat mendukung sekali dengan keberadaan D Genius Learning Center Indonesia ini karena harapannya akan dapat menolong lebih banyak lagi orang tua dan juga para penderita dyslexia agar mendapatkan solusi dalam permasalahan pembelajaran putra putrinya.

D Genius Learning center Indonesia
Blogger bersama Ibu Bulan Ayu Dyslexia, Owner dan Direktur D Genius Learning Center Indonesia

D Genius Learning Center Indonesia membuka program permasalahan pembelajaran pada para penderita dyslexia yang didukung oleh tenaga ahli dan terampil dibidangnya. Setiap kelas dalam program di Dyslexia Genius ini dibatasi hanya 6 siswa per kelas yang ditangani oleh seorang guru. Untuk penempatan para siswa akan ditentukan berdasarkan level mereka, bukan dari tingkat usia. Level tersebut diperoleh ketika calon siswa mengikuti tes untuk mengetahui di level berapa siswa tersebut akan ditempatkan bersama siswa sekelasnya nanti.

Untuk info lebih detil tentang D Genius Learning Center Indonesia, dapat diperoleh melalui sosial media Instagram @dgenius.ind , Facebook D Genius Indonesia atau di nomer (62)877 4224 3331. Bisa juga dengan mengunjungi alamat lengkap D Genius Indonesia di Perumahan banjar Wijaya Cluster Viola, Blok B75 No.12, Kel. Cipete, Kec. Pinang, Tangerang Kota, Banten, Indonesia.

D Genius Learning Center Indonesia
Gedung D Genius Learning Center Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply