Pendayagunaan Zakat sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan

pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa

Bicara tentang pengentasan kemiskinan sebenarnya bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja tapi juga tugas kita bersama sebagai masyarakat dan warga negara Indonesia terlebih lagi juga sebagai umat Muslim. Seperti yang tertera dalam Qur’an surat Adz-Dzaariyat ayat 19 yang artinya: “Bahwa dalam setiap harta terdapat hak orang lain (orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta-minta). Maksudnya yaitu ada hak fakir, miskin, yatim piatu dan orang lain yang membutuhkan dalam harta yang kita miliki.

Hak yang seharusnya dimiliki oleh fakir miskin dan kaum dhuafa ini dapat kita kembalikan berupa zakat, infaq, sedekah, wakaf atau ZISWAF. Dalam hal pengelolaan zakat yang diberikan oleh pemberi manfaat kepada penerima manfaat dibutuhkan lembaga yang mampu menanganinya dan tentu saja bersifat amanah. Salah satu lembaga filantropi yang berkecimpung dalam pengelolaan zakat melalui program kemanusiaan yaitu Dompet Dhuafa. Ada banyak program kemanusiaan yang diusung oleh dompet Dhuafa, salah satunya menyambut bulan Ramadan 1441H yang meluncurkan program Ramadan dari Hati.

pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa

Pada acara Talk Show Ramadan dari Hati dengan tema “Peran Lembaga dan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengentasan Kemiskinan” yang berlangsung Rabu (22/02) di Tigalima Coffee-Kitchen, Jakarta Pusat menghadirkan narasumber dari mitra Dompet Dhuafa. Para narasumber tersebut antara lain Tira Mutiara selaku peneliti IDEAS, Gaib Maruto Sigit selaku Pemimpin Redaksi MNC, Ade Rukmana selaku penerima manfaat Program Desa Tani, Pradwita Ghazali selaku General Manager FreakOut Indonesia, dan  Agung Lesmana selaku Head of Sharia Business Development and Product Solution Bank Jago yang didampingi oleh Prima Hadi Putra selaku Direktur Komunikasi & Teknologi Dompet Dhuafa dan Haryo MojoPahit selaku General Manager Komunikasi Dompet Dhuafa.

pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa
Narasumber Talkshow Ramadan dari Hati,ki-ka: Ade Rukmana (penerima manfaat Program Desa Tani), Tira Mutiara (IDEAS), Gaib Maruto Sigit (MNC), Haryo MojoPahit (DD).

Upaya Pengentasan Kemiskinan melalui Pendayagunaan dan Digitalisasi Zakat

Pengelolaan zakat yang baik dan benar serta amanah bukan hanya membantu para pemberi manfaat dalam menyalurkan hartanya tapi juga membantu para penerima manfaat (mustahik) keluar dari kemiskinan yang menjerat. Karena ada banyak faktor yang menyebabkan orang menjadi miskin, salah satunya karena kemiskinan yang menurun.

pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa
Narasumber sesi ke dua,ki-ka: Pradwita Ghazali (FreakOut Indonesia), Agung Lesmana (Bank Jago), Prima Hadi Putra (DD).

Mengapa dikatakan menurun yaitu ketika seseorang miskin, dia melahirkan anak yang miskin dan tidak mampu memberikan fasilitas yang layak maka akhirnya si anak akan mewarisi kemiskinannya. Disinilah peran lembaga amil zakat sekaligus filantropi seperti Dompet Dhuafa dibutuhkan agar pengelolaan zakat dapat tepat sasaran salah satunya menjadi kail bagi kaum miskin dan dhuafa yang membutuhkan modal untuk mendapatkan penghasilan.

Dalam prakteknya Dompet Dhuafa menerapkan strategi segitiga pemberdayaan yang saling berkaitan yaitu segitiga ekonomi, sosial dan advokasi. Dengan strategi segitiga ini Dompet Dhuafa membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan pokok, pemberian modal dan bantuan pendampingan dalam pengembangan usaha agar dapat mandiri dan lepas dari jeratan kemiskinan.

pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa
pendayagunaan zakat dapat membantu mengentaskan kemiskinan

Berkembangnya dana zakat yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa dikelola melalui sistem digitalisasi yang membantu memudahkan banyak pihak. Seperti yang kita ketahui teknologi digital kini berkembang makin pesat dan dapat dimanfaatkan dalam hal pengelolaan zakat para pemberi manfaat kepada penerima manfaat.

Kemudahan digitalisasi dan pemanfaatannya ini memberikan banyak waktu luang kepada para pemberi manfaat dalam melakukan aktivitasnya. Misalkan saja pembayaran zakat yang dapat dilakukan secara online melalui bank transfer tanpa harus mendatangi kantor bank yang bersangkutan. Kemudahan dalam berdonasi ini tentunya membuka peluang bagi pemberi manfaat lainnya untuk melakukan donasi dari hati yang insyaaAllah akan bermanfaat dunia akhirat dan berkah.

 

 

Leave a Reply