Film Ambu, Cinta Ibu yang Tak Pernah Pudar

“Kasih ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi

Tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia”

Siapa yang gak tahu dengan lagu Kasih Ibu. Bait lagu tersebut bercerita tentang dalam dan besarnya kasih dan sayang ibu kepada anaknya. Hal itu pula yang terjadi dan dirasakan Ambu (diperankan oleh Widyawati) di film terbarunya yang berjudul “Ambu, Semesta Pertama dan Terakhirku”.

Film yang berlatar lokasi dan budaya Baduy ini sangat menarik ditonton. Penonton dimanjakan dengan pemandangan alam dan budaya Baduy Luar yang masih terjaga keasliannya.

Ambu, Cinta Ibu yang tak pernah pudar

Tersebut kisah Fatma, seorang anak asli Baduy yang keluar dari tanah kelahirannya Baduy untuk menikah dengan laki-laki pujaannya, Nico (yang diperankan oleh Baim Wong). Fatma memiliki anak gadis bernama Nona (yang diperankan oleh Luthesia).

Film Ambu, cinta Ibu yang tak pernah pudar
Ki-ka : Andri Mashadi, Laudya Chintya Bella, Titien Wattimena.

Sayangnya kehidupan rumah tangga Fatma dan Nico tidak berjalan harmonis. Mereka pun bercerai, dan Fatma memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Baduy dengan membawa Nona anak semata wayangnya, setelah menjual usaha katering dan mobilnya.

Kisah di film Ambu ini semakin menarik, pertikaian batin dan kekecewaaan masa lalu kembali dirasakan oleh Ambu yang tiba-tiba saja melihat kedatangan Fatma dengan Nona.

Adat istiadat suku Baduy sangat dipegang teguh oleh Ambu dan juga masyarakat asli Baduy. Dan Nona pun harus mengikuti apa yang sudah menjadi tradisi mereka.

Film persembahan Skytree Pictures yang disutradarai oleh Farid Dermawan ini menjadi film yang berlatar budaya Baduy ini juga bertujuan untuk mempromosikan Baduy dengan keindahan alam dan adat istiadatnya.

Film Ambu, cinta Ibu yang tak pernah pudar
Ki-ka : Titien Wattimena, Farid Dermawan, Iti Octavia Jayabaya.

Tidak heran bila Bupati Lebak, Banten Hj. Iti Octavia Jaya juga mendukung film yang disutradarai oleh suaminya ini. Ditambah lagi dengan dukungan para pemainnya yang memang sangat mumpuni kemampuan akting dan penjiwaannya.

Film Ambu juga menghadirkan soundtrack lagu yang dibawakan oleh Widyawati dengan judul “Semesta Pertamaku” dan oleh Audy dengan judul “Ada Kau Ibu”.

Film yang menguras emosi dan air mata ini menurut Saya berjalan mengalir. Awalnya Saya mengira film Ambu ini akan seperti sinetron yang biasa tampil di layar televisi kita. Tapi film Ambu beda.

Apalagi dengan kehadiran Endhita yang memerankan sosok Hapsah, sahabat Fatma sejak kecil yang mampu membuat penonton tertawa dengan logat dan gayanya.

Film Ambu, cinta Ibu yang tak pernah pudar
Widyawati dan Endhita 

Pelajaran yang utama yang Saya ambil dari film ini adalah bagaimana kita bisa memaafkan dan melupakan masa lalu dari darah daging kita sendiri dan kembali memintal tali kasih, cinta dan sayang yang lama putus.

Terkadang apa yang tidak terlihat oleh mata dalam gelap sejatinya adalah hati kita yang melihat dan merasakan. Cinta seorang ibu pada anaknya sampai kapanpun akan abadi tak akan terganti. Karena ibu adalah Semesta Pertama dan Terakhirku.

Buat kalian pecinta film Indonesia, Film Ambu akan tayang pada tanggal 16 Mei 2019 di bioskop-bioskop kesayangan kalian. Yuk kita support film nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Film Ambu, cinta Ibu yang tak pernah pudar
Pemain dan kru Film Ambu

Film Ambu

Genre : Drama

Sutradara : Farid Dermawan

Produser : Titien Wattimena, Iti Octavia Jaya

Penulis skenario : Titien Wattimena

Penata Musik : Andi Riyanto

Penyanyi soundtrack : Widyawati dan Audy

Pemain :

Widyawati                     : sebagai Ambu

Laudya Chintya Bella  : sebagai Fatma (anak Ambu)

Lutesha                           : sebagai Nona (anak Fatma)

Endhita Wibisono        : sebagai Hapsah

Baim Wong                    : sebagai Nico (ayah Nona)

Andri Mashadi              : sebagai Jaya

One Reply to “Film Ambu, Cinta Ibu yang Tak Pernah Pudar”

Leave a Reply