Hospital Tour dan Health Talk tentang Scoliosis di RS Premier Bintaro

skoliosis RS Premier Bintaro

Ada yang pernah nonton film Huntchback of Notredam? Pemain utama di film tersebut yaitu Quasimodo yang mempunyai punuk di punggungnya. Ternyata punuk yang terdapat di punggung Quasimodo itu termasuk salah satu tanda mengidap penyakit Scoliosis/Skoliosis.

Di sekitar tempat tinggal saya juga ada orang yang memiliki punuk seperti Quasimodo tersebut. Mulanya saya tidak begitu tahu bahwa itu merupakan tanda pengidap skoliosis sampai saya mendapat informasi mengenai skoliosis ini di acara Blogger dan Vlogger Gathering yang diadakan oleh RS Premier Bintaro. Pas banget tema Health Talk yang dibawakan yaitu tentang skoliosis.

skoliosis RS Premier Bintaro
RS Premier Bintaro

Namun sebelum para peserta diberikan paparan tentang skoliosis, staf RS Premier Bintaro membawa kami menunjukkan fasilitas dan layanan yang ada di RS Premier Bintaro ini. Tepat pukul 9.00 WIB para peserta mulai melakukan registrasi dan dibawa keliling melakukan hospital tour.

Berhubung ada 50 peserta gathering, maka dipecah menjadi 5 kelompok agar tidak terlalu banyak orang dan meminimalisir keriuhan di dalam area rumah sakit.

Kelompok saya dipandu oleh kak Yusuf yang terdiri atas 10 peserta. Sambil berjalan kami dibawa menuju ruangan-ruangan tempat fasilitas dan layanan RS Premier Bintaro.

Mengenal lebih dekat fasilitas dan layanan RS Premier Bintaro

Rumah Sakit Premier Bintaro atau RS Premier Bintaro ini berdiri sejak tahun 1989, yang sebelumnya menggunakan nama RS Internasional Bintaro. Namun sejak 2010 resmi menggunakan nama RS Premier Bintaro.

RS Premier Bintaro merupakan grup Ramsay Sime Darby Health Care, salah satu grup rumah sakit swasta terbesar di dunia. Di Indonesia sendiri ada 3, yaitu RS Premier Bintaro, RS Premier Jatinegara dan RS Premier Surabaya.

Selain terkenal dengan berbagai fasilitas layanan unggulan, RS Premier Bintaro  juga terkenal dengan keahliannya di bidang layanan ortopedi. Perawatan ortopedi di rumah sakit ini ditangani secara menyeluruh dengan dukungan spesialis ortopedi dari berbagai subspesialisasi, yaitu mulai dari Bedah Tulang Belakang, Bedah Pinggul & Lutut, Bedah Tangan hingga Bedah Ortopedi terkait Olahraga.

Mengusung “People Caring for People”, RS Premier Bintaro mencerminkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas berkelanjutan berupa tanggung jawab untuk memberikan layanan berstandar internasional, serta untuk mengembangkan sumber daya manusia secara konsisten.

Ruang Flamingo

Fasilitas pertama yang saya kunjungi yaitu Ruang Flamingo. Di ruang ini terdapat layanan radiologi untuk para pasien baik pasien umum, asuransi maupun pasien BPJS.

Di Ruang Flamingo ini terdapat Ruang Cathlab yaitu ruang tempat treatmen radiasi untuk pemeriksaan kateter jantung, Ruang ESWL salah satunya untuk melakukan tes batu ginjal dan juga Ruang Endoskopi.

skoliosis RS Premier Bintaro
Ruang Flamingo RS Premier Bintaro

RS Premier Bintaro menerima pasien BPJS tentunya setelah melalui prosedur yang ditetapkan yaitu telah melalui fasilitas kesehatan 1, rujukan rumah sakit pemerintah baru rujukan di RS Premier Bintaro.

Ruang MRI

Ruang MRI adalah ruang radiologi untuk pemeriksaan organ tubuh bagian dalam kita. Berbeda dengan CT Scan yang memancarkan radiasi, MRI ini menggunakan radiologi yang aman untuk ibu hamil sekalipun bahkan anak-anak.

Apalagi MRI di RS Premier Bintaro ini menggunakan teknologi MRI 3 Tesla yang merupakan teknologi terbaru. Prosedur penggunaan MRI ini yaitu dengan teknologi magnet dan gelombang radio yang ketika treatmen berlangsung mengeluarkan suara yang mengganggu.

skoliosis RS Premier Bintaro
Ruang MRI RS Premier Bintaro

Tapi di RS Premier Bintaro ini mengedepankan kenyamanan dan keamanan pasien, oleh sebab itu pasien ditreat khusus agar tetap nyaman selama prosedur MRI berlangsung seperti diperdengarkan alunan musik sesuai permintaan pasien. Selain itu juga penerangan di dalam ruang MRI dapat diatur menyesuaikan kenyamanan pasien.

Teknologi MRI 3 Tesla ini menghasilkan detil anatomi tubuh pasien, sehingga dokter dapat dengan akurat melakukan diagnosa atas kemungkinan penyakit atau cidera pada pasien.

Ruang IGD

Berpindah dari Ruang MRI, kami menuju Ruang IGD RS Premier Bintaro yang memiliki 14 kamar dan 2 Ruang Isolasi. Operasional ruang IGD ini buka selama 24 jam untuk menangani kasus-kasus darurat yang perlu mendapatkan pertolongan segera.

skoliosis RS Premier Bintaro
Ruang IGD RS Premier Bintaro

Skin and Laser Clinic

Last but not least, berhubung waktu yang terbatas kami dibawa menuju fasilitas Skin and Laser Clinic. Berbagai fasilitas canggih terdapat di klinik ini salah satunya yaitu Fotona Laser untuk treatmen kecantikan dan juga perawatan kulit.

skoliosis RS Premier Bintaro
Skin & Laser Clinic RS Premier Bintaro

Health Talk tentang Skoliosis di RS Premier Bintaro

Setelah berolahraga pagi mengelilingi RS Premier Bintaro untuk mengikuti Hospital Tour selama kurang lebih 1 jam, kami pun bergerak menuju Ruang Krakatau untuk menyimak Health Talk. Health Talk bersama Dr. Asrafi Rizki Gatam, SpOT-Spine, Orthopaedic Spine Surgeon RS Premier Bintaro ini mengambil tema Mitos, Fakta dan Penanganan Idiopatik Skoliosis.

Wah..mendengar nama skoliosis ini terasa baru bagi pendengaran saya. Penasaran banget nih apa sih skoliosis itu?

skoliosis RS Premier Bintaro
Dr. Asrafi Rizki Gatam, SpOT-Spine, Orthopaedic Spine Surgeon RS Premier Bintaro

Apa Skoliosis dan penyebabnya?

Skoliosis adalah kondisi kelainan tulang belakang yang melengkung atau menyamping secara tidak normal membentuk huruf S atau C. Biasanya skoliosis ini terjadi pada anak sebelum menginjak masa pubertas. Pada kasus skoliosis ini umumnya tidak bergejala dan masih pada taraf ringan, namun begitu hal tersebut tidak dapat dibiarkan karena efeknya hingga dewasa dapat menjadi parah.

Pada pasien skoliosis dewasa, jika tulang belakang melengkungnya makin parah akan menghambat pernapasan, merasa nyeri dan apabila dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan kelumpuhan.

Walaupun termasuk Idiopatik atau yang tidak diketahui penyebabnya, tapi umumnya skoliosis ini menimpa anak-anak seperti yang saya sebutkan di atas. Bisa juga karena adanya Neuromuscular atau gangguan fungsi saraf dan kelainan otot. Ada juga yang karena kelainan bawaan (Congenital), di mana ada bagian tulang belakang yang tidak terbentuk sempurna.

skoliosis RS Premier Bintaro
(pic: halodoc)

Begitu juga dengan gejalanya yang umumnya tidak ada, bahkan seringkali ditemukan atau terlihat dengan tidak sengaja. Seperti yang diceritakan olah salah seorang keponakan dari teman saya yang menemukan adanya gejala skoliosis dari tukang jahit langganannya yang biasa mengukur badan untuk membuat baju. Dikatakan bahwa ada kelainan pada bahunya yang tidak sejajar, atas saran keluarga lalu diperiksakan ke dokter dan ternyata benar mengidap skoliosis.

Ada juga beberapa pengidap yang terdapat punuk di punggung, payudara yang terlihat besar sebelah atau sering mengeluh pegal pada punggung dan pinggang. Hal tersebut tentu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, oleh sebab itu diperlukan diagnosis dini sebagai upaya pencegahan dan juga pengobatan.

Mitos dan Fakta tentang Skoliosis

Seiring dengan tidak adanya gejala pada pengidap skoliosis, beredar pula mitos tentang skoliosis ini di masyarakat. Banyak yang percaya bahwa penyebab skoliosis itu karena seringnya mengangkat beban berat dan postur tubuh yang salah.

Upaya penanganan Skoliosis di RS Premier Bintaro

Dalam menghadapi dan menerapkan penanganan skoliosis perlu diupayakan beberapa hal sebagai berikut, yaitu menghentikan pertambahan kurva skoliosis, menjaga keseimbangan tulang belakang, mengurangi nyeri dan koreksi terhadap skoliosis dengan tindakan operasi.

skoliosis RS Premier Bintaro
(pic by:twitter)

Tindakan operasi di RS Premier Bintaro dilakukan oleh tenaga medis profesional berpengalaman dan didukung oleh teknologi canggih yang menjamin keamanan dan kenyamanan pasien. Namun lebih dari itu diagnosis dini lah yang harus dilakukan agar skoliosis dapat dicegah.

skoliosis RS Premier Bintaro
Blogger Vlogger Gathering RS Premier Bintaro

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply