Kenapa Punya Asuransi itu Jadi Sebuah Keharusan, ini dia Alasannya

Kenapa Punya Asuransi itu jadi Sebuah Keharusan, ini alasannya

Masyarakat Indonesia masih memandang asuransi dengan sudut pandang yang salah. Hal ini membuat pemahaman tentang asuransi hanya sebatas hal-hal negatif dan salah kaprah saja, sehingga kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi masih rendah.

Alasan yang membuat asuransi masih sedikit diminati karena sebagian besar dari masyarakat kita masih lemah dalam hal literasi keuangan. Padahal Keberadaan asuransi sangat penting dan strategis dalam manajemen risiko keuangan kita. Pengenalan dan pemaparan terhadap manfaat serta pentingnya asuransi saat ini juga belum terlihat dilakukan secara efektif.

Kenapa Punya Asuransi itu jadi Sebuah Keharusan, ini alasannya

Sebagai manusia yang penuh keterbatasan, tentu kita tidak bisa memprediksi risiko apa saja yang akan terjadi di masa depan. Kita juga tidak bisa menghindari musibah yang sudah terjadi beserta dengan biaya besar untuk menanganinya. Sudah pasti hal tersebut akan mengacaukan rencana keuangan yang sudah kita susun dengan baik.

Pencegahan risiko dengan asuransi

Indonesia sendiri belum dapat dikatakan sebagai negara yang aman, terlebih di beberapa kota besar. Masih banyak ancaman keamanan karena tingkat kriminalitas yang cukup tinggi.

Oleh karena itu peluang datangnya musibah menjadi semakin tinggi. Selain itu ada beberapa faktor risiko lain yang menjadi ancaman seperti kecelakaan, pemutusan hak kerja, cacat permanen, kehilangan harta benda, dan banyak lagi lainnya.

Risiko serta ancaman tersebut akan sangat berpengaruh pada perencanaan finansial kita. Apabila kita tidak melakukan persiapan yang matang dan tepat, suatu ketika musibah datang tidak dapat diselesaikan dengan baik. Apalagi jika kita tidak mempersiapkan dana darurat, tentu keuangan pribadi tidak akan cukup untuk menangani masalah tersebut.

Semakin besar risiko yang kita tanggung, maka semakin besar premi asuransi yang harus disetor. Oleh karena itu, kita tidak bisa asal memilih asuransi karena harga preminya yang murah. Terlebih jika memiliki posisi tulang punggung keluarga, risiko hidup akan semakin besar. Itulah sebabnya perencanaan keuangan yang dilakukan harus matang juga. Jadilah peserta asuransi yang tepat dengan kebutuhan kita.

Misalnya seorang yang berusia 35 tahun dan sudah berkeluarga, memiliki kewajiban untuk membayar premi sebesar Rp500.000 setiap bulannya. Lalu ketika ia mengalami suatu musibah yang mengakibatkan cacat permanen dan tidak bisa bekerja, akan mendapatkan nominal penggantian sebesar Rp200.000.000. Semakin besar premi yang dibayarkan, semakin besar pula nominal penggantian yang bisa kita ambil suatu saat nanti.

Kenapa Punya Asuransi itu jadi Sebuah Keharusan, ini alasannya

Nominal penggantian tersebut tentu sangat besar manfaatnya bagi kesehatan finansial kita secara pribadi. Investasi jangka panjang ini akan kita nikmati kapan saja dibutuhkan, tanpa perlu menggunakan dana pribadi.

Oleh karena itu kita bisa mengatur keuangan dengan baik dan fokus untuk kebutuhan lain. Tidak perlu lagi khawatir dengan dana darurat karena sudah terlindungi dengan baik ketika menggunakan asuransi yang tepat.

Namun jika kita terlalu irit membayar premi, maka manfaat-manfaat dari asuransi tidak bisa didapatkan. Terlebih ada banyak kasus seseorang yang terkena musibah, lalu untuk mengatasinya menggunakan dana darurat dalam jumlah besar. Akibatnya mereka tidak bisa membayar kebutuhan lain seperti pendidikan, properti, serta kebutuhan sehari-hari.

Secara umum program asuransi merupakan sebuah skema pengalihan risiko jiwa yang kita hadapi kepada pihak ketiga yakni perusahaan asuransi. Pengalihan berbagai faktor risiko ini tentu membuat keuangan menjadi lebih sehat, rencana masa depan tertata dengan baik, serta kebutuhan hidup bisa terpenuhi.

Manfaat asuransi bagi finansial kita

Memiliki asuransi salah satu pilihan yang menjamin perlindungan finansial kita. Kehilangan seseorang yang penting atau kehilangan sumber pendapatan tentu akan membuat pikiran kita terbebani.

Terkadang karena adanya sebuah masalah kita tidak bisa mengambil keputusan rasional karena takut dengan biaya besar yang akan kita tanggung sendiri. Dengan adanya asuransi jiwa, ketakutan tersebut bisa diminimalisir.

Kita hanya perlu fokus bagaimana menangani permasalahan yang terjadi akibat sebuah musibah, tanpa perlu melibatkan keuangan kita. Asuransi bisa melindungi pendidikan anak kita ketika suatu saat musibah datang.

Kenapa Punya Asuransi itu jadi Sebuah Keharusan, ini alasannya

Dana yang digunakan untuk menangani musibah sudah ditanggung oleh pihak asuransi, sehingga dana pendidikan tidak perlu digunakan. Dengan demikian manajemen risiko yang berpengaruh terhadap keuangan kita bisa diatur dengan baik karena adanya asuransi.

Buat kalian seberapa perlunya sih asuransi? Share di kolom komen ya.

10 Replies to “Kenapa Punya Asuransi itu Jadi Sebuah Keharusan, ini dia Alasannya”

  1. Menurut saya asuransi memang penting ya..namun saya blm jadi2 juga nihbuka asuransi jiwa! haha..payah dah saya.. Saat ini baru asuransi kesehatan yg wajib itu saja yg saya ikuti..

  2. Memang benar nggak banyak orang mengerti tentang manfaat asuransi. Kadang yang sudah memahaminya juga masih mikir berkali-kali untuk membayar premi asuransi.

    Salah satu penyebabnya adalah misal premi kesehatan nih ya. Kita belum tentu akan menggunakan fasilitasnya. Padahal, meski nggak digunakan sekali pun bukankah di akhir periode akan ada pengembalian dana gitu nggak sih?

    Tapi, iya kali asuransi kesehatan nggak kepake. Hehehe…

    Tentu saja penting sekali memiliki asuransi. Biar finansial kita semakin kuat sih.

  3. Asuransi ini memang jadi salah satu mitigasi risiko jika terjadi sesuatu di masa depan. Tapi memang cara pandang masyarakat terhadap asuransi ini masih berbeda. Sebagian orang enggan membuka asuransi karena berpikir rugi, toh uang asuransi akan terpakai jika terjadi sesuatu.

    jadi menurut saya sih yang lebih utama diedukasi adalah tentang prinsip manajemen risikonya itu sendiri.

  4. Sebenarnya asuransi ini penting ya, untuk kita. Tapi karena literasi keuangan yang kurang, serta pehamahan asuransi yang masih setengah-setengah, sehingga seringkali kalau kita ditawarkan produk asuransi sudah mikir-mikir dulu. Ditambah lagi, banyak kasus-kasus yang jadi sorotan yang terjadi di beberapa perusahaan asuransi.

    Padahal ya, kalau sudah ada asuransi, dana pendidikan bisa diatur, dana darurat juga bisa ada.

  5. Menurut saya asuransi itu wajib ada di dalam setiap perencanaan keuangan keluarga. Karena fungsi asuransi sebagai emergency fund yang bisa digunakan guna memastikan rencana dan mimpi di masa depan tetap tercapai walaupun risiko datang menghampiri.

    Sayangnya oknum tak bertanggung jawab dari para pelaku bisnis asuransi membuat persepsi masyarakat pada asuransi jadi salah kaprah. Alhasil, mereka pun ogah sama yang namanya asuransi sekali pun asuransi itu penting buat mereka.

  6. Shafira-ceritamamah.com says: Reply

    wah ternyata banyak sekali pertimbangan memiliki asuransi ya kak. saya masih belajar di lini, banyak sekali pertimbangan untuk mengambil asuransi. selain itu banyak juga sales-sales yang selalu menawarkan asuransi nih hihi.

  7. Kalau dalam ilmu finansial memang asuransi ini penting banget ya terutama asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Aku sendiri belum punya asuransi jiwa sih jadi nggak terlalu paham skemanya gimana.

  8. Wah asuransi yang kupunya cuma BPJS Kesehatan aja. Asuransi jiwa belum ada. Jadi bisa dibilang manfaat terpenting dari asuransi itu manajemen risiko gitu ya mba? Menurtu mba lebih bagus asuransi murni apa ada investasinya gitu?

  9. Dulu banget pas awal nikah sempet galau juga mau asuransi apa ga karena rata2 org yg saya kenal pake asuransi tapi akhirnya setelah diskusi sama suami kami memutuskan tidak pake asuransi mba hehhee

  10. Sekarang ini, asuransi sudah masuk dalam kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh setiap keluarga yaa

Leave a Reply