Mars Met Venus (Part Cowo)

Warna-warni hubungan laki-laki dan perempuan selalu ada, sudut pandang mereka yang selalu berbeda tidak akan ada habisnya. Perempuan itu makhluk yang sebagian orang bilang jenis yang susah ditebak apa maunya, sedang laki-laki termasuk yang tipe cuekan, ga ngerti perasaan perempuan. Ibarat air dan minyak, hubungan laki-laki dan perempuan itu susah untuk dicampurkan namun tetap memberikan arti tersendiri.
Nah.. film Indonesia besutan sutradara Hadrah Daeng Ratu yang naskahnya ditulis oleh Nataya Bagya ini banyak menampilkan keseruan hubungan antara laki-laki dan perempuan.
Film ini menjadi keunikan tersendiri untuk pecinta film Indonesia. Untuk pertama kalinya suatu film dibelah menjadi dua bagian, dari sudut pandang perempuan (Part Cewe), dan sudut pandang laki-laki (Part Cowo). Kedua bagian ini akan release secara berdekatan.
img_20170713_153603.jpg
Pada 13 Juli 2017 lalu, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri Press Screening film Mars Met Venus di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan bersama Blogger Crony. Press Screening Film Mars Met Venus produksi MNC Pictures ini juga dihadiri oleh seluruh pemeran inti, sutradara, produser juga kru film.
Pada kesempatan itu sekaligus diputar Part Cowo dan Part Cewe, kebetulan saya menonton yang Part Cowo. Release kedua bagian itu nantinya untuk Part Cewe tanggal 20 Juli 2017, sedang Part Cowo tanggal 3 Agustus 2017.
Sinopsis
“Mars Met Venus” menceritakan Kelvin (diperankan oleh Ge Pamungkas) adalah seorang calon arsitek yang berencana menikahi pacarnya Mila (diperankan oleh Pamela Bowie) teman satu sekolahnya sewaktu di SMA.
Hubungan mereka yang layaknya pasangan lain yang dimulai dari cinta monyet, pedekate, jadian hingga ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Dalam rangka melamar Mila, Kelvin punya ide cemerlang untuk merekam perjalanan cinta mereka dengan membuat vlog (video blog).
Ternyata pembuatan vlog membuka hal-hal yang selama ini tidak diperhatikan Kelvin dan Mila. Banyak kesalahpahaman dan sudut pandang yang bertentangan. Mulai dari telat vs on time saat janjian, memilih makanan, siapa yang jatuh cinta duluan, hingga prinsip hidup dan pentingnya keluarga menjadi ujian yang harus mereka hadapi.
Kelvin dan Mila terus diuji. Belum lagi peran sahabat-sahabat Kelvin (diperankan oleh Cameo Project) dan sahabat Mila (diperankan oleh Ria Richis dan Rani Ramadhany) yang menjadi tempat curhat dan memberikan nasehat.
Seperti apa sih keseruan perbedaan mereka, konflik-konflik yang mereka hadapi juga andilnya sahabat-sahabat mereka? Mau tau juga rahasia cewe? Atau rahasia cowo? Tonton aja yuk filmnya, gak nyesel deh..
My review
Menonton film Mars Met Venus buat saya seperti flash back ke masa saat saya seumuran mereka, masa-masa sekolah dan ketika pertama kali pedekate dan pacaran. Hahaha..senyum-senyum sendiri deh jadinya.
Saya sengaja memilih untuk menonton yang Part Cowo karena saya penasaran seperti apa sih makhluk cowo versi film ini dan rahasia-rahasia mereka.
Di film Part Cowo ditampilkan bagaimana versi cowo menghadapi perempuan (pacarnya). Kayaknya susah banget ya jadi cowo..hehehe. Selalu salah di mata perempuan. Sebenernya gak juga sih..cuma mungkin laki-laki itu lebih mengandalkan logika mereka dibandingkan perasaan, beda dengan perempuan.
Akting Ge Pamungkas dan Pamela Bowie terlihat natural, layaknya sepasang kekasih di dunia nyata. Lucunya ada satu scene dimana Ge berusaha mengungkapkan perasaannya yang dia sendiri gak bisa ungkapin ke pacar sebenernya.
Di film Mars Met Venus inilah kesempatan Ge mengeluarkan unek-uneknya tanpa menyakiti perasaaan kekasih sebenarnya. Jadi ceritanya Pamela Bowie jadi pelampiasannya hahahaha.
Didukung para youtuber seperti Ria Richis dan Cameo Project, film Mars Met Venus banyak sekali mengundang kelucuan. Sebagai sahabat di Part Cowo ini, kuartet Cameo Project memberikan peran yang mendukung untuk Ge dan Pamela. Menurut saya, cowo itu kalo sudah menemukan teman dekat dalam hal ini sahabat, mereka pun bisa main perasaan juga.
Di scene ketika dalam pembuatan vlog, Kelvin mendapati satu perbuatan yang menurutnya sepele tapi ternyata berimbas besar ke hubungannya dengan Mila. Disitulah dia merasakan bahwa dia belum mengerti sepenuhnya perasaan Mila.
Hubungan perempuan dan laki-laki itu seperti air dan minyak yang begitu banyak perbedaan. Namun perbedaan itulah yang seharusnya mejadi pelengkap, bukan malah menjadi beban.

MARS MET VENUS
Produksi : MNC Pictures
Executive Producer : Toha Essa dan Affandi Abdul Rachman
Produser : Ferry Ardiyan
Creative Producer : Lukman Sardi
Sutradara : Hadrah Daeng Ratu
Skenario : Nataya Bagya
Pemain : Ge Pamungkas, Pamela Bowie, Reza Nangin, Ibob Tarigan, Steve Pattinama, Martin Anugrah, Fadi Iskandar, Rani Ramadhany, Ria Richis, Pong Harjatmo, Ayu Diah Pasha, Ovy Dian, Ajeng Suseno, Amanda Zevannya, Wisnu Adji Hidayat, Nurul Noor.
Penyanyi sound track : Citra Schollastika

Website : www.mncpicture.com
Instagram : @filmmarsmetvenus
Twitter : @marsmetvenus

HQ’17

Leave a Reply