Pecinta Durian Wajib Coba Nina Durian ini, Produk Asli dengan Kualitas Standard CHSE

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian

Buah durian, selain dikenal dengan durinya yang tajam juga aromanya yang khas menusuk hidung. Buat penggemar durian aroma khasnya ini sangat menggugah selera. Namun buat yang ngga terbiasa memang aromanya cukup mengganggu.

Durian selain enak dimakan begitu saja, juga banyak dibuat aneka hidangan. Biasanya sih dibuat hidangan penutup atau snack yang bercita rasa manis atau sweet, tapi ada juga dijadikan salah satu bahan masakan untuk hidangan savory (gurih). Tempoyak, salah satu bahan masakan yang terbuat dari durian yang difermentasi dan dijadikan salah satu bahan masakan olahan ikan.

Saya bukanlah penggemar buah durian, tapi sedikit banyak suka juga mencicipi olahan buah durian ini. Sewaktu kecil dulu saya malah gak tahan dengan aromanya. Jangankan makan, mencium aromanya aja saya bisa mual-mual. Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai bisa mencium aromanya dan juga memakan baik buah duriannya maupun berbagai hidangan olahan buah durian.

Ngomongin soal penjual durian, pastilah banyak kita temui. Tapi buat pemula seperti saya seringkali kena jebakan betmen. Pengennya beli buah durian yang bagus isinya, matang, manis dan tebal eh malah dapatnya yang kecil, tipis, dan gak manis pula. Makanya saya jarang beli buah durian yang masih berupa buah, saya lebih suka beli yang sudah di kupas jadi tahu duriannya matang benar apa tidak.

Berhubung saya gak bisa banyak-banyak makan durian, sayapun lebih menyukai makanan dengan olahan buah durian didalamnya seperti es krim durian atau pancake durian. Makin banyaknya para penjual kuliner, inovasi di bidang kuliner juga berkembang dan membuat kita para pemburu kuliner dimanjakan dengan aneka makanan. Begitu juga dengan makanan olahan buah durian ini.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian

Nah.. kemarin saya sempat melihat postingan teman saya Nina Durian tentang usaha kuliner duriannya. Saya kenal beliau dari komunitas kuliner kurang lebih 3-4 tahun yang lalu. Saya memang tahu beliau mempunyai usaha kuliner durian, namun sayangnya saya belum pernah menyambangi tempat usahanya ini.

Pucuk di cinta, ulampun tiba. Ternyata beliau membuka usaha kuliner duriannya ini di lokasi yang strategis dan ngga begitu jauh dari tempat tinggal saya, yaitu di Thamrin 10, salah satu pusat kuliner binaan Pemda DKI Jakarta. Setelah beberapa kali gagal untuk menyambangi tempat usahanya, akhirnya hari ini saya menyempatkan diri mencicipi durian sekalian juga bertemu dengan pemiliknya.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Nina Durian ada di Thamrin 10.

Nina Durian di Thamrin 10, wajib coba!

Nina Durian yang dikelola oleh Nina yang bernama lengkap Sri Wahyuni ini sudah berjalan sekitar 7 tahun. Pertama kali membuka usahanya di kediamannya di Kemayoran, kini Nina Durian memiliki 3 tempat (Bojong Gede, Kemayoran dan Thamrin 10) menyusul akan dibukanya tenant di Istiqlal dan Kebayoran Lama.

Berbeda dengan yang di Kemayoran dan Bojong Gede dimana Nina Durian menjual duriannya dengan sistem online dan jumlah besar, sementara yang di Thamrin 10 ini pembeli bisa langsung makan di tempat dan dengan aneka varian dan porsi yang lebih kecil.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Sri Wahyuni owner Nina Durian.

Berlokasi di pusat Jakarta dengan tempat yang strategis, Nina Durian berusaha untuk mendekatkan diri dengan para pelanggannya. Menu yang ditawarkan tidak hanya durian saja tapi juga aneka olahan lain dengan tambahan durian di dalamnya, seperti pancake durian, ketan durian, dan pisang ape saos durian.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Tenant Nina Durian di Thamrin 10.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian

Saya menyambangi lokasi Nina Durian di Thamrin 10 ini menjelang sore, jadi tidak terlalu ramai pengunjung karena sudah lewat jam makan siang. Saya memilih menu Sop Durian original, Pancake Durian dan Pisang Ape saos durian.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Pisang Ape dengan saos durian 18k.

Sop Durian original berisi potongan buah durian yang dibekukan dicampur dengan es batu dan SKM untuk mengikat rasa duriannya. Sengaja saya pilih yang original biar lebih terasa duriannya.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Sop durian 25k.

Untuk Pisang Ape saos durian, baru kali ini saya mencicipi menu pisang ape dengan tambahan saos durian. Pisang kepok kuning yang dipanggang dengan taburan sedikit gula dan diberi topping keju dan disiram saos durian yang terbuat daging durian utuh yang dihaluskan.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Pancake Nina Durian 18k.

Terakhir saya mencicipi Pancake Durian. Pancake Nina Durian ini beda dengan pancake durian sebelumnya yang pernah saya coba. Isian daging duriannya tebal, terasa manis dan kental sekali terasa alkohol dari duriannya. Hal ini dikarenakan begitu dikupas dan diambil daging duriannya langsung dieksekusi menjadi pancake dan dikemas rapat serta dibekukan, jadi aroma, rasa dan tekstur daging duriannya masih terasa asli. Makan satu porsi ini aja buat saya sudah cukup.

Untuk durian Millenia yang dikemas dengan ukuran sekali makan (single portion) ada bermacam jenis durian yang menjadi pilihan seperti durian Medan, durian montong Thailand, durian montong Palu, durian Nias. Sayangnya saya udah kekenyangan duluan mencicipi 3 menu sebelumnya. Next kunjungan bisalah saya coba menu lain termasuk ketan durian.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Nina Durian Millenia in cup 18k.

Inspirasi maju bersama UMKM lokal

“Pemberdayaan petani durian yang diangkat oleh Nina, seorang istri dan juga ibu yang bertujuan memberdayakan petani durian dengan meningkatkan penghasilan serta usaha untuk menjadi Ratu Durian Indonesia dan menjadi warisan bagi penerusnya.”

Memulai usaha Nina Durian buat seorang Nina ini tidak begitu saja terjadi dan menjadi besar seperti sekarang. Jatuh bangun beliau merintis usaha Nina Durian ini selama 7 tahun telah dilewati. Mulai dari tertipu hingga nama Nina Durian dipakai orangpun sudah pernah dilaluinya.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Bersama owner Nina Durian di tenant Nina Durian di Thamrin 10.

Penting buat beliau mendaftarkan nama Nina Durian ini menjadi hak paten di HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Apa yang dilakukan Nina Durian ini semata-mata bukan hanya mencari keuntungan. Tapi bagaimana bisnis durian ini bisa berjalan, maju dan berkah tidak hanya untuk dirinya dan keluarga juga UMKM yang menjadi mitra usahanya.

Oleh sebab itu Nina menekankan sekali pada mitra usahanya akan standar operasional dalam usaha Nina Durian ini. Perlengkapan kerja dan produksi Nina Durian sangat memperhatikan higienitas, kerapihan dan ketepatan. Apalagi di masa pandemi sekarang ini, higienitas sangat penting. Kerja kerasnya membuahkan hasil dengan diperolehnya sertifikasi halal dari MUI dan baru-baru ini memperoleh sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf RI.

Sertifikat CHSE Kemenparekraf untuk Nina Durian.
Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
Sertifikat Halal MUI untuk Nina Durian.

Sertifikat CHSE yaitu proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan. Sertifikat CHSE ini dapat diperoleh melalui Kementrian Pariwisata, untuk infonya bisa dilihat di di sini.

Kedua sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa usaha Nina Durian ini selangkah lebih maju dalam perkembangan usahanya. Apalagi dalam waktu dekat ini Nina Durian akan menambah lagi 2 outlet/tenant di daerah Kebayoran dan Istiqlal. Apa yang dilakukan Nina Durian selama ini adalah untuk kemajuan bersama, bukan hanya untuk dirinya pribadi juga keluarga dan mitra usaha yaitu para petani durian yang setia mensuply hasil kebunnya sesuai standar yang ditetapkan.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian
SOP Nina Durian menggunakan masker dan hand gloves untuk para karyawannya.

“Produk Indonesia baik itu hasil perkebunan maupun hasil kerajianan tangan tidak kalah dengan produk luar, tinggal bagaimana kita mampu meningkatkan kualitas dan menjaga mutu agar dapat bersaing di dunia luar”, imbuh Sri Wahyuni owner Nina Durian mengakhiri perbincangan kami sore itu. Buat kalian pelaku UMKM yuuk buat produk kalian menjadi selangkah lebih maju dengan kualitas dan mutu terjamin.

Pecinta Durian wajib coba Nina Durian

 

23 Replies to “Pecinta Durian Wajib Coba Nina Durian ini, Produk Asli dengan Kualitas Standard CHSE”

  1. harganya termasuk ramah di kantong juga, ya. bisa nih buat pecinta durian kayak aku buat icip di sana. penasaran sama sup duriannya

  2. Terimakasih mba hiquds sudah bertandang ke outlet percontohan kami mendekat kan diri ke pada konsumen pecinta durian.
    Utk hotline service & admin kami hanya sediakan 1 no tlp 085775406008

  3. Terimakasih sudah mampir ke tenant kami di thamrin 10. Semoga jamuan kami mampu memanjakan selera pecinta durian Indonesia.
    Hotline pemesanan wa: 085775406008

  4. Ya ampuuuuun kok aku bisa ga tau ada stand ini di Thamrin 10 … Tapi aku udah lama bgt sih kesana mba. trakhir sebelum Corona. Mungkin pas aku datang stand Nina Durian blm ada kali yaa. Krn aku jalan dari ujung ke ujung pas ke Thamrin 10 ini.

    Sebagai pecinta durian aku slalu sukaaaa durian dlm bntuk apapun :D. Buah terenak sih ini, tapi sayangnya anakku yg pertama ga doyan :p. Jd kalo makan durian, hrs jauh2 dari dia hahahahah.

    Kalo udh agak aman, ntr aku datangin deh Nina Durian ini :).

    1. Halo ka…Iya Nina durian baru 3 bulan ini ada di Thamrin 10. Tapi untuk usahanya sendiri sih udah berjalan lama.

  5. Sekarang menikmati durian bisa setiap saat, donk ya. Ngga perlu menunggu musimnya.
    Semoga bisnisnya berjalan baik dan makin berkembang.

  6. Wah, menginspirasi sekali. Meskipun saya bukan penikmat durian (langsung pusing ketika cium baunya), tapi anggota keluarga saya yang lain suka banget durian dan olahannya.

    Soal bisnisnya, kalau sudah sampai tertipu seperti itu, biasanya kedepannya bakal kuat. What doesn’t kill you make you stronger. Seneng baca kisahnya.

    Dan pas tau Bu Nina memerhatikan banyak faktor, bukan hanya cuan, jadi tahu betapa seriusnya dia. Semoga gerainya makin banyak, bisnisnya makin sukses, dan kualitas produknya tetap terjaga 🙂

  7. Sama, aku juga nggak suka durian. Udah pernah coba, tetep nggak suka juga. Tapi aku masih bisa cium bau durian, nggak kayak ibuku. Beliau kalo cium bau durian langsung mual-mual bahkan muntah hehe.

    Tapi melihat kreasi Nina Durian ini, aku jadi penasaran icipin juga mbak.

  8. sy suka duriannn. menunya macam2 pasti enak banget. petani duriannya dari daerah mana Kak?

    1. Halo ka…untuk durian Medan didatangkan dari Medan, ka.

  9. Wah pecinta durian semakin dimanjakan ya dengan adanya aneka olahan durian dari nina durian. Saya jadi bingung pilih yang mana. Sepertinya semua enak

  10. Aku belum kesampaian makan2 di Thamrin 10. Padahal ada Nina Durian ya di sana hehehe. Keren nih udah bertahun2 wirausaha jualan durian apalagi sudah memiliki kualitas standar CHSE. Kapan2 ah kelar pandemi aku mau mampir 🙂

  11. Waah lengkap banget nih Nina Durian. Dari minuman durian, ketan durian, pancake durian sampai buah duriannya juga ada. Kami penyuka durian. Ntar kapan kapan coba deh.

  12. waah, sama banget sama aku niih. Gak bisa makan durian, haha. Gak bisa banyak-banyak maksudnya dan jadi lebih seneng yang sudah diolah begini. Kucatet dulu ya mbaak tempatnya, tfs mbaakk 😀

  13. Waaah..pengen ikutan nyicip durian dan aneka olahannya dari Nina Durian nih.
    Sayang mesti ke Jakarta dulu ya..hehe.. Thx infonya mba.. Utk Nina Durian semoga sukses selalu..

  14. Wow, keren banget sepak terjang Mbak Sri Wahyuni mendirikan Nina Durian ya, nampaknya memang enak-enak dan sebagai penggemar durian asli aku ngileer..

  15. Waaah, sama banget kayak aku nih Mba Hida. Aku juga dari kecil suka eneg sama bau durian. Sampe sekarang pun gak bisa makan durian banyak2, tapi lumayan udah bisa makan hahaha. Pancake durian aku suka juga. Nah, penasaran juga nih jadinya sama Pisang Ape Saus Durian di Nina Durian ini, kayaknya enaaak ya keliatannya…. 😀 Pingin juga kapan-kapan main ke Thamrin 10 aah jadinya… Makacii infonya Mba Hida

  16. Aku belum pernah incip ini nih, nina durian.
    Kalau durian medan box sering coba di sekitaran banyak agennya mba
    harus cobain nih nina durian. Enak banget tampilannya. Ngiler mba

  17. Durian ini jadi salah satu buah favoritku. Tapi kalau aku lebih suka makan durian dalam bentuk aslinya, maksudnya beli buah durian utuh dengan kulitnya, dibuka di depan bapak yang jual durian, trus dimakan di sana. Kalo nggak enak ada garansi nggak jadi beli, karena minta kesepakatan beli durian yang enak banget.
    Aku bisa milih opsi begini karena akses ke tempat orang jual durian enak gampang, untuk temen-temen di Jakarta yang kangen durian, opsi kaya Nina Durian ini emang lebih praktis dan gampang. Sukses ya untuk Nina Durian.

    1. Terima kasih,ka.

  18. Aku belum pernah ke Thamrin 10. Surga pencinta durian banget ini. Aku mau ke sana ah khusus buat nyobain Nina Durian.

    1. Ayuk ka cobain..

  19. Nina durian says: Reply

    Halo semua Dengan sangat menyesal untuk tenant di thamrin 10 nina durian kami tutup dan kami sedang mempersiapkan outlet baru di senen garden depan MALL atrium dan di Kuningan epicentrum rasuna food street.

    Pembelian masih bisa di lakukan melalui WA : 0857 7540 6008 secara online kami buka 24 jam sampai dengan launching toko baru kami

Leave a Reply