Pentingnya 3M Plus Vaksin sebagai Pencegahan Penyakit DBD

cegah dbd dengan 3M Plus Vaksin

Penyakit DBD atau Demam Berdarah Dengue yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti membawa kekhawatiran bagi kita semua. Akibat dari gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa penyakit DBD ini bahkan sampai merenggut nyawa yang kebanyakan berusia bayi dan balita.

Tapi tahu gak ayah bunda kalau sekarang ada vaksin DBD lho. Dengan adanya vaksin DBD ini kita dapat meminimalisir kondisi walaupun terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti. Sebelum saya membahas tentang vaksin DBD ini saya mau sharing tentang apa sih penyakit DBD ini? Kebetulan saya baru saja menghadiri acara talkshow yang membahas penyakit DBD dan cara pencegahannya.

cegah dbd dengan 3M Plus Vaksin
(pic by: pixabay)

Bertempat di Hotel Raffless, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (31/5) lalu diadakan talkshow dengan tema “Demam Berdarah di Sekitar Kita. Ayo #3MPlusVaksin”. Talksow yang menghadirkan narasumber dari tenaga ahli kesehatan dan juga public figur yang pernah terkena penyakit DBD ini antara lain dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, selaku Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Dr. dr. Anggaraini Alam, Sp.(A)K selaku Ketua UKK dan Penyakit Tropis, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), serta pasangan public figur Ringo Agus Rahman dan Sabai Morscheck.

#Ayo3MPlusVaksin

Waspada DBD di sekitar kita

Sebagai negara beriklim tropis, nyamuk senang sekali berada di lingkungan seperti negara kita ini. Berbeda dengan nyamuk penyebab malaria yang senang di tempat yang kotor, nyamuk Aedes aegypti ini justru sebaliknya. Nyamuk penyebab penyakit DBD ini sangat suka tempat yang bersih dan biasanya menggigit kita di siang hari. Apalagi jangkauan nyamuk Aedes aegypti ini bisa sampai beberapa kilometer yang ketika setelah menggigit kita dari satu rumah dia akan berpindah ke rumah lain. Itulah mengapa penyakit DBD ini bisa cepat menyebar.

Awal mula penyakit DBD ini ditemukan sekitar tahun 1960an di Surabaya yang tingkat kematiannya bahkan mencapai 40% lebih. Duuh miris banget kan ya, apalagi korbannya banyak dari kalangan bayi dan balita yang kondisi tubuh mereka masih rentan. Penyakit DBD ini membuat kebocoran pada pembuluh darah yang mengakibatkan pasien mengalami pendarahan, terlihat dari bercak merah pada kulit.

Pada dasarnya semua orang dapat terkena penyakit DBD ini, mau orang dewasa atau anak-anak dapat terkena. Sayangnya lebih dari sepertiga penderita DBD adalah anak-anak karena persentase jumalah cairan pada tubuh anak-anak lebih besar dari orang dewasa, seperti yang dijelaskan oleh Dr. dr. Anggraini. Selain itu kita juga harus memperhatikan gejala dan juga fase kritis yang seringkali abai karena dianggap sudah membaik, seperti: demam mulai turun, sulit minum, muntah terus menerus, nyeri perut, lemas, mengantuk, pucat, tangan dan kaki lembab, tanda pendarahan seperti mimisan, muntah darah, BAB darah, BAK darah, dan air seni berkurang.

Pada fase kritis inilah yang harus diwaspadai karena bisa mengalami shock pada otak yang tidak jarang berakhir pada kematian.

Cegah DBD dengan #3MPlusVaksin

#Ayo3MPlusVaksin

Oleh sebab itu pemerintah sangat serius memperhatikan masalah penyakit DBD ini sekaligus mengusahakan pencegahannya, salah satunya dengan program 3M yaitu :

  • Menguras semua tempat yang berpotensi menampung air seperti bak mandi, vas bunga, ember, dispenser air minum, minimal seminggu sekali secara rutin agar jentik nyamuk tidak bermukim.
  • Menutup tempat-tempat yang dapat menampung air agar terhindar dari berkembangbiaknya jentik nyamuk.
  • Memanfaatkan atau Mendaur ulang barang-barang menjadi barang yang berguna dan tentunya tidak berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain melakukan 3M masyarakat juga diharapkan dapat melakukan upaya pencegahan penyakit DBD dengan menggunakan lotion anti nyamuk selama beraktivitas, melakukan pengasapan (fogging) untuk membunuh nyamuk Aedes Aegypti penyebab penyakit DBD, pembagian kelambu, Gerakan 1 rumah 1 Jumantik, menanam tanaman pencegah pengusir nyamuk dan tidak kalah penting yaitu vaksinasi.

Vaksinasi dilakukan untuk mencegah demam berdarah melalui peningkatan kekebalan tubuh. Dengan dilakukannya vaksinasi membantu mengurangi risiko mengalami demam berdarah yang berat dan rawat inap seperti pengalaman pasangan public figur Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck.

Ringgo yang bahkan dua kali mengalami penyakit DBD ini merasakan sekali beratnya terkena penyakit ini apalagi anak-anak. Oleh sebab itu banyak pasien DBD anak-anak yang tidak tertolong karena kondisi tubuh mereka yang rentan. Untuk melakukan pencegahan pasangan public figur ini memutuskan untuk melakukan vaksinasi DBD untuk keluarganya kecuali anak bungsunya yang masih balita.

Untuk persyaratan vaksinasi DBD yang direkomendasikan oleh IDAI yaitu untuk usia 6-45 tahun dengan interval pemberian 3 bulan. Vaksin DBD ini merupakan inovasi untuk perlindungan kita dari virus Dengue yang telah dikembangkan dan mendapat persetujuan dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Oleh sebab itu yuk kita lindungi keluarga kita dari penyakit DBD ini tidak hanya dengan 3M melainkan 3M Plus Vaksin. #Ayo3MPlusVaksin untuk Indonesia yang lebih sehat dan maju.

C-ANPROM/ID/QDE/0139 | Aug 2023

 

 

 

 

 

 

 

 

16 Replies to “Pentingnya 3M Plus Vaksin sebagai Pencegahan Penyakit DBD”

  1. Wah menarik nih ada vaksin nya juga, jadi gak cuma melakukan 3M yaahhhh perlindungan dari dalam diri juga perlu dimaksimalkan, saya jadi pengen deh dapatin vaksin ini. Ntar mau cari tau ah dimana bisa dapat vaksin ini di daerah ku.

  2. urusan DB ini memang harus kontinu dilakukan,
    karena DB bisa menyerang gak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak ya.
    bila perlu dengan vaksin juga bisa ya buat mencegahnya

  3. Sejak pandemi orang-orang sepertinya jadi makin aware ya sama yang namanya vaksin, ternyata untuk DBD juga penting ya kak untuk vaksin selain dengan 3M yang selama ini sudah sering disosialisasikan

  4. betul ya belakangan ini lagi sering banyak nyamuk juga di rumah Mba jadi wajib banget melakukan pencegahannya agar tidak terjangkit penyakit khususnya DBD ini, dan pastinya dengan vaksin ini berpotensi untuk mengurangi terjangkitnya penyakit ini. Saya dulu pernah kena dan memang ga enak banget rasanya, jadi sekarang lebih hati-hati menghadapi musim-musim kemarau dengan nyamuk yang dimana-mana ini, semoga kita sehat selalu ya Mba, aamiin

  5. Anakku dan sodaraku beberapa kali pernah kena DBD berulang, aku setuju perlu banget deh waspadai penularannya salah satunya dengan 3M Plus

  6. Masyarakat di negara kita ini memang banyak ya yang sering terkena serangan DBD. Memang dengan menjaga kesehatan sangat penting dan tentunya 3m plus vaksin bisa bantu lindungi keluarga Indonesia dari DBD ini ya

  7. DBD memang berbahaya ya mbak, pokoknya menjaga kebersihan dengan 3M dan lengkapi dengan vaksin adalah cara jitu menangkal dbd

  8. Wah mantap ada vaksin DBD. Moga bisa bikin nyamuk KK yah ???? moga dg adanya vaksin ini, kasus DBD bisa berkurang atau bahkan hilang selamanya.

  9. Alhamdulillah sekarang udah ada vaksinnya ya. Jadi bisa meminimalisir DBD. Tempat bersih aja rawan terkena DBD apalagi yang kotor ya. Makanya kita harus rajin bersihkan bak mandi yang rawan dihinggapi nyamuk di tempat yg menggenang.

  10. Bener banget lebih baik mencegah kena dbd daripada udah terlanjur kena hiks. Apalagi sekarang sudah ada vaksinnya. Jadi bisa divaksin agar kalau kena ga parah

  11. Tenang hati yah pas dengar kabar ada vaksin DBD ini, makasih banyak sharingnya yaaa mam.

  12. Wah pas banget nih nyamuk banyak bgt sekarang. Semoga dengan adanya vaksin ini bisa menyangkal DBD yaa

  13. Aku belum pernah nih vaksin Dengue inj, terus karna anak juga masih 2 tahun juga jadi belum bisa. Kalo metode 3M udah dipraktekan mba, worry juga anak sekeluarga kena DBD naudzubillah repot nanti

  14. anaku pas usia 7 bulan kena db mba sedih pol nggak tega ngeliat dia diinpus
    tapi allhamdulillah sekarang sudah sehat walafiat.

  15. Makasih infonya kak, baru tau aku ada vaksin DBD. Adik ku pernah kena DBD kasian banget liatnya, gak bisa dianggap sepele DBD ini. Gerakan 3 M sekarang terus dilukan dirumah agar terhindar dari DBD.

  16. Dahlia Siregar says: Reply

    Ada ya vaksin DBD? Emang sekarang musim sih. Tetanggaku ada beberapa yg kena. Semoga Allah melindungi kita dari segala penyakit

Leave a Reply