Ikhtiar Hamil dengan Terapi Fertilitas dr. Indra N.C Anwar, Sp.OG dan Morula IVF

Ikhtiar hamil bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.Og

Memiliki buah hati bagi pasangan suami istri menjadi salah satu niat atau keinginan dalam berumah tangga. Tidak jarang banyak yang berusaha untuk segera hamil dan dikarunia keturunan walaupun usia pernikahan belum terlalu lama. Memang sebaiknya upaya untuk dapat memiliki keturunan dilakukan sesegera mungkin, seperti yang dikatakan dr. Indra N.C Anwar, Sp.OG pakar kesuburan yang sukses banyak membantu pasangan suami istri memiliki keturunan dengan terapi fertilitas atau bayi tabung.

Ikhtiar hamil bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.Og
Pasutri peserta talkshow dr. Indra NC Anwar, Sp.OG

Diingatkan oleh dr. Indra, bahwa sel telur pada perempuan itu sudah diberikan sejak lahir dan itu tidak diproduksi oleh tubuh. Itulah sebabnya mengapa perempuan yang menopause tidak dapat lagi hamil salah satunya karena sel telurnya sudah habis dan tidak diproduksi lagi. Berbeda dengan pria, dimana sel sperma mereka terus diproduksi oleh tubuh selama si pria tersebut sehat dan tidak ada gangguan dalam organ reproduksinya.

Talkshow yang membahas mengenai program bayi tabung ini kerap dilakukan oleh dr. Indra. Kebetulan sekali saya berkesempatan hadir di Morula Fertility Talk Grande bersama Morula IVF (In Vitro Fertilization) yang diadakan di Hotel Aston Imperial, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Selain dr. Indra, juga hadir Ibu Verawaty Sinurat, Senior Embriologist Morula IVF, Jakarta.

Ikhtiar hamil bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.Og
Morula Fertility Talk Grande bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.OG

Bagi pasangan suami istri yang mendambakan buah hati dan sering mengikuti kelas atau seminar mengenai bayi tabung tentulah tidak asing dengan dr. Indra N.C Anwar, Sp.OG seorang dokter obgyn sekaligus pakar kesuburan yang berpraktek di Morula IVF, Jakarta. Beliau telah berkecimpung di dunia fertilitas ini lebih dari 25 tahun, dan bahkan bayi tabung pertama yang lahir merupakan hasil program bayi tabung beliau di RS Bunda Jakarta tahun 1998 yang menjadi cikal bakal berdirinya Morula IVF, Jakarta di tahun berikutnya atau tahun 1999.

Ikhtiar hamil bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.Og
 dr. Indra NC Anwar, Sp.OG

Dalam talkshow kali ini sudah banyak pasangan suami istri yang hadir dan terlihat sudah tidak sabar untuk mendengarkan paparan dr. Indra mengenai proses bayi tabung, langkah-langkah serta tipsnya. Pada dasarnya program bayi tabung merupakan salah satu solusi bagi pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan. Beragam masalah kesuburan harus segera ditangani agar upaya mendapatkan keturunan juga segera dapat dilakukan. Namun semua upaya tersebut tetaplah harus diserahkan kepada Yang Maha Kuasa sebagai hasil akhirnya.

Tahapan mengikuti program bayi tabung

Dalam mengikuti program bayi tabung ini, tentu saja diperlukan berbagai tahapan. Baik itu tahapan administrasi maupun tahapan medis. Untuk tahapan administrasi, diperlukan surat resmi yang menunjukkan resmi sebagai pasangan suami istri dan identitas kedua belah pihak.

Tahapan konsultasi

Sedang untuk tahapan medis yaitu dilakukan konsultasi. Setiap pasangan calon pasien diharuskan mengikuti pemeriksaan USG dan screening yang dilakukan oleh dokter fertilitas dan lanjut berkonsultasi dengan dokter konselor.

Tahap Stimulasi Hormon

Pada tahapan ini, calon pasien menggunakan obat hormon yang diharapkan akan dapat menghasilkan 5-10 folikeltelur yang berkembang. Untuk pemantauannya sendiri dilakukan melalui USG sebanyak 2-3 kali selama 8-10 hari.

Tahap Supresi dari Ovulasi

Di tahap ini calon pasien melakukan pemeriksaan USG dan cek darah Estradiol Progesteron untuk melihat respon penentuan OPU (Ovum Pick Up) dan penentuan penyuntikan pemecah telur yang diberikan 36 jam sebelum OPU.

Tahap OPU (Ovum Pick Up)

Ovum Pick Up atau OPU ini yaitu tahapan pengambilan telur dari indung telur melalui proses pembedahan minor. Seleksi juga dilakukan antara Oocyte/telur dengan hasil seleksi sperma suami yang akan digunakan untuk proses injeksi sperma ke telur. Seleksi sperma suami juga dilakukan di ruangan khusus.

Tahap Laboratorium IVF

Pada tahap laboratorium IVF ini dilakukan beberapa tahap, yaitu:

  1. Sperm Preparation, menyiapkan sperma yang berkualitas baik yang melibatkan morfologi dan mobilitas sperma itu sendiri.
  2. Sperm Injection, yaitu penyatuan sperma dan sel telur pada sebuah cawan dengan metode ICSI atau IVF konfensional.
  3. Proses Pembuahan (Fertilisasi), yaitu memantau pembuahan yang terjadi di dalam inkubator khusus, yang perkembangannya dapat dilihat dari indikator yang ada termasuk proses pembelahan sel.

Tahap Embrio Transfer

Pada tahapan ini, embrio dilakukan pentransferan menggunakan proses sederhana yaitu dengan memasukkan embrio ke rahim menggunakan kateter.

Tahap Penguatan/Supporting

Pada tahapan ini, embrio diperlukan penguatan di mana embrio dalam proses fase luteal hingga diperlukan obat-obatan khusus untuk membantu penguatan dinding rahim.

Tahap Pemeriksaan Kehamilan

Di tahap akhir inilah sang calon ibu diperlukan pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan tes urine atau tes darah Beta HSG. Apabila semuanya berjalan baik, insyaaAllah sang calon ibu hamil dan janinnya dapat berkembang dengan baik.

Ikhtiar hamil bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.Og
Bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.OG

Dari tahapan ini penting untuk diingat yaitu kesiapan mental pasangan suami istri, bahwa hasil akhir tetap di tangan Yang Maha Kuasa. Oleh sebab itu dr. Indra menekankan sekali akan hal ini bahwa program bayi tabung diperlukan mental yang kuat.

Untuk pasangan suami istri yang ingin melakukan tahapan bayi tabung tersebut dapat mengikuti program bayi tabung di Morula IVF, Jakarta dimana dr. Indra berpraktek sebagai klinik fertilitas bagi pasangan suami istri.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai dr. Indra N.C Anwar, Sp.OG dapat diikuti akun sosial media instagram @indracanwar dan juga klinik Morula IVF @morulaivf_jakarta

 

 

 

Leave a Reply